Minggu, 30 April 2017  

Belajar Perpajakan

Bentuk Surat Setoran Pajak

A A A 

 

Bagaimana Bentuk Surat Setoran Pajak?

(KEP - 169/PJ./2001 Jo KEP - 194/PJ./2003 Jo KEP - 384/PJ/2003)

  •  

Surat Setoran Pajak (SSP) adalah surat yang digunakan Wajib Pajak  untuk melakukan pembayaran atau penyetoran pajak yang terutang ke kas negara melalui Kantor Penerima Pembayaran.

  •  
SSP ada 2 jenis yaitu SSP Standar dan SSP Khusus

Apakah yang di maksud dengan SSP Standar?

A. SSP Standar

  •  

SSP Standar adalah surat yang digunakan Wajib Pajak  untuk melakukan pembayaran atau penyetoran pajak yang terutang ke kas negara dan digunakan sebagai bukti pembayaran dengan bentuk, ukuran dan isi yang disesuaikan dengan ketentuan Direktur Jenderal Pajak.

  •  

Isi dan Bentuk SSP Standar sesuai dengan yang ditetapkan Direktur Jenderal Pajak.

  •  

Satu SSP Standar berlaku untuk satu jenis pajak/masa pajak/tahun pajak/ketetapan pajak dengan menggunakan satu Kode MAP dan satu kode jenis setoran.

  •  

SSP Standar dibuat dalam rangkap 5 (lima), terdiri dari :

  - Lembar ke-1 = Untuk arsip wajib pajak
  - Lembar ke-2 = Untuk KPP melalui Kantor Perbendaharaan dan Kas Negara (KPKN)
  - Lembar ke-3 = Untuk dilaporkan wajib pajak ke KPP
  - Lembar ke-4 = Untuk arsip Kantor Penerima Pembayaran
  - Lembar ke-5 = Untuk arsip Pemungut/Pihak lain
  •  
SSP diisi sesuai dengan Buku Petunjuk Pengisian SSP
© PajakOnline.com |  ‹ Dibaca 26113 kali ›

Peraturan Terkait


Pencarian Artikel Tax Learning
Kata Kunci :
Match  
AND  
OR  
Topik :  
Cari di :
Judul  
Isi  
 
Hasil per halaman :