Selasa, 24 April 2018  

Belajar Perpajakan

Pengakuan Penghasilan Oleh Indra

A A A 

PENGAKUAN PENGHASILAN OLEH INDRA

Pengakuan Penghasilan oleh INDRA ( KEP - 264/PJ/1998 )

  1. Dalam rangka mempercepat proses penyelesaian utang Luar Negeri, maka dibentuk INDRA 

  2. Penghasilan yang diterima INDRA adalah penerimaan berupa angsuran pokok dan bunga pinjaman yang dibayarkan oleh Debitur dalam mata uang selain Rupiah, mulai dari tahun pertama dan pada tahun ke-4 (empat) INDRA baru akan membayar pokok dan bunga pinjaman Debitur tersebut kepada Kreditur dalam Dollar Amerika Serikat, sementara tahun pertama hanya membayar bunga hutang kepada Kreditur dalam Dollar Amerika Serikat. Dari skim di atas akan terdapat keuntungan dan kerugian selisih kurs serta penerimaan dalam mata uang Rupiah yang diterima terlebih dahulu oleh INDRA.

  3. Atas selisih lebih penerimaan INDRA (Indonesian Debt Restructuring Agency), yaitu kelebihan penerimaan dari pembayaran bunga oleh debitur dengan bunga yang dibayarkan INDRA kepada kreditur serta adanya selisih kurs setelah dikurangi biaya usaha, pengakuan penghasilan (pengenaan PPh-nya) ditunda sebagai berikut :

    • Penghasilan tahun ke-1 ditunda ke tahun ke-5

    • Penghasilan tahun ke-2 ditunda ke tahun ke-6

    • Penghasilan tahun ke-3 ditunda ke tahun ke-7

    • Penghasilan tahun ke-4 ditunda ke tahun ke-8

    • Penghasilan tahun ke-5 s.d. ke-9 ditunda ke tahun ke-9

  4. Oleh karena INDRA akan berjalan sampai dengan tahun ke 9, maka untuk selisih lebih penerimaan tahun ke 5 sampai dengan tahun ke-9 akan dikenakan PPh pada tahunn ke-9.

  5. Dalam melaksanakan kewajiban perpajakannya, INDRA wajib membuat pencatatan tersendiri atas selisih lebih penerimaan dan pembayaran bunga yang diterima dari Debitur dan/atas bunga yang dibayar INDRA kepada Kreditur serta adanya selisih kurs.

© PajakOnline.com |  ‹ Dibaca 3086 kali ›

Peraturan Terkait


Pencarian Artikel Tax Learning
Kata Kunci :
Match  
AND  
OR  
Topik :  
Cari di :
Judul  
Isi  
 
Hasil per halaman :