Senin, 22 April 2019  

Belajar Perpajakan

Put.00753/PP/A/M.K/12/2002

A A A 

Putusan Pengadilan Pajak Nomor : Put.00753/PP/A/M.K/12/2002

Jenis Pajak

:

Pajak Penghasilan Pasal 23

Tahun Pajak

:

1994

Pokok Sengketa

:

1. Koreksi Biaya Bunga

2. Koreksi Biaya Sewa

1. Koreksi Biaya Bunga

Menurut Terbanding

:

Koreksi dilakukan karena Pemohon kurang melaporkan objek Pajak Penghasilan Pasal 23 berupa biaya sewa ruko yang dikapitalisir ke bangunan di Banjarmasin.

Menurut Pemohon

:

Pada saat itu memang ada rencana untuk menyewa ruko, namun kemudian oleh Pemohon tidak jadi sewa melainkan langsung membeli ruko tersebut sehingga tidak terdapat adanya biaya sewa atas ruko.

Pendapat Majelis

:

Berdasarkan penelitian dokumen yang terdapat di dalam berkas banding Pemohon serta pemeriksaan melalui persidangan diketahui bahwa koreksi Terbanding atas biaya bunga karena terdapat pembayaran bunga kepada perorangan yang belum dilaporkan sebagai objek Pajak Penghasilan Pasal 23.

Kuasa Pemohon di dalam persidangan memperlihatkan kepada Majelis bukti berupa Laporan Keuangan per 31 Desember 1994.

Berdasarkan penelitian Majelis atas Laporan Keuangan per 31 Desember 1994 tersebut nyata bahwa tidak terdapat pos biaya bunga seperti yang dimaksud dalam koreksi Terbanding.

Majelis memberikan kesempatan kepada Terbanding untuk membuktikan bahwa Pemohon ada biaya bunga yang dibayarkan kepada perorangan.

Pejabat yang mewakili Terbanding di dalam persidangan tidak dapat membuktikan kepada Majelis bahwa Pemohon nyata-nyata telah membayar bunga kepada perorangan.

Berdasarkan keterangan dan pembuktian para pihak tersebut di atas, Majelis berkesimpulan bahwa tidak terdapat cukup bukti yang dapat meyakinkan Majelis bahwa Pemohon telah melakukan pembayaran bunga kepada perorangan, karenanya Majelis berpendapat koreksi Terbanding atas biaya bunga harus dibatalkan.

2. Koreksi Biaya Sewa

Menurut Terbanding

:

Koreksi dilakukan karena Pemohon kurang melaporkan objek Pajak Penghasilan Pasal 23 berupa biaya sewa ruko yang dikapitalisir ke bangunan di Banjarmasin.

Menurut Pemohon

:

Pemohon di dalam persidangan menyatakan tidak setuju dengan koreksi Terbanding atas biaya sewa.

Saat itu memang ada rencana untuk menyewa ruko, namun kemudian oleh Pemohon tidak jadi sewa melainkan langsung membeli atas ruko tersebut sehingga tidak terdapat adanya biaya sewa atas ruko bagi Pemohon.

Pendapat Majelis

:

Berdasarkan penelitian dokumen yang terdapat di dalam berkas banding Pemohon serta pemeriksaan melalui persidangan diketahui bahwa Terbanding melakukan koreksi atas biaya sewa ruko dengan alasan biaya sewa ruko tersebut dikapitalisir ke bangunan di Banjarmasin dan belum dilaporkan sebagai objek Pajak Penghasilan Pasal 23.

Pemohon di dalam persidangan memperlihatkan kepada Majelis bukti berupa Laporan Keuangan per 31 Desember 1994.

Berdasarkan penelitian Majelis atas Laporan Keuangan per 31 Desember 1994 tersebut nyata bahwa tidak terdapat biaya sewa atas ruko yang dikapitalisir ke bangunan di Banjarmasin seperti yang dimaksud dalam koreksi Terbanding.

Majelis memberikan kesempatan kepada Terbanding untuk membuktikan bahwa pada Pemohon terdapat biaya sewa ruko yang dikapitalisir ke bangunan di Banjarmasin.

Terbanding di dalam persidangan tidak dapat membuktikan kepada Majelis bahwa Pemohon nyata-nyata telah mengkapitalisasikan biaya sewa ruko ke bangunan di Banjarmasin.

Berdasarkan keterangan dan pembukitan para pihak tersebut di atas, Majelis berkesimpulan bahwa tidak terdapat cukup bukti yang dapat meyakinkan Majelis bahwa Pemohon telah melakukan kapitalisasi biaya sewa ruko ke bangunan di Banjarmasin, karenanya Majelis berpendapat koreksi Terbanding atas biaya sewa harus dibatalkan.

© PajakOnline.com |  ‹ Dibaca 2277 kali ›


Pencarian Artikel Tax Learning
Kata Kunci :
Match  
AND  
OR  
Topik :  
Cari di :
Judul  
Isi  
 
Hasil per halaman :