Sabtu, 25 Februari 2017  

Berita Pajak

OJK: Efek Pemutusan JP Morgan Tak Besar

Harian Kontan, Selasa 3 Januari 2017

   Cari Berita Pajak    Kirim Komentar    Beritahu Teman    Cetak A A A  

OJK: Efek Pemutusan JP Morgan Tak Besar JAKARTA. Pemerintah Indonesia memutuskan menghentikan segala hubungan kerja sama dengan JP Morgan Chase Bank NA. Hal ini dilakukan pasca riset JP Morgan yang dinilai berpeluang menggangu stabilitas sistem keuangan nasional.Pemutusan kerjasama ini tertuang dalam surat yang ditujukan kepada Direktur Utama JP Morgan Chase Na

tertanggal 9 Desember 2016 yang ditandatangani Direktur Jenderal Perbendaharaan Negara Kementerian Keuangan Marwanto Harjowirjono. Pemutusan kontrak efektif berlaku pada 1 Januari 2017.

Irwan Lubis, Deputi Komisioner Pengawasan Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bilang, pemutusan kerjasama ini merupakan hak Pemerintah Indonesia. Sebab Kementerian Keuangan yang menunjuk JP Morgan sebagai salah satu bank persepsi dalam program amnesti pajak.

"Dampak pemutusan hubungan kerjasama ini tidak besar. JP Morgan hanya satu dari 70 bank persepsi. Masih banyak bank-bank lain yang memiliki jaringan yang sangat luas," kata Irwan kepada KONTAN, Senin (2/1).

Irwan menyesalkan JP Morgan sebagai lembaga riset independen tidak mengonfirmasi otoritas fiskal, moneter dan OJK mengenai kondisi ekonomi Indonesia sebenarnya.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Ditjen, Pajak Hestu Yoga Saksama mengatakan pemutusan kerjasama ini tidak menjadi masalah karena masih banyak bank persepsi yang menerima setoran penerimaan negara.

Ia pun menegaskan bahwa JP Morgan tidak termasuk sebagai bank gateway yang menerima dana repatriasi luar negeri dari wajib pajak yang ikut amnesti pajak. JP Morgan Bank selama ini hanya sebagai bank persepsi yang menerima pembayaran pajak, termasuk uang tebusan amnesti pajak, bea masuk, cukai dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP).

Catatan saja, selain bank, JP Morgan juga memiliki lini bisnis sekuritas di Indonesia yaitu PT JP Morgan Securities Indonesia. Berdasarkan laporan keuangan JP Morgan Securities yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) per 30 September 2016, jumlah aset JP Morgan Securities Rp 1,24 triliun atau naik 16% secara tahunan.

Dari segi pendapatan usaha, JP Morgan Securities menorehkan Rp 53,6 miliar atau tumbuh 7,2%.

© PajakOnline.com | ‹ Dibaca 34 kali ›

Pencarian Berita Pajak
Kata Kunci :