Kamis, 30 Oktober 2014  

Belajar Perpajakan

Pelayaran Dalam Negeri

A A A 

Pelayaran Dalam Negeri
KMK-416/KMK.04/1996
SE - 29/PJ.4/1996
.

Apa yang dimaksud dengan Wajib Pajak perusahaan pelayaran dalam negeri?
Orang yang bertempat tinggal atau badan yang berkedudukan di Indonesia yang melakukan usaha pelayaran dengan kapal yang didaftarkan baik di Indonesia maupun diluar negeri atau dengan kapal pihak lain
   


Berapa norma penghasilan neto yang diterima Wajib Pajak perusahaan pelayaran dalam negeri?
Dengan menggunakan norma perhitungan khusus penghasilan neto yaitu 4% x Peredaran Bruto;
     
   

 

Apa yang termasuk penghasilan bagi perusahaan pelayaran dalam negeri?
Penghasilan yang diterima/diperoleh dari pengangkutan orang dan atau barang termasuk persewaan kapal yang dilakukan dari :
1. Pelabuhan di Indonesia ke pelabuhan lainnya di Indonesia;
2. Pelabuhan di Indonesia ke pelabuhan lainnya di luar Indonesia;
3. Pelabuhan di luar Indonesia ke pelabuhan lainnya di Indonesia;
4. Antar Pelabuhan di luar Indonesia;
 
   

 

Siapa pemotong PPh atas penghasilan perusahaan pelayaran dalam negeri ?
Pemberi penghasilan/penyewa
 
   

 

Apa kewajiban pemotong (penyewa) atas pembayaran sewa kepada Wajib Pajak perusahaan pelayaran dalam negeri?
1. Memotong PPh terutang pada saat pembayaran atau terutangnya imbalan atau nilai pengganti, sebesar 1,2% dari biaya sewa (charter);
2. Memberikan bukti potong PPh Penghasilan perusahaan pelayaran dalam negeri (final) kepada pihak yang menerima atau memperoleh penghasilan;
3. Menyetor PPh terutang kepada bank persepsi/kantor pos selambat-lambatnya tanggal 10 bulan berikutnya setelah bulan pembayaran dengan SSP;
4. Melapor ke KPP selambat-lambatnya tanggal 20 bulan berikutnya setelah pembayaran/terutangnya imbalan dengan lampiran: lembar ke-3 SSP dan lembar ke-2 bukti potong final.
     
   

Apa yang dimaksud dengan peredaran bruto bagi WP perusahaan pelayaran dalam negeri?
Semua imbalan atau nilai pengganti berupa uang atau nilai uang yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak dari pengangkutan orang dan atau barang termasuk persewaan kapal yang dilakukan dari :
1. Pelabuhan di Indonesia ke pelabuhan lainnya di Indonesia;
2. Pelabuhan di Indonesia ke pelabuhan lainnya di luar indonesia;
3. Pelabuhan di luar Indonesia ke pelabuhan lainnya di Indonesia;
4. Antar Pelabuhan di luar Indonesia.
 
   

 

Apa yang dimaksud dengan Wajib Pajak perusahaan pelayaran/penerbangan luar negeri?
Wajib Pajak perusahaan pelayaran dan atau penerbangan yang bertempat kedudukan di luar negeri yang melakukan usaha melalui Bentuk Usaha Tetap (BUT) di Indonesia
 
   

 

Bagaimana tata cara penyetoran dan pelaporan PPh yang wajib dibayar sendiri oleh Wajib Pajak perusahaan pelayaran dalam negeri?
1. Menyetor PPh terutang selambat-lambatnya tanggal 15 bulan berikutnya setelah bulan diterimanya penghasilan dengan SSP Final kepada bank persepsi/kantor pos; dan
2. Melapor ke KPP selambat-lambatnya tanggal 20 bulan berikutnya;
 
   
© PajakOnline.com |  ‹ Dibaca 6157 kali ›

Peraturan Terkait


Pencarian Artikel Tax Learning
Kata Kunci :
Match  
AND  
OR  
Topik :  
Cari di :
Judul  
Isi  
 
Hasil per halaman :