Senin, 22 Juli 2019  

Belajar Perpajakan

Put.02302/PP/M.II/15/2004

A A A 

Putusan Pengadilan Pajak Nomor : Put.02302/PP/M.II/15/2004

Jenis Pajak

:

Pajak Penghasilan Badan

Tahun Pajak

:

2000

Pokok Sengketa

:

1.

Koreksi Pendapatan Luar Usaha Atas Rugi Selisih Kurs

2.

Koreksi Atas Kerugian Karena Penjualan/Pengalihan Harta (Selisih Kurs)

1.

Koreksi Pendapatan Luar Usaha Atas Rugi Selisih Kurs

Menurut Terbanding

:

Koreksi pendapatan luar usaha atas rugi selisih kurs berasal dari penghitungan sebagai berikut :

-

Pendapatan Luar Usaha Menurut SPT/WP

US$

3,915,002.81

-

Pendapatan Luar Usaha Menurut Pemeriksa

US$

272,813.79

Koreksi

US$

3,642,189.02

Menurut Pemohon

:

Keberatan atas koreksi tersebut, karena berdasarkan penelitian ulang terhadap perhitungan Terbanding dalam lampiran pemberitahuan hasil pemeriksaan, diketahui bahwa dalam melakukan perhitungan ulang Terbanding melakukan beberapa kesalahan sebagai berikut :

-

Misklasifikasi debet/kredit transaksi dalam akun VAT Input pada tanggal 1 Januari 2000, transaksi tersebut seharusnya dimasukkan dalam kolom debet tetapi Terbanding mengklasifikasikan dalam kolom kredit.

-

Salah input atas beberapa transaksi VAT Input.

-

Tidak lengkap melakukan input transaksi VAT Input di mana total VAT input untuk cogen project berjumlah Rp114.879.361.844,00 terdiri dari Rp1.031.771.206,00 di dalam akun Cogen Dep Misc dan Rp113.847.590.638,00 di dalam akun Cogen Proj Misc yang tidak dihitung oleh Terbanding dalam kertas kerjanya.

Pendapat Majelis

:

Dalam persidangan Pemohon menyerahkan data pendukung berupa : rekapitulasi VAT Input pepriode 1 Januari sampai dengan Desember 2000, rekapitulasi rincian koreksi rugi/laba selisih kurs tahun 2000 berdasarkan general ledger-forex transaction, perhitungan total gain/loss foreign exchange transaction.

Atas data pendukung yang diserahkan Pemohon tersebut, Terbanding setuju untuk melakukan penelitian/penghitungan kembali atas koreksi pendapatan luar usaha atas rugi selisih kurs sebesar US$ 3,642,189.02.

Berdasarkan penelitian ulang atas data pendukung yang diserahkan Pemohon tersebut, Terbanding menyatakan bahwa perhitungan pendapatan usaha atas rugi selisih kurs yang dilakukan Pemohon telah benar sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Berdasarkan uraian dan keterangan tersebut di atas, Majelis berkesimpulan bahwa kerugian selisih kurs atas transaksi yang dilakukan Pemohon yang didalamnya melekat Pajak Pertambahan Nilai, maka kerugian selisih kurs tersebut dapat dibiayakan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat (1) Undang-undang Nomor 7 Tahun 1983 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 10 Tahun 1994.

Berdasarkan hal tersebut di atas, Majelis berpendapat bahwa koreksi pendapatan luar usaha atas rugi selisih kurs, tidak dapat dipertahankan.

2.

Koreksi Atas Kerugian Karena Penjualan/Pengalihan Harta (Selisih Kurs)

Menurut Terbanding

:

Koreksi atas kerugian karena penjualan/pengalihan harta (selisih kurs) berasal dari perhitungan sebagai berikut :

-

Koreksi Rugi Selisih Kurs Cfm SPT/WP

US$

272,793.77

-

Koreksi Rugi Selisih Kurs Cfm Pemeriksa

US$

115,416.41

Koreksi

US$

157,377.36

Menurut Pemohon

:

Keberatan atas koreksi tersebut, karena berdasarkan penelitian ulang terhadap perhitungan Terbanding dalam lampiran pemberitahuan hasil pemeriksaan, diketahui bahwa dalam melakukan perhitungan ulang Terbanding melakukan beberapa kesalahan sebagai berikut :

-

Misklasifikasi deber/kredit transaksi dalam akun VAT Input pada tanggal 1 Januari 2000, transaksi tersebut seharusnya dimasukkan dalam kolom debet tetapi Terbanding mengklasifikasikan dalam kolom kredit.

-

Salah input atas beberapa transaksi VAT Input.

-

Tidak lengkep melakukan input transaksi VAT Input di mana total VAT input untuk cogen project berjumlah Rp114.879.361.844,00 terdiri dari Rp1.031.771.206,00 di dalam akun Cogen Dep Misc dan Rp113.847.590.638,00 di dalam akun Cogen Proj Misc yang tidak dihitung oleh Terbanding dalam kertas kerjanya.

Pendapat Majelis

:

Dalam persidangan Pemohon menyerahkan data pendukung berupa rekapitulasi VAT Input pepriode 1 Januari sampai dengan Desember 2000, rekapitulasi rincian koreksi rugi/laba selisih kurs tahun 2000 berdasarkan general ledger-forex transaction, perhitungan total gain/loss foreign exchange transaction.

Atas data pendukung yang diserahkan Pemohon tersebut, Terbanding setuju untuk melakukan penelitian/penghitungan kembali atas koreksi kerugian karena penjualan/pengalihan harta (selisih kurs) sebesar US$ 157,377.36.

Berdasarkan penelitian ulang atas data pendukung yang diserahkan Pemohon tersebut, Terbanding menyatakan bahwa perhitungan atas kerugian karena penjualan/pengalihan harta (selisih kurs) yang dilakukan Pemohon telah benar sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Berdasarkan uraian dan keterangan tersebut di atas, Majelis berkesimpulan bahwa kerugian selisih kurs atas transaksi yang dilakukan Pemohon yang didalamnya melekat Pajak Pertambahan Nilai, maka kerugian selisih kurs tersebut dapat dibiayakan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat (1) Undang-undang Nomor 7 Tahun 1983 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 10 Tahun 1994.

Berdasarkan hal tersebut di atas, Majelis berpendapat bahwa koreksi atas kerugian karena penjualan/pengalihan harta (selisih kurs), tidak dapat dipertahankan.

© PajakOnline.com |  ‹ Dibaca 2494 kali ›


Pencarian Artikel Tax Learning
Kata Kunci :
Match  
AND  
OR  
Topik :  
Cari di :
Judul  
Isi  
 
Hasil per halaman :