Kamis, 20 Juni 2019  

Belajar Perpajakan

Pelaporan PPN dengan Menggunakan Media Elektronik

A A A 

Pelaporan PPN dengan Menggunakan Media Elektronik (KEP - 05/PJ./2005, PER - 146/PJ./2006)

Bagaimana tata cara pelaporan PPN dengan Menggunakan Media Elektronik ?

  • PKP yang menerbitkan Faktur Pajak Standar kurang dari 30 (tiga puluh) dalam 1 (satu) Masa Pajak dapat menyampaikan SPT Masa PPN baik dalam formulir kertas (hard copy) maupun dalam bentuk data elektronik.

  • PKP yang menerbitkan Faktur Pajak Standar lebih dari 30 (tiga puluh) dalam 1 (satu) Masa Pajak wajib menyampaikan SPT Masa PPN dalam bentuk data elektronik.

  • Penyampaian Surat Pemberitahuan secara elektronik (e-Filing) adalah suatu cara penyampaian SPT yang dilakukan melalui sistem on-line yang real time.

  • Dalam hal SPT Masa PPN disampaikan dalam bentuk data elektronik, induk SPT Masa PPN harus tetap disampaikan dalam bentuk formulir kertas (hard copy), ditandatangani dan disampaikan secara manual.

  • Wajib pajak yang akan menyampaikan SPT secara elektronik harus memiliki Elektronic Filing Identification Number (e-FIN) dan memperoleh Sertifikat (digital certificate) dari Direktorat Jenderal Pajak.

  • Apabila eFIN hilang, maka wajib pajak dapat mengajukan permohonan pencetakan ulang dengan menunjukkan NPWP asli atau Surat Keterangan Terdaftar atau Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak.

  • Surat Pemberitahuan yang telah diisi secara benar, jelas dan lengkap disampaikan secara elektronik melalui suatu Perusahaan Penyedia Jasa Aplikasi (ASP) oleh WP ke Direktorat Jenderal Pajak.

  • Wajib pajak akan menerima bukti penerimaan secara elektronik sebagai bukti bahwa SPT telah diterima secara lengkap.

  • Penyampaian SPT secara elektronik dilakukan selama 24 (dua puluh empat) jam sehari dan 7 (tujuh) hari seminggu dengan standar WIB.

© PajakOnline.com |  ‹ Dibaca 5326 kali ›


Pencarian Artikel Tax Learning
Kata Kunci :
Match  
AND  
OR  
Topik :  
Cari di :
Judul  
Isi  
 
Hasil per halaman :