Jumat, 22 Nopember 2019  

Belajar Perpajakan

Penghitungan Penghasilan Kena Pajak

A A A 

Penghitungan Penghasilan Kena Pajak Yayasan

Contoh : Perhitungan Penghasilan Kena Pajak Yayasan Pendidikan X Tahun 2001

·      Selama tahun 2001,  Yayasan X memiliki penghasilan sebesar Rp 1.310.000.000,00.
·    Penghasilan yang diperoleh Yayasan X terdiri dari :
  - Penghasilan usaha   pendidikan = Rp 1.200.000.000,00
  - Hibah = Rp     35.000.000,00
  - Bantuan/Sumbangan = Rp     50.000.000,00
  - Penghasilan bunga deposito  = Rp     25.000.000,00
·   Berdasarkan Pasal 4 ayat (3) huruf a Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2000, hibah dan bantuan/sumbangan yang diterima wajib pajak sepanjang tidak ada hubungan  usaha, pekerjaan, kepemilikan atau penguasaan antara pihak yang memberi dan menerima, tidak termasuk objek pajak.
· Penghasilan yang telah dikenakan PPh Final tidak boleh digabungkan dengan penghasilan bruto lainnya.
· Biaya-biaya yang dikeluarkan Yayasan X secara keseluruhan untuk tahun 2001 sebesar  Rp 830.000.000,00.
· Biaya-biaya tersebut terdiri dari :
  - Biaya-biaya yang berhubungan dengan kegiatan mendapatkan, menagih, dan memelihara penghasilan  (Pasal 6 ayat (1) dan SE - 39/PJ.4/1995)  = Rp 800.000.000,00
  - Biaya bunga = Rp   10.000.000,00
  - Sumbangan  = Rp   20.000.000,00
·

Berdasarkan Pasal 6 ayat (1) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2000 dan SE - 39/PJ.4/1995, biaya-biaya yang dapat dijadikan pengurang Penghasilan bruto adalah biaya-biaya yang berhubungan langsung dengan usaha atau kegiatan untuk mendapatkan, menagih, dan memelihara penghasilan. Biaya yang dikeluarkan untuk penghasilan yang terkena PPh Final dan biaya-biaya yang dikeluarkan atas penghasilan yang bukan objek pajak tidak boleh dijadikan pengurang Penghasilan Kena Pajak.

·  Sesuai dengan butir 6 SE - 34/PJ.4/1995 Jo SE - 39/PJ.4/1995, Yayasan dapat dikenakan pajak jika terdapat selisih lebih antara penghasilan bruto yang merupakan objek pajak dengan biaya-biaya yang diperkenankan menjadi pengurang penghasilan bruto.
·

Berdasarkan ketentuan tersebut, maka besarnya PPh terutang yang harus dibayar Yayasan Pendidikan X adalah sebagai berikut :

  

  

 

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                         

1.

Total Penghasilan usaha

 

 

 

 

Rp

1.200.000.000

2.

Penghasilan bukan objek pajak

 

 

 

 

 

 

 

-

Hibah

 

 

Rp

35.000.000

 

 

-

Bantuan/Sumbangan

 

 

Rp

50.000.000  +

 

Total Penghasilan bukan objek pajak (a)

 

 

Rp

85.000.000

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3.

PKP Final (Bunga Deposito) (b)

 

 

Rp

25.000.000  +

 

 

 

Total (a+b)

 

 

 

 

Rp

 ( 110.000.000)

 

 

 

 

 

 

 

 

4.

Penghasilan Bruto

 

 

 

 

Rp

1.090.000.000

5.

Total Pengeluaran

 

 

Rp

800.000.000

 

 

6.

Biaya yang tidak dapat dikurangkan

 

 

 

 

 

 

 

-

Sumbangan

Rp

20.000.000

 

 

 

 

-

Biaya bunga

RP

10.000.000 +

 

Total biaya yang tidak dapat dikurangkan

 

 

 

 

 

 

 

 

Rp

( 30.000.000 )

 

 

 

 

 

 

 

 

7.

Biaya yang boleh dikurangkan

 

 

 

 

Rp

 (770.000.000)

8.

Selisih lebih/kurang

 

 

 

 

Rp

  320.000.000

9.

Penghasilan Kena Pajak (PKP)

 

 

 

 

Rp

  320.000.000

10.

PPh Terutang

 

 

 

 

 

 

 

10%

x

Rp

  50.000.000

=

Rp   5.000.000

 

   

 

15%

x

Rp

  50.000.000

=

Rp   7.500.000

30%

x

Rp

220.000.000

=

Rp 66.000.000 +

PPh Terutang

=

Rp 78.500.000

© PajakOnline.com |  ‹ Dibaca 7457 kali ›

Peraturan Terkait


Pencarian Artikel Tax Learning
Kata Kunci :
Match  
AND  
OR  
Topik :  
Cari di :
Judul  
Isi  
 
Hasil per halaman :