Selasa, 22 Juli 2014  

Berita Pajak

Hari Ini, Perpanjangan STNK Bisa Lewat ATM

Vivanews.com, Senin 2 Februari 2009

   Cari Berita Pajak    Kirim Komentar    Beritahu Teman    Cetak A A A  

VIVAnews - Bagi Anda pemilik kendaraan tidak perlu repot lagi ke Kantor Samsat jika ingin memperpanjangan STNK. Mulai Senin, 2 Februari 2009 hari ini, memperpanjang STNK bisa lewat automatic teller machine (ATM).

Bagi pemilik kendaraan tak perlu repot lagi ke Kantor Samsat jika ingin memperpanjang STNK

Kemudahan pelayanan pajak ini berkat kerja sama Dinas Pendapatan (Dispenda) DKI, Mabes Polri dan Bank DKI.

Kepala Sub Dinas Perencanaan dan Pengembangan Dispenda DKI Jakarta, Iwan Setiawandi mengatakan, dengan program baru ini diharapkan tidak ada lagi alasan masyarakat atau para wajib pajak untuk tidak membayar pajak kendaraan bermotornya.

Selain lebih mudah, para wajib pajak juga tidak akan dibebani biaya administrasi apapun. Sebagai bukti pembayaran, setiap wajib pajak yang membayar melalui ATM harus menyimpan struk atau slip pembayaran dari ATM tersebut.

Selanjutnya slip tadi ditukar di kantor Samsat terdekat untuk mendapatkan STNK yang baru. "Tidak perlu mengantri dua kali di loket," terang Iwan seperti dikutip situs resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Senin, 2 Februari 2009.

Tujuan program ini untuk memudahkan masyarakat dalam membayar pajak dan memperpanjang masa berlaku STNK, baik kendaraan bermotor roda dua maupun roda empat.

Layanan secara online ini, baru dapat dinikmati nasabah Bank DKI. Sebab bank yang telah bekerjasama adalah Bank DKI.

Ke depan, Dispenda DKI akan memperluas jaringan kerjasama dengan perbankan lain. Sehingga para nasabah perbankan lain pun dapat turut menikmati layanan perpanjangan STNK secara online.

Dispenda DKI akan melakukan evaluasi setiap bulan. Jika ada perkembangan atau kemajuan yang signifikan maka program tersebut akan terus dikembangkan.

Jika tidak, maka akan dicarikan formula baru yang tujuannya untuk memudahkan masyarakat membayar pajak dan meminimalisir terjadinya tunggakan pajak dari sektor kendaraan bermotor.

Dari jumlah 4,7 juta pemilik kendaraan bermoto jumlah yang menuggak pajak relatif sedikit, yakni diperkirakan hanya berkisar antara 1-5 persen.

Maryadie


VivaNews, 2 Februari 2009


© PajakOnline.com | ‹ Dibaca 9985 kali ›

Pencarian Berita Pajak
Kata Kunci :