Jumat, 28 April 2017  

Belajar Perpajakan

Sanksi dalam akuntansi

A A A 

1. Sanksi dalam akuntansi

- Secara akuntansi , sanksi bunga dan denda yang ditanggung perusahaan merupakan beban tambahan dalam tahun berjalan. 
- Perusahaan yang melakukan pembelian dan memperoleh sanksi, maka sanksi tersebut tidak boleh dimasukkan ke dalam harga perolehan tetapi diperlakukan sebagai beban tambahan yang bukan bagian dari harga yang seharusnya dibayarkan.

Contoh 1 :

Tanggal 5 Januari 2003, PT Beta membeli 10 unit TaxGuide dari PT MUC dengan total harga Rp 10.000.000,- secara kredit. Apabila PT Beta  melunasi hutang dalam jangka waktu 10 hari sejak tanggal pembelian, PT MUC akan memberikan potongan harga sebesar 10%. Namun, jika PT Beta terlambat melunasi hutangnya, akan dikenakan sanksi sebesar 2% dari harga jual dan tidak mendapat potongan harga. Secara akuntansi , pencatatan sanksi tersebut sbb :
a) Saat pembelian dengan potongan harga 10%
  PPN masukan  Rp      900.000,-  
  Pembelian Rp  10.000.000,-  
 

Utang Dagang

  Rp  9.900.000,-
 

Potongan pembelian

  Rp  1.000.000,-
b) Saat pembelian tanpa potongan harga
  Pembelian Rp 10.000.000,-  
 

PPN masukan

Rp   1.000.000,-  
 

Utang Dagang

  Rp11.000.000,-
c) Saat pelunasan dengan potongan harga
  Utang Dagang Rp 9.900.000,-  
 

Potongan pembelian

Rp 1.000.000,-  
 

Kas

  Rp 10.900.000,-
d) Saat pelunasan apabila dikenakan sanksi 2%
  Utang Dagang Rp 11.000.000,-  
 

Sanksi keterlambatan

Rp     200.000,-  
 

Kas

  Rp 11.200.000,-

 

Pada sisi penjual, denda yang dikenakan terhadap pembeli merupakan penghasilan tambahan. Namun, berdasarkan surat Dirjen Pajak, sanksi keterlambatan tersebut bukan objek PPN. Pencatatan transaksi tersebut bagi PT MUC sbb :
a) Saat penjualan
  Piutang dagang Rp 10.000.000,-  
  Potongan penjualan Rp   1.000.000,-  
 

PPN keluaran

  Rp  1.000.000,-
 

Penjualan

  Rp 10.000.000,-
b) Saat penerimaan pembayaran
  Kas Rp 10.000.000,-  
 

Piutang dagang

  Rp 10.000.000,-
c) Saat penerimaan apabila pembeli memperoleh sanksi 2%
  Kas Rp 11.200.000,-  
 

Piutang dagang

  Rp 11.000.000,-
 

Sanksi keterlambatan

  Rp     200.000,-

2. Sanksi administrasi perpajakan

- Sanksi administrasi berupa bunga, denda, dan kenaikan serta sanksi pidana berupa denda yang berkenaan dengan pelaksanaan perundang-undangan di bidang perpajakan, tidak boleh dibebankan sebagai biaya (non-deductible).
© PajakOnline.com |  ‹ Dibaca 6461 kali ›


Pencarian Artikel Tax Learning
Kata Kunci :
Match  
AND  
OR  
Topik :  
Cari di :
Judul  
Isi  
 
Hasil per halaman :