Jumat, 15 Nopember 2019  

Belajar Perpajakan

Put.00402/PP/M.III/18/2002

A A A 

Putusan Pengadilan Pajak Nomor  :  Put.00402/PP/M.III/18/2002 

Jenis Pajak

:

Pajak Bumi dan Bangunan

 

 

 

 

 

 

 

Tahun Pajak

:

2001

 

 

 

 

 

 

 

Pokok Sengketa

:

Penetapan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan dikarenakan penetapan nilai perolehan objek pajak yang dinilai terlalu tinggi.

 

 

 

 

Menurut Terbanding

:

Berdasarkan  hasil GPS serta peninjauan ke lapangan diketahui bahwa atas Hak Guna Bangunan yang diperoleh Pemohon  digunakan seluruhnya sebagai emplasemen.

 

 

 

 

 

 

 

Menurut Pemohon

 

Atas Hak Guna Bangunan seluas 943.340 m2 yang Pemohon  peroleh tersebut ada 3 (tiga) peruntukan yaitu :

 

 

 

 

 

 

 

 

 

-

Areal emplasemen direncanakan seluas 483.020 m2.

 

 

-

Jalur hijau seluas 282.396 m2.

 

 

-

Rawa seluas 177.925 m2.

 

 

 

 

 

Oleh karenanya penetapan Terbanding yang menetapkan bahwa seluruh Hak Guna Bangunan yang Pemohon  peroleh digunakan untuk areal emplasemen adalah tidak benar.

 

 

 

 

 

Atas areal emplasemen yang direncanakan seluas 483.020 m2 tersebut, yang benar-benar telah Pemohon  manfaatkan sebagai emplasemen adalah seluas 314.796,88 m2 sedangkan sisanya seluas 168.223,12 m2 masih berupa tanah kosong.

 

 

 

 

 

 

 

Pendapat Majelis

:

Pasal 9 ayat (1) huruf j Undang-undang Nomor 21 Tahun 1997 tentang Bea Perolehan Hak Atas Tanah Dan Bangunan sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2000, menyatakan saat terutang pajak atas perolehan hak atas tanah dan atau bangunan untuk pemberian hak baru atas tanah sebagai kelanjutan dari pelepasan hak adalah sejak tanggal ditandatangani dan diterbitkannya surat keputusan pemberian hak.

 

 

 

 

 

Kepala Badan Pertanahan Nasional memberikan Hak Guna Bangunan atas tanah di Kabupaten Lampung Tengah, Propinsi Lampung kepada Pemohon  dengan Surat Keputusan Hak Guna Bangunan Nomor: 72, 73 dan 74/HGB/BPN/2000 diterbitkan pada tanggal 14 Desember 2000.

 

 

 

 

 

Pengenaan Bea Perolehan Hak Atas Tanah Dan Bangunan seharusnya sesuai dengan peruntukan tanah yang sebenarnya.

 

 

 

 

 

Terbanding menetapkan seluruh Hak Guna Bangunan yang diperoleh Pemohon  tersebut sebagai areal emplasemen dengan Nilai Jual Objek Pajak sebesar Rp.36.000,00/m2 (kelas A33).

 

 

 

 

 

Dalam persidangan Terbanding menyatakan dapat menerima bahwa atas Hak Guna Bangunan yang diperoleh Pemohon  tersebut digunakan untuk areal emplasemen, jalur hijau dan rawa.

 

 

 

 

 

Setelah mempelajari data-data dan keterangan yang disampaikan oleh Pemohon dan Terbanding dalam persidangan, maka Majelis berkesimpulan bahwa atas Hak Guna Bangunan yang diperoleh Pemohon  tersebut digunakan untuk :

 

 

 

 

 

-

Areal emplasemen direncanakan seluas 483.020 m2.

 

 

-

Jalur hijau seluas 282.396 m2.

 

 

-

Rawa seluas 177.925 m2.

 

 

 

 

 

 

Areal tanah seluas 483.020 m2 pada saat perolehan belum dibangun, namun berdasarkan pernyataan Pemohon  dalam sidang bahwa tanah seluas 314.796,88 m2 sudah direncanakan pasti akan dibangun sedangkan sisanya seluas 168.223,12 m2 masih belum diketahui.

 

 

 

 

 

Atas tanah seluas 314.796,88 m2 tersebut, Pemohon  dalam sidang dapat menerima penetapan Terbanding dalam Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Pajak Bumi dan Bangunan tahun 2001, sehingga Majelis menganggap wajar apabila diklasifikasikan ke dalam areal emplasemen (kelas A33) dengan Nilai Jual Objek Pajak sebesar Rp36.000,00/m2.

 

 

 

 

 

Atas tanah yang baru direncanakan akan digunakan sebagai emplasemen (tanah kosong) seluas 168.223,12 m2 tersebut, maka Majelis menganggap wajar apabila diklasifikasikan ke dalam tanah cadangan dengan Nilai Jual Objek Pajak sebesar Rp.910,00/m2 (kelas A44) sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Kantor Wilayah III Direktorat Jenderal Pajak Sumatera Bagian Selatan Nomor : KEP-6354/WPJ.03/BD.05/1999 tanggal 29 Desember 1999 tentang Penetapan Klasifikasi dan Besarnya Nilai Jual Objek Pajak Atas Permukaan Bumi dan Bangunan untuk Objek Pajak Sektor Perkebunan Kelompok A Tahun 2000.

 

 

 

 

 

Atas jalur hijau seluas 282.396 m2, Majelis menganggap wajar apabila jalur hijau tersebut dimasukkan ke dalam klasifikasi tanah yang tidak dimanfaatkan untuk perkebunan dengan Nilai Jual Objek Pajak sebesar Rp.660,00/m2 (kelas A45), sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Kantor Wilayah III Direktorat Jenderal Pajak Sumatera Bagian Selatan Nomor : KEP-6354/WPJ.03/BD.05/1999 tanggal 29 Desember 1999 tentang Penetapan Klasifikasi dan Besarnya Nilai Jual Objek Pajak Atas Permukaan Bumi dan Bangunan untuk Objek Pajak Sektor Perkebunan Kelompok A Tahun 2000.

 

 

 

 

 

Atas rawa seluas 177.925 m2 diklasifikasikan ke dalam kelas A46 dengan Nilai Jual Objek Pajak sebesar Rp480,00/m2, sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Kantor Wilayah III Direktorat Jenderal Pajak Sumatera Bagian Selatan Nomor : KEP-6354/WPJ.03/BD.05/1999 tanggal 29 Desember 1999 tentang Penetapan Klasifikasi dan Besarnya Nilai Jual Objek Pajak Atas Permukaan Bumi dan Bangunan untuk Objek Pajak Sektor Perkebunan Kelompok A Tahun 2000.

 

 

 

 

 

Pemohon  telah melakukan pembayaran Bea Perolehan Hak Atas Tanah Dan Bangunan terutang sebesar Rp1.890.998.904,00.

 

 

 

 

 

Atas hasil pemeriksaan dalam persidangan, Majelis berpendapat untuk mengabulkan sebagian permohonan banding Pemohon , sehingga Nilai Perolehan Objek Pajak Kena Pajak untuk menghitung Bea Perolehan Hak Atas Tanah Dan Bangunan terutang dihitung kembali menjadi sebagai berikut :

 

No

Peruntukan Obyek

Luas Tanah

Kelas

NJOP/m2

Nilai

1

2

3

4

5

6

1

Emplasemen

314.796,88 m2

A33

36.000

Rp

11.332.687.680

2.

Cadangan Emplasemen

168.223,12 m2

A44

910

Rp

153.083.040

3.

Jalur Hijau

282.396,00 m2

A45

660

Rp

186.381.360

4.

Rawa

177.925,00 m2

A46

480

Rp

85.404.000

 

Jumlah

943.340,00 m2

 

 

Rp

11.757.556.080

 

 

 

 

NPOP             = Rp 11.757.556,080,00

NPOPTKP     = Rp       30.000.000,00

NPOPKP       = Rp 11.727.556.080,00

 

BPHTB Terutang : 5% X Rp. 11.727.556.080,00   =Rp   586.377.804,00

Telah Dibayar                                                              =Rp1.890.998.904,00

Jumlah Yang Lebih dibayar                                        =Rp1.304.621.100,00

 

 

 

 

 

 

© PajakOnline.com |  ‹ Dibaca 2424 kali ›


Pencarian Artikel Tax Learning
Kata Kunci :
Match  
AND  
OR  
Topik :  
Cari di :
Judul  
Isi  
 
Hasil per halaman :