Jumat, 22 Agustus 2014  

Belajar Perpajakan

Dokumen yang dilampirkan ke dalam SPT Tahunan

A A A 

Dokumen apa saja yang harus dilampirkan dalam Surat Pemberitahuan?

Dokumen yang harus dilampirkan dalam Surat Pemberitahuan (KEP - 214/PJ./2001)

  1. SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Badan

    -

    Neraca dan Laporan laba rugi Tahun Pajak yang bersangkutan beserta rekonsiliasi laba rugi fiskal.

    -

    Daftar penghitungan penyusutan dan atau amortisasi fiskal.

    -

    Penghitungan kompensasi kerugian dalam hal terdapat sisa kerugian tahun-tahun sebelumnya yang masih dapat dikompensasikan.

    -

    SSP PPh pasal 29 yang seharusnya dalam hal terdapat kekurangan pajak yang terutang

    - Surat Kuasa Khusus, apabila SPT ditandatangani oleh bukan Wajib Pajak.
    - Lampiran-lampiran lainnya yang dianggap perlu untuk menjelaskan penghitungan besarnya PKP atau besarnya PPh Pasal 25.

    -

    Khusus untuk WP Bank, wajib melampirkan daftar debitur yang kreditnya digolongkan kurang lancar, diragukan dan macet. (SE - 08/PJ.42/2002)


  2. SPT Tahunan PPh wajib Pajak Orang Pribadi yang menyelenggarakan pembukuan

    -

    Neraca dan Laporan Laba Rugi tahun yang bersangkutan beserta rekonsiliasi fiskal

    -

    Daftar penghitungan penyusutan dan atau amortisasi fiskal.

    - Penghitungan kompensasi kerugian, dalam hal terdapat sisa kerugian tahun-tahun sebelumnya yang masih dapat dikompensasikan.

    -

    SSP PPh pasal 29 yang seharusnya dalam hal terdapat kekurangan pajak yang terutang, kecuali ada izin untuk mengangsur/menunda pembayaran PPh 29.

    - Surat Kuasa Khusus dalam hal SPT ditandatangani oleh bukan Wajib Pajak, atau Surat Keterangan Kematian dari instansi yang berwenang dalam hal ditandatangani oleh Ahli Waris.

    -

    Fotocopy formulir 1721- A1 dan atau 1721- A2, dalam hal wajib pajak menerima penghasilan sehubungan dengan pekerjaan yang sudah dipotong pajaknya oleh pemberi kerja.

    - Penghitungan PPh terutang oleh masing-masing Wajib Pajak yang kawin dengan perjanjian pemisahan harta dan penghasilan.

    -

    Daftar susunan keluarga yang menjadi tanggungan Wajib Pajak.

    -

    Bukti setoran zakat atas penghasilan yang dibayar WP orang pribadi pemeluk agama Islam kepada badan amil zakat atau lembaga amil zakat yang dibentuk dan disahkan oleh Pemerintah.

    -

    Lampiran-lampiran lainnya yang dianggap perlu untuk menjelaskan penghitungan besarnya PKP atau besarnya PPh Pasal 25.


  3. PT Tahunan PPh wajib Pajak Orang Pribadi yang menyelenggarakan pencatatan

    -

    Jumlah peredaran atau penerimaan bruto setiap bulan selama setahun.

    -

    SSP PPh pasal 29 yang seharusnya dalam hal terdapat kekurangan pajak yang terutang.

    -

    Fotocopy formulir 1721- A1 dan atau 1721 - A2, dalam hal wajib pajak menerima penghasilan sehubungan dengan pekerjaan yang sudah dipotong pajaknya oleh pemberi kerja.

    -

    Daftar susunan keluarga yang menjadi tanggungan Wajib Pajak.


  4. PT Tahunan PPh pasal 21

    -

    SSP PPh pasal 29 yang seharusnya dalam hal terdapat kekurangan pajak yang terutang.

    -

    Laporan Keuangan atas kegiatan kerjasama operasi bagi Wajib Pajak Kerjasama Operasi.

    - Surat Kuasa Khusus dalam hal SPT Tahunnan ditandatangani oleh bukan WP, atau Surat Keterangan Kematian dari Instansi yang berwenang dalam hal WP orang pribadi telah meninggal dunia danSPT Tahunan ditandatangani oleh Ahli Waris.

Bagaimana tata cara pelaporan lampiran 1721-A1 atau 1721-A2 SPT Tahunan Pasal 21 dengan menggunakan media elektronik?

Pelaporan lampiran 1721-A1 atau 1721-A2 SPT Tahunan pasal 21 dengan menggunakan media elekronik.
(KEP - 80/PJ./2002, SE - 81/PJ. /2002)

  • Pemotong PPh Pasal 21 dapat menyampaikan Lampiran 1721-A1 atau 1721-A2 SPT Tahunan PPh Pasal 21 dengan menggunakan media elektronik yang struktur datanya sudah sesuai dengan Lampiran I KEP-80/PJ/2002.
  • Lampiran 1721-A1 atau 1721-A2 SPT Tahunan PPh Pasal 21 yang disampaikan dengan menggunakan media elektronik merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dengan SPT Tahunan PPh Pasal 21
  • Dokumen lainnya selain Lampiran 1721-A1 atau 1721-A2 SPT Tahunan PPh Pasal 21, yang disyaratkan sebagai kelengkapan penyampaian SPT Tahunan PPh Pasal 21 tetap disampaikan dengan menggunakan formulir yan telah ditentukan.
  • Pemotong PPh Pasal 21yang ingin menyampaikan Lampiran 1721-A1 atau 1721-A2 SPT Tahunan PPh Pasal 21 dengan menggunakan media elektronik harus memberitahukan secara tertulis kepada Kepala KPP tempat Pemotong Pajak terdaftar dengan melampirkan fotokopi berita acara pengalihan dokumen yang dilegalisasi oleh pejabat perusahaan yang berwenang menandatangani SPT Tahunan PPh Pasal 21.
© PajakOnline.com |  ‹ Dibaca 27071 kali ›


Pencarian Artikel Tax Learning
Kata Kunci :
Match  
AND  
OR  
Topik :  
Cari di :
Judul  
Isi  
 
Hasil per halaman :