Senin, 22 September 2014  

Belajar Perpajakan

Biaya Jabatan pada 2 Pemberi Kerja

A A A 

BIAYA JABATAN UNTUK WAJIB PAJAK YANG BEKERJA PADA DUA PEMBERI KERJA ATAU LEBIH (SE - 15/PJ.41/1993)

Biaya Jabatan untuk Wajib Pajak karyawan adalah sebagai berikut :

1.

Biaya jabatan hanya boleh dikurangkan dari penghasilan bruto pegawai tetap karena dianggap sebagai biaya untuk mendapatkan, menagih dan memelihara penghasilan dari pekerjaan atau jabatan.

2.

Apabila Wajib Pajak memperoleh penghasilan dari satu pemberi kerja, maka besarnya biaya jabatan sesuai dengan formulir 1721 A1/atau 1721 A2 dengan setinggi-tingginya Rp 1.296.000,- per tahun atau Rp 108.000,- per bulan.

3.

Apabila Wajib Pajak memperoleh penghasilan dari dua pemberi kerja atau lebih, maka besarnya biaya jabatan merupakan penjumlahan dari masing-masing formulir 1721 A1 atau 1721 A2 yang menghasilkan biaya jabatan dapat lebih tinggi dari Rp 1.296.000,-.

4.

Penerapan biaya jabatan :

 

-

Jika pada awal tahun sudah berstatus pegawai tetap, maka biaya jabatan dihitung dari bulan Januari sampai akhir tahun atau saat yang bersangkutan berhenti bekerja.

 

-

Jika seseorang baru diangkat sebagai pegawai tetap dalam tahun takwim, maka biaya jabatan dihitung sejak bulan pengangkatan sampai akhir tahun atau saat berhenti bekerja.

 

-

Jika seseorang berhenti bekerja dalam tahun takwim, maka biaya jabatan dihitung dari bulan Januari sampai dengan bulan saat yang bersangkutan berhenti bekerja.

© PajakOnline.com |  ‹ Dibaca 8100 kali ›

Peraturan Terkait


Pencarian Artikel Tax Learning
Kata Kunci :
Match  
AND  
OR  
Topik :  
Cari di :
Judul  
Isi  
 
Hasil per halaman :