Jumat, 25 April 2014  

Belajar Perpajakan

Nota Retur

A A A 

Nota Retur ( 596/KMK.04/1994, Pasal 5A Undang-Undang Nomor 18 TAHUN 2000 )

1. Pembuatan Nota Retur :

  •  

Nota Retur dibuat dalam hal terjadi pengembalian Barang Kena Pajak dari pembeli kepada penjualan kecuali jika diganti dengan Barang Kena Pajak yang jenisnya, typenya, jumlahnya, dan harganya sama.

  •  

Retur hanya mungkin terjadi dalam transaksi penyerahan Barang, dan tidak dapat terjadi dalam penyerahan jasa.

  •  

Nota retur dibuat dalam rangkap 2 (dua); lembar pertama untuk PKP Penjual dan lembar kedua untuk arsip pembeli.

  •  

Nota retur dibuat pada Masa Pajak yang sama dengan Masa Pajak terjadinya pengembalian BKP.

  •  

Bentuk dan ukuran Nota Retur dapat disesuaikan dengan kebutuhan admnistrasi pembeli. 

  •  

Nota retur yang tidak mencantumkan informasi minimal yang disyaratkan tidak dapat diperlakukan sebagai nota retur.

  •  

Nota retur harus dibuat oleh pembeli dalam masa pajak yang sama dengan saat terjadinya pengembalian barang.

Nota Retur minimal harus memuat :

  • Nomor Urut Nota Retur.

  • Nomor Seri dan tanggal Faktur Pajak atas Barang Kena Pajak yang dikembalikan

  • Nama, Alamat, dan NPWP pembeli BKP yang dikembalikan.

  • Nama, alamat, NPWP penjual yang menerbitkan Faktur Pajak.

  • Jenis, kuantum dan harga jual Barang Kena Pajak yang dikembalikan.

  • PPN/PPn BM yang dikembalikan.

  • Tanggal pembuatan Nota Retur.

  • Tandatangan Pembeli.

2. Fungsi Nota Retur Bagi Penjual :

  • Mengurangi Pajak Keluaran dan/atau PPn BM pada Masa Pajak diterimanya Nota Retur.

    Misal :

    Apabila pada bulan Juni 2000 diterima nota retur dari pembeli atas transaksi penyerahan BKP yang terjadi pada bulan Januari 2000, maka PPN yang tercantum dalam nota retur tersebut dikurangkan dari Pajak Keluaran dalam SPT Masa PPN Juni 2000.

3. Fungsi Nota Retur Bagi Pembeli :

  • Mengurangi Pajak Masukan pada Masa Pajak dibuatnya Nota Retur, dalam hal Pajak Masukan tersebut telah dikreditkan.

  • Mengurangi beban (expense) atau biaya perolehan aktiva atas Pajak Masukan yang tidak dapat dikreditkan atau atas PPn BM yang telah dibebankan/dikapitalisir dalam harga perolehan aktiva.

    Misal :

    Jika nota retur dibuat pada bulan Mei 2000 atas pembelian BKP yang terjadi pada bulan Januari 2000, maka PPN yang tercantum dalam nota retur tersebut dikurangkan dari Pajak Masukan dalam SPT Masa PPN Mei 2000.

© PajakOnline.com |  ‹ Dibaca 15787 kali ›


Pencarian Artikel Tax Learning
Kata Kunci :
Match  
AND  
OR  
Topik :  
Cari di :
Judul  
Isi  
 
Hasil per halaman :