Sabtu, 21 April 2018  

Belajar Perpajakan

Dasar Penagihan Pajak

A A A 

Apa saja yang termasuk dalam dasar penagihan pajak menurut Pasal 18 Undang-Undang Nomor 16 TAHUN 2000!

Dasar yang dipakai dalam melakukan penagihan pajak adalah Surat Tagihan Pajak, Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar, Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar Tambahan, Surat Ketetapan Pembetulan, Surat Ketetapan Keberatan, dan Putusan Banding,

Pada dasarnya besarnya utang pajak dihitung sendiri oleh Wajib Pajak. Apabila terdapat kekeliruan atau kesalahan dalam penghitungan pajak terhutang tersebut, maka Direktur Jenderal Pajak dapat menerbitkan Surat Tagihan Pajak, Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar, atau Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar Tambahan . Dalam hal tagihan pajak tersebut tidak dibayar pada tanggal jatuh tempo, penagihannya dapat dilakukan dengan Surat Paksa.


1.
Surat Tagihan Pajak (STP);
2.
Surat Ketetapan Pajak (SKP);
3.
Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB);
4.
Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar Tambahan (SKPKPBT);
5.
Surat Keputusan Pembetulan;
6.
Surat Keputusan Keberatan;
7.
Putusan Banding;
8.
Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD);
9.
Surat Ketetapan Pajak Daerah Kurang Bayar (SKPDKB);
10.
Surat Ketetapan Pajak Daerah Kurang Bayar Tambahan (SKPDKBT);
11.
Surat Ketetapan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan Kurang Bayar (SKBKB);
12.
Surat Ketetapan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan Kurang Bayar Tambahan (SKBKBT);
13.
Surat Tagihan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (STB);
14.
Surat ketetapan sejenis yang memuat besarnya jumlah utang pajak.
© PajakOnline.com |  ‹ Dibaca 14167 kali ›

Peraturan Terkait


Pencarian Artikel Tax Learning
Kata Kunci :
Match  
AND  
OR  
Topik :  
Cari di :
Judul  
Isi  
 
Hasil per halaman :