Kamis, 21 Juni 2018  

Belajar Perpajakan

Mekanisme Pembayaran Pajak

A A A 

Bagaimana mekanisme pembayaran Pajak?

Mekanisme Pembayaran Pajak

  1. Membayar Sendiri Pajak Yang Terutang

    • Pembayaran pajak melalui angsuran setiap bulan (PPh Pasal 25)
    • Untuk meringankan beban wajib pajak dalam melunasi pajak yang terutang dalam satu tahun pajak, Wajib pajak diwajibkan untuk mengangsur pajak yang terutang pada akhir tahun dengan membayar sendiri angsuran pajak Pasal 25//.
    • Pembayaran PPh Pasal 29 setelah akhir tahun
    • Apabila jumlah pajak terutang pada satu tahun pajak lebih besar dari jumlah total pajak yang dibayar sendiri dan pajak yang dipotong/dipungut oleh pihak lain, maka pajak yang terhutang tersebut wajib dilunasi pada akhir tahun.
  1. Melalui pemotongan dan pemungutan oleh pihak lain (pemberi penghasilan, pemberi kerja atau pihak lain yang ditetapkan pemerintah)
    Jenis-jenis pajak yang dipotong/dipungut pihak lain adalah PPh Pasal 4 ayat (2), PPh Pasal 15, PPh Pasal 21, PPh Pasal 22, PPh Pasal 23 dan PPh Pasal 26.

  2. Pemungutan PPN oleh pihak penjual atau oleh pihak lain yang ditunjuk sebagai pemungut PPN oleh pemerintah.

  3. Pembayaran pajak-pajak lainnya.

    • Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

    • Pembayaran Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), yaitu pelunasan pajak atas perolehan hak atas tanah dan bangunan.

    • Pembayaran Bea Meterai yaitu pelunasan pajak atas dokumen yang dapat dilakukan dengan cara menggunakan benda meterai baik meterai tempel, meterai kertas maupun mesin teraan.

 

© PajakOnline.com |  ‹ Dibaca 11803 kali ›


Pencarian Artikel Tax Learning
Kata Kunci :
Match  
AND  
OR  
Topik :  
Cari di :
Judul  
Isi  
 
Hasil per halaman :