Sabtu, 21 April 2018  

Belajar Perpajakan

Perlakuan PPN atas Pemberian Cuma-cuma

A A A 


Dasar Hukum :

- Pasal 1A ayat (1) huruf d Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2000
- Pasal 4 huruf a dan c Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2000
- Keputusan Menteri Keuangan Nomor 567/KMK.04/2000 Jo 251/KMK.03/2002
- KEP - 87/PJ./2002 Jo SE - 04/PJ.51/2002

PPN atas Pemberian Cuma-Cuma BKP/JKP                       

  •  

Pemberian cuma-cuma BKP/JKP  adalah pemberian yang diberikan tanpa pembayaran baik barang produksi sendiri maupun bukan produksi sendiri, termasuk pemberian contoh barang untuk promosi kepada relasi atau pembeli.

  •  

Pemberian cuma-cuma dapat dilakukan secara tersendiri atau menyatu dengan barang yang dijual.

  •  
Dilihat dari pihak penerima, pemberian cuma-cuma dibedakan menjadi :
  - Kepada relasi/rekanan PKP.
  - Kepada pihak lain yang bukan relasi/rekanan dalam rangka promosi.
  - Kepada korban bencana alam, seperti banjir, tanah longsor, dll.
  •  

Atas pemberian cuma-cuma BKP/JKP terutang PPN sebesar  10 % dari Harga Jual atau Penggantian setelah dikurangi laba kotor (Lihat Pasal 2 huruf b 567/KMK.04/2000 Jo 251/KMK.03/2000)

  •  

PPN yang tercantum dalam Faktur Pajak merupakan pajak keluaran yang harus dipungut dan dibayar sendiri oleh PKP yang memberikan.

  •  

Pajak keluaran yang telah disetor merupakan pajak masukan yang dapat dikreditkan bagi penerima BKP/JKP, sepanjang memenuhi ketentuan peraturan perpajakan yang berlaku.

  •  

Contoh pemberian cuma-cuma  :

  -

Pabrikan sepatu memberikan 10.000 pasang sepatu hasil produksi sendiri kepada 10.000 anak sekolah dasar negeri yang ada di Jakarta.

  -

Pabrikan sabun memberikan sampel sabun hasil produksi sendiri kepada relasi/rekanannya.

  -

Pabrikan shampoo memberikan 1 sabun mandi untuk setiap penjualan 1 botol produk shamponya.

  -

Perusahaan jasa persewaan traktor memberikan bantuan penggunaan traktor kepada pemerintah untuk mengatasi tanah longsor.

  •  

Atas  pemberian cuma-cuma Barang Kena Pajak produksi sendiri yang tergolong mewah juga dikenakan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah.

  •  

Pajak masukan  yang dibayar oleh PKP atas perolehan BKP/JKP yang digunakan untuk menghasilkan BKP/JKP yang digunakan untuk pemakaian sendiri dan pemberian cuma-cuma dapat dikreditkan sepanjang memenuhi ketentuan peraturan perpajakan yang berlaku.

© PajakOnline.com |  ‹ Dibaca 22587 kali ›


Pencarian Artikel Tax Learning
Kata Kunci :
Match  
AND  
OR  
Topik :  
Cari di :
Judul  
Isi  
 
Hasil per halaman :