Senin, 22 Juli 2019  

Berita Pajak

Kenaikan Konsumsi Positif bagi PPN

Harian Kontan, Kamis 11 April 2019

   Cari Berita Pajak    Kirim Komentar    Beritahu Teman    Cetak A A A  

Kenaikan Konsumsi Positif bagi PPN JAKARTA. Bisnis ritel yang menggeliat, menjadi pertanda positif bagi penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Geliat bisnis ritel ini sebagai pertanda konsumsi masyarakat sejak Maret dan diprediksi akan berlanjut sampai dengan Juni 2019. Salah satu penopang lonjakan konsumsi ini adalah adanya hajatan Pemilihan Umum legislatif dan

presiden pada medio April 2019. Setelah pemilu permintaan akan kembali naik memasuki bulan Ramadan dan Lebaran, serta masa liburan tahun ajaran baru bagi anak-anak sekolah.

Direktur Penyuluhan Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemkeu) Hestu Yoga Saksama memastikan penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) juga akan meningkat. "Data meningkatnya penjualan eceran tersebut akan berkorelasi positif terhadap penerimaan PPN tetapi mesti kita tunggu laporannya," kata Hestu, Rabu (10/5).

Sebagai gambaran sampai Februari 2019 lalu, penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) per Februari 2019 baru mencapai Rp 57,44 triliun, atau sekitar 8,76% dari target sepanjang tahun sebesar Rp 655,39 triliun. Jika dibandingkan dengan realisasi tahun lalu mengalami penurunan sebesar 10,40%.

Hestu juga menjelaskan, dana belanja dan pengeluaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang senilai hingga puluhan triliun rupiah, pengeluaran kampanye calon presiden, partai politik dan calon legislatif akan mendongkrak perekonomian dan penerimaan pajak tahun ini. "Sebagaimana hari raya Lebaran atau akhir tahun," imbuh dia.

Kenaikan penjualan eceran berkorelasi positif terhadap penerimaan PPN. Kendati demikian, untuk melihat data pertumbuhan penerimaan pajak karena perhelatan pemilu mesti menunggu batas setoran PPN berakhir di akhir April. 2019. Sebelumnya survei Bank Indonesia (BI) pada Februari 2019 menunjukkan penjualan industri ritel tumbuh 9,1% secara tahunan. Sementara pelaku industri ritel mengklaim ada kenaikan penjualan sekitar 30% menjelang pemilu.

© PajakOnline.com | ‹ Dibaca 55 kali ›

Pencarian Berita Pajak
Kata Kunci :