Kamis, 19 September 2019  

Belajar Perpajakan

Put.01587/PP/M.V/18/2003

A A A 

Putusan Pengadilan Pajak Nomor  :  Put.01587/PP/M.V/18/2003

Jenis Pajak

:

Pajak Bumi dan Bangunan

 

 

 

 

 

 

 

Tahun Pajak

:

2003

 

 

 

 

 

 

 

Pokok Sengketa

:

Penetapan Nilai Jual Objek Pajak sebesar Rp 394.000,00/m2, yang tidak disetujui Pemohon.

 

 

 

 

 

 

 

Menurut Pemohon

:

Nilai Jual Objek Pajak bumi atas objek pajak untuk tahun 2003 ditetapkan kelas A 22 yaitu sebesar  Rp. 394.000,00 per m2.

 

 

 

 

 

Letak objek pajak sebagian memang berbatasan dengan perumahan Eramas 2000 Kelurahan Pulo Gebang, namun akses ke Eramas 2000 sangat terbatas dan akses ke jalan utama (Jl. Komarudin) sangat kecil.

 

 

 

 

 

Objek pajak berupa tanah kosong yang baru selesai dilakukan proses perataan (land clearing), namun kondisinya belum sebanding dengan Eramas 2000 yang sudah menjadi kawasan pemukiman (real estate).

 

 

 

 

 

NJOP bumi untuk objek pajak disekitarnya untuk tahun 2003 ditetapkan kelas A22 (Rp.394.000,00 per m2) atau naik satu kelas dibanding tahun 2002 kelas A23 (Rp.335.000,00 per m2) sedangkan yang terletak dipinggir Jalan Komarudin Nilai Jual Objek Pajak bumi ditetapkan Kelas A21 (Rp.464.000,00 per m2).

 

 

 

 

 

Dalam menentukan NJOP (Nilai jual Objek Pajak) mengacu pada Undang-undang Nomor 12 Tahun 1985 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 12 Tahun 1994,  berdasarkan ketentuan Pasal 1 ayat (3), Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di dapat dari harga rata-rata yang diperoleh dari transaksi jual beli, atau bilamana tidak terdapat transaksi jual beli, ditentukan melalui perbandingan harga dengan objek lain yang sejenis yang sering disebut dengan istilah NIR (Nilai Indikasi Rata-rata).

 

 

 

 

 

Dari segi lokasi, objek pajak yang menjadi sengketa memang berbatasan langsung dengan Eramas 2000, namun meskipun objek pajak sudah siap dibangun tetapi belum dibangun sehingga NJOPnya tidak mungkin sama dengan NJOP tanah di Eramas 2000 yang telah dilengkapi berbagai fasilitas.

 

 

 

 

 

Berdasarkan ketentuan Pasal 6 ayat (2) Undang-undang Nomor 12 Tahun 1985 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 12 Tahun 1994, besarnya NJOP ditetapkan  3 tahun kecuali untuk daerah tertentu ditetapkan setiap tahun sesuai dengan perkembangan daerahnya.

 

 

 

 

 

Untuk daerah objek pajak yang menjadi sengketa Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) ditetapkan pada tahun 1999 berdasarkan pendataan yang dilakukan bulan Oktober 1999, namun diakui sejak tahun 1999 hingga sekarang (tahun 2003) belum pernah dilakukan pendataan ulang, yang disebabkan karena kurangnya tenaga yang melakukan pendataan serta keterbatasan dana.

 

 

 

 

 

Dalam proses penilaian tanah, yang menganut sistem zona, dilakukan dengan penilaian secara masal untuk mendapatkan NIR (Nilai Indikasi rata-rata) dan dari NIR tersebut baru dibuat suatu zona dan dibuat usulan ke Kakanwil, sedangkan dalam Keputusan Menteri Keuangan hanya menetapkan  klasifikasi saja.

 

 

 

 

Menurut Terbanding

:

Tidak setuju atas penetapan Nilai Jual Objek Pajak sebesar Rp.394.000 per m2 dan meminta kenaikan kelas tanah karena kondisi tanah yang pada dasarnya sama dengan tanah di sebelahnya yang Nilai Jual Objek Pajaknya jauh lebih tinggi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Objek pajak sudah selesai dilakukan perataan sehingga sudah merupakan tanah siap bangun dan objek pajak mempunyai prospek yang menguntungkan untuk dikembangkan menjadi areal perumahan baru karena terletak di kawasan yang cukup memadai baik sarana, prasarana maupun fasilitasnya dan masih termasuk dalam kawasan perumahan di sentra primer timur Jakarta.

 

 

 

 

 

Dalam persidangan menyampaikan bukti berupa surat keterangan dari Lurah Penggilingan, yaitu Sdr. T. Subur (NIP 010084315) yang menerangkan  objek pajak adalah benar terletak di wilayah RT 008/004 Kelurahan Penggilingan dengan kondisi dalam keadaan tanah kosong yang telah matang dan rata serta berbatasan langsung dengan Perumahan Eramas 2000 dan memiliki akses langsung dengan Perumahan Eramas 2000.

 

 

 

 

 

Nilai Jual Objek Pajak tanah yang ada di komplek Perumahan Eramas 2000 yang berbatasan langsung dengan objek pajak adalah sebesar Rp.916.000,00 m2, sedangkan tanah di jalan Komarudin ada yang Nilai Jual Objek Pajaknya telah mencapai Rp.1.032.000,00 per m2, untuk tahun 2003.

 

 

 

 

 

Atas objek pajak telah dilakukan penilaian oleh 2 appraisal yang berdasarkan hasil penilaian appraisal yang dilakukan oleh PT Sucofindo Appraisal Utama nilai pasar objek pajak untuk tahun 2003 adalah sebesar Rp.828.000 m2 sedangkan nilai pasar berdasarkan penilaian PT Patria Aprraisindo adalah sebesar  Rp.1.000.000 per m2.

 

 

 

 

 

 

 

Pendapat Majelis

:

Berdasarkan data yang ada diketahui tanah yang ada di Eramas 2000 yang berbatasan langsung dengan objek pajak Nilai Jual Objek Pajak(NJOP)nya untuk tahun 2003 adalah sebesar  Rp.916.000,00 sedangkan tanah yang ada di Jalan Komarudin yang juga berada di sekitar objek pajak, Nilai Jual Objek Pajaknya untuk tahun 2003 adalah sebesar  Rp1.032.000,00 per m2 .

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (3) Undang-undang Nomor 12 Tahun 1985 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 12 Tahun 1994 Majelis berkesimpulan, dalam menentukan objek pajak dapat ditentukan melalui perbandingan harga dengan objek lain sejenis, yang dalam hal ini tanah yang berbatasan langsung dengan objek pajak adalah tanah yang ada di Eramas 2000.

 

 

 

 

 

Berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh appraisal PT Sucofindo Appraisal Utama nilai pasar objek pajak untuk tahun 2003 adalah sebesar Rp. 828.000 m2 sedangkan nilai pasar berdasarkan penilaian PT Patria Aprraisindo adalah sebesar  Rp.1.000.000 per m2.

 

 

 

 

 

Laporan hasil penilaian appraisal dapat dijadikan referensi.

 

 

 

 

 

Berdasarkan Laporan Penilaian Appraisal tersebut diketahui kedua appraisal tersebut dalam melakukan penilaian tanah (objek pajak) salah satunya menggunakan Metode Pendekatan Data Pasar yaitu dengan memperhatikan transaksi-transaksi yang ada serta melakukan perbandingan dengan tanah-tanah yang sebanding.

 

 

 

 

 

Penilaian yang dilakukan oleh appraisal yang menetapkan Nilai Jual Objek Pajak sebesar Rp.828.000,00 per m2 (PT Sucofindo Appraisal Utama) dan Rp.1.000.000,00   (PT Patria Aprraisindo) telah sesuai dengan ketentuan Pasal 1 ayat (3) Undang-undang Nomor 12 Tahun 1985 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 12 Tahun 1994.

 

 

 

 

 

Tidak seharusnya penilaian yang dilakukan berdasarkan metode yang sama menghasilkan nilai yang jauh berbeda.

 

 

 

 

 

Meskipun objek pajak berbatasan langsung dengan tanah yang ada di Eramas 2000, namun kondisinya tidak sama dengan objek pajak yang menjadi sengketa, karena tanah yang ada di Eramas 2000 telah dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas yang ada maka seharusnya Nilai Jual Objek Pajak di Eramas 2000 lebih tinggi dari milik Pemohon.

 

 

 

 

 

Namun karena Nilai Jual Objek Pajak tanah di Eramas 2000 telah 3 tahun tidak mengalami kenaikan, maka Majelis berkesimpulan Nilai Jual Objek Pajak Pemohon untuk tahun 2003 sama dengan Nilai Jual Objek Pajak yang ada di Eramas 2000 yaitu sebesar  Rp.916.000 per m2.

 

 

 

 

 

Terdapat alasan yang cukup untuk mengabulkan seluruh permohonan  Pemohon untuk menaikkan kelas tanah Pemohon menjadi kelas 16 dengan Nilai Jual Objek Pajak sebesar Rp.916.000,00 per m2.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

© PajakOnline.com |  ‹ Dibaca 2625 kali ›


Pencarian Artikel Tax Learning
Kata Kunci :
Match  
AND  
OR  
Topik :  
Cari di :
Judul  
Isi  
 
Hasil per halaman :