Kamis, 21 Juni 2018  

Belajar Perpajakan

Orang Pribadi Sudah Memiliki NPWP

A A A 

Tata Cara Pemanfaatan Fasilitas Sunset Policy Bagi WP PO dan Badan

Bagaimana Wajib Pajak orang pribadi atau badan yang telah memiliki NPWP dapat memanfaatkan Sunset Policy?

Wajib Pajak orang pribadi atau badan yang telah memiliki NPWP dapat memanfaatkan Sunset Policy dengan cara:

  1. Membetulkan SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2006 dan/atau tahun-tahun pajak sebelumnya yang telah disampaikan dengan cara mengisi kembali formulir SPT Tahunan tersebut, apabila menurut Wajib Pajak masih terdapat kekurangan pajak yang harus dibayar.
  2. Melunasi kekurangan pajak yang masih harus dibayar berdasarkan pembetulan SPT Tahunan PPh ke Bank Persepsi atau Bank Devisa Persepsi atau Kantor Pos Persepsi dengan menggunakan Surat Setoran Pajak (SSP).
  3. Menyampaikan pembetulan SPT Tahunan PPh yang dilampiri dengan SSP paling lambat tanggal 31 Desember 2008 ke Kantor Pelayanan Pajak tempat Wajib Pajak terdaftar.


Apakah Wajib Pajak orang pribadi atau badan yang telah memiliki NPWP sebelum tahun 2008 tetapi belum menyampaikan SPT Tahunan PPh dapat memperoleh fasilitas Sunset Policy?

Tentu saja dapat, dengan cara:

  1. Mengisi SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2006 dan tahun-tahun pajak sebelumnya yang belum  disampaikan.
  2. Melunasi pajak yang harus dibayar berdasarkan SPT Tahunan PPh ke Bank Persepsi atau Bank Devisa Persepsi atau Kantor Pos Persepsi dengan menggunakan Surat Setoran Pajak (SSP).
  3. Menyampaikan SPT Tahunan PPh yang dilampiri dengan SSP paling lambat tanggal 31 Desember 2008 ke Kantor Pelayanan Pajak tempat Wajib Pajak terdaftar.

SPT Tahunan PPh Yang Termasuk Dalam Kategori Dapat Memperoleh Fasilitas Sunset Policy

Saya telah menyampaikan SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2006 pada bulan Mei 2008, namun belum mengikuti ketentuan administrasi untuk memperoleh fasilitas Sunset Policy. Apakah saya masih dapat memanfaatkan fasilitas Sunset Policy atas SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2006 yang disampaikan pada bulan Mei 2008?

Saudara masih dapat memanfaatkan fasilitas Sunset Policy dengan cara menambahkan tulisan “SPT Berdasarkan Pasal 37A Undang-Undang KUP” di bagian atas tengah SPT Induk dan setiap lampiran SPT Tahunan PPh Saudara. Untuk itu, Saudara agar segera mendatangi KPP tempat Saudara terdaftar dan  memberitahukan bahwa Saudara telah menyampaikan SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2006 pada bulan Mei 2008 dan ingin memanfaatkan fasilitas Sunset Policy. Untuk mempermudah dan mempercepat pelayanan, Saudara agar membawa dan menunjukkan bukti tanda terima penyampaian SPT Tahunan kepada petugas di KPP tersebut.

Saya  telah membetulkan SPT Tahunan PPh tahun pajak 2005 pada bulan Oktober 2007, apakah saya masih boleh membetulkan SPT tahun  pajak 2005 sesuai Sunset Policy?

Boleh, sepanjang masih ada pajak yang masih harus dibayar.

Jika saya telah menyampaikan SPT Tahunan Tahun Pajak 2007 dan ingin melakukan pembetulan atas SPT tersebut, apakah saya masih bisa memanfaatkan Sunset Policy?

Saudara tidak dapat memanfaatkan Sunset Policy karena fasilitas penghapusan sanksi perpajakan diberikan untuk pembetulan SPT Tahunan Tahun Pajak 2006 dan sebelumnya. Namun demikian, apabila menurut Saudara SPT Tahunan tahun pajak 2007 yang telah disampaikan masih terdapat kesalahan yang harus dibetulkan, Saudara tetap dapat melakukan pembetulan SPT dan apabila masih terdapat kekurangan pembayaran pajak tetap dikenai sanksi administrasi.

Saya telah menyampaikan SPT dengan status Nihil, apakah saya masih bisa memanfaatkan Sunset Policy?

Saudara masih bisa memanfaatkan Sunset Policy apabila Saudara merasa masih ada pajak yang kurang dibayar dengan cara menyampaikan Pembetulan SPT Tahunan PPh sehingga menjadi kurang bayar dan atas kekurangan pajak tersebut telah Saudara lunasi sebelum pembetulan  SPT disampaikan.

Fasilitas Yang Diperoleh Wajib Pajak OP/Badan Yang Membetulkan SPT Tahunan PPh dalam tahun 2008

Apa yang diperoleh Wajib Pajak orang pribadi atau badan yang melakukan pembetulan SPT Tahunan PPh dalam tahun 2008?

Dalam hal Wajib Pajak orang pribadi atau badan menyampaikan pembetulan SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2006 dan tahun-tahun sebelumnya dalam tahun 2008, maka Wajib Pajak orang pribadi atau badan tersebut memperoleh penghapusan sanksi administrasi berupa bunga sebesar 2% per bulan atas keterlambatan pembayaran pajak yang tidak atau kurang dibayar sebagaimana dinyatakan dalam pembetulan SPT Tahunan PPh yang disampaikan oleh Wajib Pajak.

Ketentuan mengenai fasilitas Sunset Policy tidak berlaku untuk pembetulan SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2007. Dengan demikian, Wajib Pajak orang pribadi atau badan yang menyampaikan pembetulan SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2007 dalam tahun 2008, tetap dikenakan sanksi administrasi perpajakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

Contoh 1 (Bagi Wajib Pajak Orang Pribadi):

Badu sebagai Wajib Pajak orang pribadi (pedagang) telah memperoleh NPWP sejak tahun 2003. Badu telah menyampaikan SPT Tahunan PPh untuk tahun pajak 2003 s.d. 2007 tepat waktu. Pada bulan Juni 2008, Badu menyadari bahwa terdapat penghasilan yang diperoleh dalam tahun 2004 yang belum dilaporkan dalam SPT Tahunan PPh tahun yang bersangkutan. Badu bermaksud memanfaatkan Sunset Policy dengan menyampaikan  pembetulan SPT Tahunan PPh tahun pajak 2004 pada tanggal 27 Agustus 2008. Menurut perhitungan yang dilakukan Badu dalam pembetulan SPT Tahunan PPh ternyata Badu masih harus membayar tambahan pajak sebesar Rp500.000.000,- (lima ratus juta rupiah). Badu membayarnya melalui Bank Persepsi pada tanggal 27 Agustus 2008.

 

Oleh karena Badu memanfaatkan Sunset Policy dengan membetulkan SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2004 dalam tahun 2008, maka Badu memperoleh fasilitas penghapusan sanksi administrasi berupa bunga atas keterlambatan pembayaran pajak yang kurang dibayar mulai dari tanggal 25 Maret 2005 s.d 27 Agustus 2008, yaitu selama 42 bulan dengan perhitungan sebagai berikut:

- Jumlah pajak yang tidak atau kurang dibayar                      Rp 500.000.000

- Sanksi administrasi (2% x 42 bulan x Rp 500.000.000)       Rp 420.000.000

 

Sanksi sebesar Rp 420.000.000 tersebut dihapuskan sehingga Badu hanya wajib melunasi pokok pajaknya sebesar Rp 500.000.000.

 

Apabila Badu juga bermaksud membetulkan SPT Tahunan PPh-nya untuk tahun pajak yang lain, selain tahun pajak 2007, fasilitas penghapusan sanksi administrasi berupa bunga dilakukan dengan perhitungan yang serupa.

 

Contoh 2 (Bagi Wajib Pajak Badan):

PT Mau Sadar sebagai Wajib Pajak Badan telah memperoleh NPWP sejak tahun 2000 dan telah menyampaikan SPT Tahunan PPh untuk tahun pajak 2000 s.d. 2007 tepat waktu. Pada bulan Mei 2008, manajemen PT Mau Sadar menyadari bahwa terdapat penghasilan yang belum dilaporkan dalam SPT Tahunan PPh tahun pajak 2003 dan tahun pajak 2005.

PT Mau Sadar bermaksud memanfaatkan Sunset Policy dengan menyampaikan  pembetulan SPT Tahunan PPh tahun pajak 2003 dan tahun pajak 2005 pada tanggal 29 Agustus 2008. Menurut perhitungan yang dilakukan dalam pembetulan SPT Tahunan PPhnya, ternyata PT Mau Sadar masih harus membayar tambahan pajak untuk tahun pajak 2003 dan 2005 masing-masing sebesar Rp 400.000.000,- (empat ratus juta rupiah) dan Rp 800.000.000,- (delapan ratus juta rupiah). PT Mau Sadar membayar tambahan pajak tersebut melalui Bank Persepsi pada tanggal 29 Agustus 2008.

 

Oleh karena PT Mau Sadar memanfaatkan Sunset Policy dengan membetulkan SPT Tahunan PPh-nya dalam tahun 2008, maka PT Mau Sadar memperoleh fasilitas penghapusan sanksi administrasi berupa bunga atas keterlambatan pembayaran pajak yang kurang dibayar dengan perhitungan sebagai berikut:

Untuk penyampaian pembetulan SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2003:
Mulai tanggal 25 Maret 2004 s.d. 29 Agustus 2008 (2% X 54 bulan X Rp 400 juta) = Rp 432.000.000

Untuk penyampaian pembetulan SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2005:
Mulai tanggal 25 Maret 2006 s.d. 29 Agustus 2008 (2% X 30 bulan X Rp 800 juta) = Rp 480.000.000

 

Sanksi sebesar Rp 912.000.000 (Rp 432.000.000 + Rp 480.000.000) tersebut dihapuskan sehingga PT Mau Sadar hanya wajib melunasi pokok pajaknya sebesar Rp 1,2 miliar (Rp 400.000.000 + Rp 800.000.000).

 

Fasilitas Sunset Policy Bagi WP Yang Sedang Diperiksa dan Disidik

Saat ini saya sedang diperiksa dan pemeriksaan tersebut belum selesai. Dapatkah saya memanfaatkan Sunset Policy?

Saudara dapat memanfaatkan Sunset Policy sekalipun sedang diperiksa dengan syarat petugas Pemeriksa Pajak belum menyampaikan Surat Pemberitahuan Hasil Pemeriksaan (SPHP). Apabila dalam tahun 2008 Saudara membetulkan SPT Tahunan PPh yang sedang dilakukan pemeriksaan tersebut serta membayar seluruh kekurangan pembayaran pajaknya, maka pemeriksaan tersebut dapat dihentikan.


Saya telah diperiksa bukti permulaan, tetapi dari pemeriksaan tersebut tidak ditemukan bukti permulaan tindak pidana di bidang perpajakan. Apakah saya dapat memanfaatkan Sunset Policy?

Saudara masih dapat memanfaatkan fasilitas Sunset Policy dengan cara membetulkan SPT yang mengakibatkan pajak yang terutang menjadi lebih besar. Saudara harus melunasi kekurangan pembayaran pajaknya sebelum Pembetulan SPT tersebut disampaikan.


Saya sedang dilakukan pemeriksaan bukti permulaan, apakah saya bisa memanfaatkan Sunset Policy?

Saudara tidak dapat memanfaatkan Sunset Policy sebelum pemeriksaan bukti permulaan tersebut selesai dilakukan dan tidak terbukti adanya indikasi tindak pidana di bidang perpajakan.


Saya sedang dilakukan penyidikan apakah saya boleh memanfatkan Sunset Policy?

Saudara tidak dapat memanfaatkan Sunset Policy.

 

Saya sedang dilakukan pemeriksaan di Pengadilan apakah saya boleh memanfatkan Sunset Policy?

Saudara tidak dapat memanfaatkan Sunset Policy.

 

Fasilitas Sunset Policy Bagi WP Yang Sedang Mengajukan Keberatan Dan Banding

Apakah saya dapat memanfaatkan Sunset Policy walaupun saya sedang mengajukan keberatan atau banding?

Saudara tidak dapat memanfaatkan Sunset Policy apabila Saudara sedang mengajukan keberatan atau banding, karena Sunset Policy tidak dapat dimanfaatkan atas SPT Tahunan PPh yang telah diterbitkan surat ketetapan pajak.

© PajakOnline.com |  ‹ Dibaca 7189 kali ›

Peraturan Terkait


Pencarian Artikel Tax Learning
Kata Kunci :
Match  
AND  
OR  
Topik :  
Cari di :
Judul  
Isi  
 
Hasil per halaman :