Kamis, 21 Juni 2018  

Belajar Perpajakan

Jurusita Pajak

A A A 

Jurusita Pajak
Undang-Undang No 19 TAHUN 2000
KMK No. 561/KMK.04/2000
KMK No. 562/KMK.04/2000

Apa yang dimaksud Jurusita Pajak?

Pelaksana tindakan Penagihan Pajak yang meliputi Penagihan Seketika dan Sekaligus, pemberitahuan Surat Paksa, melaksanakan Penyitaan dan penyanderaan (gijzeling) .

Pasal 1 angka 6 UU PPSP Pasal 1 ayat (1) KMK No. 562/KMK.04/2000

 

Apa syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk diangkat menjadi Jurusita Pajak?

  1. Berijazah serendah-rendahnya Sekolah Menengah Umum atau yang setingkat ;
  2. Berpangkat serendah-rendahnya Pengatur Muda (Gol. II/a);
  3. Berbadan sehat;
  4. Lulus pendidikan dan latihan Jurusita Pajak; 
  5. Jujur, bertanggung jawab, dan penuh pengabdian. 

Siapa yang berhak mengangkat Jurusita Pajak ?

Pejabat yang ditunjuk oleh Menteri Keuangan untuk penagihan pajak pusat atau Bupati/Walikota untuk penagihan pajak daerah;

Menteri Keuangan menunjuk :

1. Kepala KPP sebagai Pejabat untuk penagihan PPh, PPN dan PPnBM;

2. Kepala KPPBB sebagai Pejabat untuk penagihan PBB dan BPHTB;

 Hal-hal apa yang dapat menyebabkan Jurusita Pajak diberhentikan?

  1. Meninggal dunia;
  2. Pensiun;
  3. Alih tugas atau kepentingan dinas lainnya;
  4. Lalai atau tidak cakap dalam menjalankan tugas;
  5. Melakukan perbuatan tercela;
  6. Melanggar sumpah atau janji Jurusita Pajak; atau
  7. Sakit jasmani atau rohani terus menerus.

Siapa yang berhak memberhentikan Jurusita Pajak ?

Pejabat yang ditunjuk oleh Menteri Keuangan untuk penagihan pajak pusat atau Bupati/Walikota untuk penagihan pajak daerah;

 

Apa tugas Jurusita Pajak?

  1. Melaksanakan Surat Perintah Penagihan Seketika dan Sekaligus;
  2. Memberitahukan Surat Paksa;
  3. Melaksanakan penyitaan berdasarkan Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan; dan
  4. Melaksanakan penyanderaan (gijzeling) berdasarkan Surat Perintah Penyanderaan (gijzeling).

Apa wewenang Jurusita Pajak?

Jurusita Pajak berwenang memasuki dan memeriksa semua ruangan termasuk membuka lemari, laci, dan tempat lain untuk menemukan objek sita.

Apa kewajiban Jurusita Pajak sebelum melakukan tugasnya?

  1. Memperlihatkan kartu tanda pengenal Jurusita Pajak;
  2. Memperlihatkan Surat Perintah Penagihan Seketika dan Sekaligus/Surat Paksa/SPMP/Surat Perintah penyanderaan (gijzeling);
  3. Memberitahukan maksud dan tujuan menyampaikan Surat Perintah Penagihan Seketika dan Sekaligus/Surat Paksa/SPMP/Surat Perintah penyanderaan (gijzeling) .

 

© PajakOnline.com |  ‹ Dibaca 10860 kali ›

Peraturan Terkait


Pencarian Artikel Tax Learning
Kata Kunci :
Match  
AND  
OR  
Topik :  
Cari di :
Judul  
Isi  
 
Hasil per halaman :