Minggu, 28 Mei 2017  

Tax Today

Amandemen UU PPN dan PPnBM Berlaku 1 April 2010

Minggu, 4 Oktober 2009

   Cari Tax Today    Kirim Komentar    Beritahu Teman    Cetak A A A  

Jakarta - Pemerintah dan DPR menyepakati untuk memberlakukan UU Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) mulai 1 April 2010.


Demikian disampaikan oleh Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani dalam Rapat Paripurna DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2009).

"RUU PPN dan PPnBM ini mulai berlaku 1 April 2010. Pelaksanaan UU ini sangat mempengaruhi target dan proyeksi penerimaan 2010," ujarnya.

Sri Mulyani mengatakan, dalam UU PPN dan PPnBM yang baru ini, pemerintah dan DPR telah mewadahi segala kepentingan pemaku kepentingan.

"Karena ada kepentingan seluruh pihak akan adanya aturan yang menampung kebutuhan dan aspirasi pelaku ekonomi. Butuh aturan baru yang mampu mengantisipasi perubahan ekonomi domestik dan global," tuturnya.

Dijelaskan Sri Mulyani perubahan yang terdapat pada UU ini adalah:

  1. Objek dan non objek. Usaha di luar daerah pabean atas ekspor Jasa Kena Pajak (JKP) dan Barang Kena Pajak (BKP) dikenakan tarif 0%. Barang hasil pertanian yang diambil dari sumbernya tetap objek pajak.
  2. Untuk menjamin ketersediaan bahan baku industri energi, termasuk batubara, tetap tidak terkena PPN.
  3. Daging, telur, susu, sayur, buah, tidak kena PPN.
  4. Untuk menghindari pengenaan ganda, maka yang sudah kena pajak daerah dikecualikan seperti galian C, hotel, restoran, katering.
  5. Jasa keuangan, termasuk bank syariah, bukan jasa kena pajak.
  6. Retur jasa kena pajak.
  7. Tarif tertinggi pajak barang mewah (PPnBM) 200% diterapkan jika benar-benar diperlukan.
(dnl/dro)
© PajakOnline.com | ‹ Dibaca 5755 kali ›

Pencarian Tax Today
Kata Kunci :