Senin, 20 Oktober 2014  

Belajar Perpajakan

Penagihan

A A A 

PENAGIHAN

KEBIJAKSANAAN PENERBITAN STP

-

Penerbitan STP dilakukan secara selektif, dan tidak didahului dengan penerbitan Surat Teguran.

-

Setelah Wajib Pajak menerima STP, Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang dan atau Surat Ketetapan Pajak, yang merupakan dasar penerbitan STP tersebut, tidak lagi dianggap sebagai dasar penagihan Pajak Bumi dan Bangunan.

-

Jatuh tempo STP berdasarkan Undang-Undang PBB adalah 1 (satu) bulan sejak tanggal diterimanya STP oleh Wajib Pajak.

 

 

Bagaimana tata cara pelaksanaan penagihan ?

PELAKSANAAN PENAGIHAN

  •  
Tindakan pelaksanaan penagihan diawali dengan pengeluaran Surat teguran sampai pelaksanaan lelang.
  •  
Namun demikian, dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat Wajib Pajak, pemberitahuan melalui telepon, surat atau cara lain sebelum lewat saat jatuh tempo pembayaran hendaknya dilakukan.
  •  
Tindakan pelaksanaan penagihan harus dilaksanakan sampai tuntas, dengan hasil akhir berupa pelunasan hutang pajak.
  •  
Urutan Pelaksanaan Penagihan :
 - Penerbitan surat teguran;
 - Penerbitan surat paksa;
 - Penerbitan surat perintah melakukan penyitaan;
 - Pelaksanaan penyitaan;
 - Pengajuan/permintaan jadual waktu dan tempat pelelangan;
 - Pengumuman lelang;
 - Pelaksanaan lelang.

Catatan :

  1. Apabila wajib pajak melunasi hutang pajaknya sebelum pelaksanaan penyitaan, maka surat perintah melakukan penyitaan tersebut dicabut.

  2. Apabila wajib pajak melunasi hutang pajaknya serta biaya-biaya lainnya sebelum pelaksanaan lelang, maka Pengumuman Lelang tersebut dibatalkan.

Kapankan jangka waktu pelaksanaan penagihan ?

JANGKA WAKTU PELAKSANAAN PENAGIHAN

  • Kegiatan tindakan pelaksanaan penagihan sejak tanggal jatuh tempo pembayaran sampai dengan pengajuan permintaan penetapan tanggal dan tempat pelelangan meliputi jangka waktu paling cepat 39 hari. Penentuan jangka waktu tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut :

  • Penerbitan Surat Tegoran sebagai awal tindakan pelaksanaan penagihan pajak dikeluarkan segera setelah 7 (tujuh) hari sejak saat jatuh tempo pembayaran dari jumlah pajak yang masih harus dibayar dalam STP;

  • Apabila Surat Tegoran tidak dipenuhi oleh Wajib Pajak/Penanggung Pajak, maka diterbitkan Surat Paksa. Jangka waktu penerbitan Surat Paksa paling lambat 21 hari sejak tanggal Pengeluaran Surat Tegoran.

  • Surat Paksa memuat perintah kepada Wajib Pajak/Penanggung Pajak untuk melunasi hutang pajaknya dalam waktu 1 x 24 jam sejak tanggal pemberitahuan Surat Paksa. Jika dalam jangka waktu tersebut hutang pajak tidak dilunasi oleh Wajib Pajak/Penanggung Pajak maka diterbitkan Surat Perintah Melakukan Penyitaan.

  • Pengajuan permintaan penetapan tanggal dan tempat pelaksanaan lelang dilakukan paling cepat 10 sejak tanggal pelaksanaan penyitaan. Dalam jangka waktu tersebut dilakukan persiapan-persiapan yang menyangkut kelengkapan-kelengkapan :

    -

    dokumen-dokumen piutang pajak (tindakan STP);

    -

    dokumen-dokumen yang menyangkut tindakan pelaksanaan penagihan (Surat Tegoran, Surat Paksa, Surat Perintah Melakukan Penyitaan, Berita Acara Penyitaan dan lain-lain

© PajakOnline.com |  ‹ Dibaca 16673 kali ›


Pencarian Artikel Tax Learning
Kata Kunci :
Match  
AND  
OR  
Topik :  
Cari di :
Judul  
Isi  
 
Hasil per halaman :