Jumat, 18 Oktober 2019  

Belajar Perpajakan

Put.00676/PP/A/M.II/15/2002

A A A 

Putusan Pengadilan Pajak Nomor : Put.00676/PP/A/M.II/15/2002

 

Jenis Pajak

:

Pajak Penghasilan Badan

Tahun Pajak

:

1998

Pokok Sengketa

:

Koreksi positif atas biaya promosi yang dilakukan oleh distributor dan direimbursement oleh Pemohon sebesar Rp430.367.389,00

Menurut Terbanding

:

Koreksi dilakukan karena merupakan reimbursement atas pengeluaran yang dilakukan oleh distributor yang berpromosi untuk meningkatkan penjualan dengan cara memberikan hadiah kepada para toko obat, dokter, dan lain-lain.

Pemohon tidak dapat memberikan daftar rincian penerima hadiah dan invoice penjualan yang melebihi target sehingga patut diberi hadiah, dan karenanya biaya tersebut dikoreksi karena merupakan sumbangan yang tidak dapat dibebankan sesuai dengan Pasal 9 ayat (1) huruf g Undang-undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 10 Tahun 1994.

Menurut Pemohon

:

Biaya tersebut adalah biaya promosi untuk meningkatkan penjualan dan karenanya dapat dibebankan sesuai dengan Pasal 6 ayat (1) Undang-undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 10 Tahun 1994.

Pemohon dalam persidangan menyatakan bahwa Pemohon tidak dapat memberikan daftar rincian penerima hadiah karena yang memberikannya kepada mereka adalah distributor, sedangkan Pemohon hanya memberikan penggantian biaya promosi tersebut kepada distributor yang berhasil memenuhi target penjualan tertentu, sehingga Pemohon tidak terkait langsung dengan para penerima hadiah.

Pendapat Majelis

:

Pemohon membuat perjanjian dengan distributor untuk memasarkan produknya dan memberi hak kepada distributor tersebut untuk menyelenggarakan program promosi sendiri, dan biaya promosi tersebut menjadi tanggungan Pemohon sebagai produsen.

Dengan persetujuan Pemohon, distributor dapat memilih program promosinya sendiri yang dapat berbentuk pemberian hadiah atau souvenir, pemberian bonus produk, pemberian diskon, atau cara-cara promosi lainnya kepada toko obat, apotik, dokter, atau pihak lain yang memenuhi target penjualan yang ditentukan.

Biaya yang dikeluarkan untuk pemberian hadiah atau souvenir, bonus produk, diskon, atau lainnya kepada para toko, apotik, atau dokter tersebut, dibayarkan terlebih dahulu oleh distributor berdasarkan tagihan dari toko, apotik, atau dokter dimaksud.

Berdasarkan bukti pembayaran tersebut dan dengan dilampiri bukti tagihan dari toko, apotik, atau dokter, distributor, distributor dapat meminta penggantian biaya atau reimbursement dari Pemohon atas seluruh biaya promosi.

Berdasarkan bukti-bukti yang disampaikan Pemohon dalam persidangan, nyata adanya alur pembayaran biaya promosi dari distributor (sebagai contoh PT AJW – Medan) kepada toko yang menjual produk Pemohon (sebagai contoh UD MS– Medan) berupa diskon 5% (lima persen) bagi UD MS apabila memenuhi target penjualan produk Chiclets - Clorets – Halls dengan harga pabrik sebesar Rp1.920.000,00 per bulan, dalam periode Pebruari – Juni 1998.

Dengan demikian, harga jual yang diberikan kepada UD MS lebih rendah 5% (lima persen) dari harga jual yang seharusnya, dan kekurangan harga jual tersebut menjadi biaya promosi bagi distributor, dan berdasarkan perjanjian yang dibuat antara distributor dengan Pemohon maka distributor berhak meminta penggantian (reimbursement) kepada Pemohon.

Dengan melampirkan bukti penjualan kepada UD MS dan Promotion Proposal-nya, PT AJW meminta reimbursement kepada Pemohon atas kekurangan harga jual yang menjadi biaya promosi tersebut, yaitu sebesar Rp288.000,00.

Berdasarkan bukti-bukti tersebut, Majelis berkesimpulan bahwa terdapat cukup bukti yang dapat meyakinkan Majelis bahwa sebesar Rp430.367.389,00 dikeluarkan untuk biaya promosi dalam rangka meningkatkan penjualan, dan karenanya dapat dibebankan sesuai dengan Pasal 6 Undang-undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 10 Tahun 1994.

Berdasarkan hasil pemeriksaan Majelis terhadap seluruh bukti/dokumen yang ada dalam berkas banding, dan juga terhadap penjelasan dalam persidangan, baik dari Pemohon maupun dari Terbanding, maka Majelis berkesimpulan bahwa koreksi positif atas biaya promosi yang dilakukan oleh distributor dan direimbursement oleh Pemohon sebesar Rp430.367.389,00 tidak dapat dipertahankan.

© PajakOnline.com |  ‹ Dibaca 2536 kali ›


Pencarian Artikel Tax Learning
Kata Kunci :
Match  
AND  
OR  
Topik :  
Cari di :
Judul  
Isi  
 
Hasil per halaman :