Selasa, 29 Juli 2014  

Belajar Perpajakan

Nilai Jual Obyek Pajak Tidak Kena Pajak (NJOPTKP)

A A A 

NILAI JUAL OBYEK PAJAK TIDAK KENA PAJAK 

Apa yang dimaksud dengan Nilai Jual Obyek Pajak Tidak Kena Pajak (NJOPTKP) ? Dan berilah contohnya !

*

Nilai jual obyek pajak diberikan pengurangan yang sering disebut sebagai Nilai Jual Obyek Pajak Tidak Kena Pajak (NJOPTKP) untuk setiap Wajib Pajak adalah maksimum sebesar Rp 12.000.000,- Apabila seorang Wajib Pajak mempunyai 2 (dua) Objek Pajak atau lebih, yang diberikan NJOPTKP hanya obyek yang terbesar (Lihat KMK Nomor.201/KMK.04/2000)

*

Contoh Perhitungan NJOPTKP :

Contoh 1

   
Luas Bangunan : 60 m2   Rp 5.700.000, -
Nilai Jual Tanah dan Bangunan ......    
  Rp 8.000.000,-
    -----------------  (-)
Nilai Jual Obyek Pajak Tidak Kena Pajak (maksimum)    
  Rp  N i h i l
Nilai Jual Obyek Pajak untuk Perhitungan Pajak    

Contoh 2

   
Luas Bangunan : 110 m2   Rp 25.000.000,-
Nilai Jual Tanah dan Bangunan ......   Rp 12.000.000,-
Nilai Jual Obyek Pajak Tidak Kena Pajak   -----------------  (-)
  Rp 13.000.000,-
Nilai Jual Obyek Pajak untuk Perhitungan Pajak    

Contoh 3

   
Luas Bangunan A : 120 m2    
Luas Bangunan B : 70 m2    
Nilai Jual Tanah dan Bangunan (A)   Rp 30.000.000,-
Nilai Jual Obyek Pajak Tidak Kena Pajak   Rp 12.000.000,-
    -----------------  (-)
Nilai Jual Obyek Pajak untuk Perhitungan Pajak (A)  

 

Rp 18.000.000,-

Rp 25.000.000,-

Nilai Jual Tanah dan Bangunan (B)   Rp NIHIL   (0)
Nilai Jual Obyek Pajak Tidak Kena Pajak   Rp 25.000.000,-
Nilai Jual Obyek Pajak untuk Perhitungan Pajak (B)    

 

 

 

 

© PajakOnline.com |  ‹ Dibaca 38892 kali ›


Pencarian Artikel Tax Learning
Kata Kunci :
Match  
AND  
OR  
Topik :  
Cari di :
Judul  
Isi  
 
Hasil per halaman :