Rabu, 17 Juli 2019  

Belajar Perpajakan

Put.00492/PP/M.VI/13/2002

A A A 

Putusan Pengadilan Pajak Nomor  :  Put.00492/PP/M.VI/13/2002 

Jenis Pajak

:

Pajak Penghasilan Pasal 26

 

 

 

Tahun Pajak

:

2000

 

 

 

Pokok Sengketa

:

Koreksi terhadap Dasar Pengenaan Pajak sebesar Rp1.691.061.349,00

 

 

 

Menurut Terbanding

:

Koreksi dilakukan berdasarkan penelitian pada trial balance audited per 31 Desember 2000 dimana ditemukan adanya biaya yang terhutang PPh Pasal 26 yang belum dibayar di cabang Surabaya.

 

Dari bukti bayar Pajak Pertambahan Nilai tidak dapat dijadikan dasar untuk mempertimbangkan keberatan Pemohon, karena pembayaran Pajak Pertambahan Nilai atas transaksi tersebut dilakukan di Kantor Pelayanan Pajak dimana kantor pusat Pemohon terdaftar, sedangkan Pemohon tidak melakukan pemusatan Pajak Pertambahan Nilai.

 

 

 

Menurut Pemohon

:

Atas pos biaya yang dikoreksi positif oleh Terbanding tersebut sebenarnya adalah merupakan sebagian dari pembayaran jasa teknik, jasa trade mark dan jasa technical advisory yang dilakukan oleh PT. GCI di Bekasi, yang dibebankan kepada cabang Surabaya.

 

Adapun maksud pembebanan tersebut adalah agar pihak manajemen dapat mengetahui secara jelas performance dari masing-masing cabang.

 

PPh Pasal 26 atas pembayaran jasa teknik, jasa trade mark dan jasa teknik advisory yang dilakukan PT. GCI Indonesia di Bekasi telah dipotong dan disetor ke Kas Negara serta dilaporkan di Kantor Pelayanan Pajak PMA I, dalam hal ini Pemohon mempunyai bukti-bukti pendukung.

 

 

 

Pendapat Majelis

:

Dalam persidangan kepada Pemohon diminta untuk memberikan data pendukung yang dapat menjelaskan atas pembayaran serta pembebanan yang dilakukan di Kantor Pusat Pemohon atas Pajak Penghasilan Pasal 26 tahun pajak 2000 yang dikoreksi.

 

Pemohon dalam persidangan memberikan bukti-bukti pendukung antara lain:

 

  1. -          Financial Statements tahun 2000 dan 1999,
  2. -          Suporting statement to profit dan loss,
  3. -          Perhitungan Technical and Trademark Fee tahun 2000,
  4. -          Daftar PPh Pasal 26 tahun 2000,
  5. -          Perhitungan biaya Technical Advisory tahun 2000,
  6. -          Copy Surat Setoran Pajak PPh Pasal 26 tahun 2000,
  7. -          Copy neraca per 31 Desember 2000 PT. GCI cabang Surabaya,
  8. -          General ledger  atas biaya technical fee, technical advisory, dan trademark fee dan
  9. -          Bukti pemotongan PPh Pasal 23 kantor pusat Bekasi,
  10. -          Bukti pemotongan PPh Pasal 26 kantor pusat Bekasi.

 

Berdasarkan bukti-bukti tersebut Terbanding telah melakukan pemeriksaan dan menyatakan pembenaran bahwa telah dilakukan pembayaran atas PPh Pasal 26 melalui Kantor Pusat Bekasi.

 

Dalam sidang Terbanding menyatakan tidak menemukan bukti pemotongan PPh Pasal 26 yang disengketakan terdapat di kantor cabang Surabaya.

 

Berdasarkan hasil penelitian dan pemeriksaan atas data-data dan keterangan yang ada dalam berkas banding serta hasil pemeriksaan dan pembuktian dalam persidangan, Majelis berkesimpulan bahwa memang benar pembayaran jasa teknik, jasa trade mark dan jasa teknik advisory dilakukan oleh Kantor Pusat Bekasi, dan selanjutnya dilakukan pembebanan di kantor cabang.

 

Dengan demikian Majelis berpendapat bahwa koreksi Pajak Penghasilan Pasal 26 tahun 2000 sebesar Rp1.691.061.349,00 di kantor cabang Pemohon di Surabaya  tidak dapat dipertahankan.

 

 

 

 

© PajakOnline.com |  ‹ Dibaca 2419 kali ›


Pencarian Artikel Tax Learning
Kata Kunci :
Match  
AND  
OR  
Topik :  
Cari di :
Judul  
Isi  
 
Hasil per halaman :