Selasa, 25 Juli 2017  

Berita Pajak

Google Menang dalam Kasus Tunggakan Pajak di Prancis

Harian Kontan, Jumat 14 Juli 2017

   Cari Berita Pajak    Kirim Komentar    Beritahu Teman    Cetak A A A  

Google Menang dalam Kasus Tunggakan Pajak di Prancis PARIS. Google memenangkan kasus hukum atas tuduhan penghindaran pajak di Prancis. Semula, otoritas pajak Prancis menagih Google membayar tunggakan pajak senilai € 1,12 miliar atau setara US$ 1,3 miliar. Namun, pengadilan Prancis memutuskan Google tidak melakukan penghindaran pajak.



Sebelumnya, otoritas pajak Prancis menuduh Google mangkir membayar pajak dengan cara menjual jasa lewat anak perusahaannya di Irlandia pada periode 2010-2015. Pengadilan Administrasi Paris, Rabu (12/7), memutuskan Google di Irlandia tidak dapat dikenai pajak seolah-olah memiliki kantor tetap di Prancis. "Google Ireland Ltd tidak dapat dikenai pajak Prancis pada periode 2005-2010," tulis putusan pengadilan tersebut seperti dikutip Bloomberg.

Kantor pajak Prancis tidak memberi tanggapan mengenai hal ini. Namun otoritas pajak Prancis tidak mengajukan banding.

Pada Mei 2016, jaksa penuntut Prancis mulai menyelidiki unit usaha Alphabet Inc tersebut. Mereka memverifikasi apakah unit Google Irlandia ini memiliki bisnis tetap di Prancis. Aparat Prancis juga mencari tahu apakah Google mengumumkan hasil pendapatan dari Prancis.

Hakim memutuskan Google Ireland tidak memiliki badan usaha tetap di Prancis. Google Prancis juga tidak memiliki otonomi seperti di kantor Irlandia. Pengadilan menyatakan, karyawan Google Prancis tidak dapat menerima permintaan iklan online dari klien lokal dan semua perintah memerlukan persetujuan dari kantor pusat di Irlandia.

Seperti dilansir BBC, Google mempekerjakan 700 orang di Prancis. Namun semua kewenangan tetap harus dari kantor pusat di Irlandia. Pada tahun 2015, Google hanya membayar pajak sebesar € 6,7 juta di Prancis.

"Pengadilan Tata Usaha Prancis di Paris telah mengkonfirmasi bahwa Google mematuhi undang-undang pajak Prancis dan memenuhi standar internasional," tulis Google. Google juga menyatakan tetap berkomitmen untuk pertumbuhan ekonomi digital di Prancis.

Kemenangan Google ini setelah Presiden Prancis Emmanuel Macron berjanji menjadikan Prancis menjadi negara yang ramah dengan bisnis startup. Dia juga ingin menganggarkan dana senilai € 10 miliar untuk membiayai inovasi bisnis rintisan di Negeri Anggur tersebut.

© PajakOnline.com | ‹ Dibaca 22 kali ›

Pencarian Berita Pajak
Kata Kunci :