Minggu, 17 Nopember 2019  

Belajar Perpajakan

Pengertian Kredit Lancar, Perhatian Khusus, Kurang Lancar, Diragukan dan Macet

A A A 

Apa pengertian dari Kredit Lancar, Perhatian Khusus, Kurang Lancar, Diragukan dan Macet ?

Pengertian Kredit Lancar, Perhatian Khusus, Kurang Lancar, Diragukan dan Macet

 

Berdasarkan SE - 09/PJ.42/1999, pengertian kredit yang digolongkan "Lancar", "Perhatian Khusus", "Kurang Lancar", "Diragukan", dan "Macet", disesuaikan dengan pengertian yang telah ditetapkan oleh Bank Indonesia

  1. Kredit digolongkan sebagai kredit "Lancar", apabila memenuhi kriteria sbb :
    1. Pembayaran angsuran pokok dan/atau bunga tepat waktu;
    2. Memiliki mutasi rekening yang aktif;
    3. Bagian dari kredit yang dijamin dengan agunan tunai (cash collateral).
  2. Kredit digolongkan sebagai kredit dalam "Perhatian Khusus", apabila memenuhi kriteria sbb :'

    1. Terdapat tunggakan angsuran pokok dan/atau bunga yang belum melampaui 90 (sembilan puluh) hari;
    2. Kadang-kadang terjadi cerukan;
    3. Mutasi rekening relatif aktif;
    4. Jarang terjadi pelanggaran terhadap kontrak yang diperjanjikan;
    5. Didukung oleh pinjaman baru.
  3. Kredit digolongkan sebagai kredit "Kurang Lancar", apabila memenuhi kriteria sbb :

    1. Terdapat tunggakan angsuran pokok dan/atau bunga yang telah melampaui 90 (sembilan puluh) hari;
    2. Sering terjadi cerukan;
    3. Mutasi rekening relatif rendah;
    4. Terjadi pelanggaran terhadap kontrak yang diperjanjikan lebih dari 90 (sembilan puluh) hari;
    5. Terdapat likuidasi masalah keuangan yang dihadapi debitur;
    6. Dokumentasi pinjaman lemah
  4. Kredit digolongkan sebagai kredit "Diragukan", apabila memenuhi kriteria sbb :

    1. Terdapat tunggakan angsuran pokok dan/atau bunga yang telah melampaui 180 (seratus delapan puluh) hari;
    2. Terjadi cerukan yang bersifat permanen;
    3. Terjadi wanprestasi lebih dari 180 (seratus delapan puluh) hari;
    4. Terjadi kapitalisasi bunga;
    5. Dokumentasi hukum yang lemah baik untuk perjanjian kredit maupun peningkatan jaminan.
  5. Kredit digolongkan sebagai kredit "Macet", apabila memenuhi kriteria sbb :

    1. Terdapat tunggakan angsuran pokok dan/atau bunga yang telah melampaui 270 (dua ratus tujuh puluh) hari;
    2. Kerugian operasional ditutup dengan pinjaman baru;
    3. Dari segi hukum maupun kondisi pasar, jaminan tidak dapat dicairkan pada nilai wajar.

 

© PajakOnline.com |  ‹ Dibaca 38413 kali ›

Peraturan Terkait


Pencarian Artikel Tax Learning
Kata Kunci :
Match  
AND  
OR  
Topik :  
Cari di :
Judul  
Isi  
 
Hasil per halaman :