Jumat, 18 Oktober 2019  

Belajar Perpajakan

Put.02907/PP/M.IX/16/2004

A A A 

          Putusan Pengadilan Pajak  Nomor  :  Put.02907/PP/M.IX/16/2004

Jenis Pajak

:

Pajak Pertambahan Nilai

 

 

 

Masa Pajak

:

Januari s.d. Desember  2000

 

 

 

Pokok Sengketa

:

Koreksi Dasar Pengenaan Pajak Pajak Pertambahan Nilai  Masa Pajak  Januari Desember  Tahun 2000 sebesar Rp.597.145.516,00 berdasarkan equalisasi dengan Pajak Penghasilan.

 

 

 

Menurut Terbanding

:

Koreksi Dasar Pengenaan Pajak Pajak Pertambahan Nilai disebabkan karena ada penjualan yang tidak dilaporkan Pemohon sebesar Rp597.145.516,00.

 

Dasar perhitungan Dasar Pengenaan Pajak adalah penjualan lokal yang berdasarkan faktur pajak standar Pemohon dan equalisasi  antara peredaran usaha menurut PPh.

 

 

 

Menurut Pemohon

:

Koreksi sejumlah Rp597.145.516,00 tersebut bukanlah merupakan penyerahan objek pajak Pajak Pertambahan Nilai, melainkan uang titipan sementara (escrow) pihak ketiga yang akan diserahkan kemudian.

 

Tidak ada arus uang masuk sebesar Rp597.145.516,00, dari hasil penjualan yang tidak dilaporkan, melainkan merupakan dana titipan (escrow) pihak ketiga yang seharusnya berjumlah total sebesar Rp894.670.380,00, adapun sebagai dasar Pemohon mengemukakan hal tersebut adalah Perjanjian dan Kuasa Pemberesan Hutang Piutang PT Wahana Sindhupratama Nomor : 012/PKPHP/XII/99 tertanggal 3 Desember 1999 yang dibuat oleh dan diantara PT Wahana Sindhupratama dan Pemohon.

 

Dalam persidangan Pemohon menyatakan  telah melaporkan seluruh penjualannya dalam SPT Masa Pajak Pertambahan Nilai  Januari s.d. Desember tahun 2000 sebesar Rp4.110.290.300,00 dan  Pemohon dalam sidang menunjukkan seluruh faktur pajak standar dan rekapitulasinya.

 

 

 

Pendapat Majelis

:

Dalam rekapitulasi penjualan lokal yang diberikan Pemohon dalam sidang dan didukung dengan faktur pajak standarnya diketahui penjualan lokal Pemohon adalah sebesar Rp4.110.290.300,00, sedangkan dalam Kertas kerja Pemeriksaan diketahui penjualan lokalnya adalah sebesar Rp4.135.928.300,00.

 

Dengan demikian untuk penjualan lokal sendiri terdapat selisih antara perhitungan Pemohon dengan Terbanding sebesar :

 

Dasar Pengenaan Pajak PPN menurut Pemohon            Rp 4.110.290.300,00

DPP PPN  menurut Terbanding                              Rp 4.135.928.300,00

Koreksi penjualan lokal                                                        Rp      25.638.000,00

 

Koreksi sebesar Rp597.145.516,00  merupakan koreksi positif  yag berasal dari aliran dana dari pihak ketiga. Koreksi ini menurut Terbanding merupakan penjualan yang tidak dilaporkan, yang berdasarkan LHP terdiri dari : 

 

1.  Koreksi penjualan lokal                                                   Rp     25.638.000,00

2.  Koreksi Lain-lain                                                              Rp   571.507.516,00

 

Berdasarkan hasil rekonsiliasi antara Pemohon dengan Terbanding dapat Majelis ketahui bahwa dasar perhitungan penjualan lokal antara Pemohon dan Terbanding adalah sama yaitu faktur pajak standar, namun dalam KKP Terbanding terdapat faktur pajak standar yang tidak diakui Pemohon sebagai penjualan Pemohon yaitu Nomor : EEQ-WZ-011-0000004 dengan invoice nomor : 00014/WPJ/01/00 sebesar Rp3.588.000,00 karena  untuk faktur pajak Nomor : EEQ-WZ-011-0000004 hanya untuk invoice nomor : 0004/WPJ/01/00 sebesar Rp3.588.000,00   dan bukan untuk invoice nomor : 00014/WPJ/01/00, sehingga menurut Pemohon kemungkinan Terbanding merekap 2 kali data Pemohon atas faktur pajak Nomor : EEQ-WZ-011-0000004 dan  atas kesalahan merekap data ini Terbanding menyerahkan kepada Majelis.

 

 

Berdasarkan pemeriksaan terhadap kertas kerja pemeriksaan terhadap faktur pajak standar dapat diketahui bahwa Terbanding    dua kali mencantumkan faktur pajak standar nomor EEQ-WZ-011-0000004 dengan nama barang, unit dan harga satuan barang serta jumlah rupiah yang sama hanya nomor invoice yang berbeda, Terbanding  dua kali menghitung faktur pajak yang sama, oleh karenanya Majelis  hanya mengakui  salah satu faktur pajak yaitu Nomor : EEQ-WZ-011-0000004 hanya untuk invoice nomor : 0004/WPJ/01/00 sebesar Rp3.588.000,00   sebagai penjualan Pemohon.

 

Berdasarkan pemeriksaan dan penghitungan ulang terhadap faktur pajak standar Pemohon, penjualan lokal Pemohon adalah sebesar Rp4.110.290.300,00  sehingga tidak terdapat cukup alasan untuk mempertahankan koreksi terbanding atas penjualan lokal sebesar Rp25.638.000,00.

 

Mengenai koreksi sebesar Rp597.145.516,00, menurut Pemohon tidak ada arus uang masuk sebesar Rp597.145.516,00, dari hasil penjualan yang tidak dilaporkan, melainkan merupakan dana titipan (escrow) pihak ketiga.

 

Oleh karena itu hutang piutang tersebut bukan merupakan objek Pajak Pertambahan Nilai, sehingga tidak terdapat alasan yang cukup untuk mempertahankan koreksi Terbanding sebesar Rp597.145.516,00.

 

 

 

 

 

 

 

 

© PajakOnline.com |  ‹ Dibaca 2237 kali ›


Pencarian Artikel Tax Learning
Kata Kunci :
Match  
AND  
OR  
Topik :  
Cari di :
Judul  
Isi  
 
Hasil per halaman :