Rabu, 17 Juli 2019  

Belajar Perpajakan

Put.00628/PP/A/M.VII/13/2002

A A A 

Putusan Pengadilan Pajak Nomor  :  Put.00628/PP/A/M.VII/13/2002

Jenis Pajak

:

Pajak Penghasilan Pasal 26

 

 

 

Tahun Pajak

:

1998

 

 

 

Pokok Sengketa

:

Koreksi objek Pajak Penghasilan Pasal 26 atas fee konsorsium yang di bayar ke WP luar negeri.

 

 

 

Menurut Terbanding

:

Pembayaran fee konsorsium dikenakannya Pajak Penghasilan Pasal 26 karena CJ Breure adalah wajib pajak luar negeri.

 

 

 

Menurut Pemohon

:

CJ Breure yang dimaksud oleh Terbanding adalah Wajib Pajak Dalam Negeri yang berdomisili di Palembang dan telah melalui time test, sehingga memenuhi persyaratan untuk mempunyai rekening bank di Indonesia.

 

Pembayaran tersebut merupakan reimbursement atas biaya-biaya tiket, hotel, makan yang dikeluarkan oleh CJ Breure sebagai ahli keuangan yang melakukan riset/survey untuk kepentingan Pemohon .

 

Bukti-bukti pendukung pernyataannya tersebut berupa nota-nota atas biaya yang dikeluarkan selama melakukan riset/survey, bukti pengeluaran bank, dan surat dari Pemohon kepada CJ Breure tentang persetujuan pengembalian biaya-biaya, dan memo dari CJ Breure kepada Pemohon tentang penagihan biaya-biaya yang telah dikeluarkannya selama melakukan riset/survey.

 

Pembayaran kepada CJ Breure tersebut bukan merupakan pembayaran fee konsorsium karena pembayaran tersebut dilakukan kepada perseorangan (=CJ Breure) tidak terdapat jasa maupun biaya operasional yang dapat dikategorikan sebagai objek Pajak Penghasilan Pasal 26 sebagaimana dimaksud Terbanding yang dilakukan oleh CJ Breure, ditambahkan Pemohon bahwa riset yang dilakukan pada akhirnya tidak disetujui oleh perusahaan, namun atas biaya-biaya yang telah dikeluarkan oleh CJ Breure Pemohon harus melakukan penggantian (reimbursemen).

 

 

 

Pendapat Majelis

:

CJ Breure merupakan pihak yang ditunjuk oleh AA Group (grup perusahaan Pemohon) untuk melakukan riset perkebunan untuk AA Group, dan atas biaya-biaya yang dikeluarkan selama melakukan riset Pemohon berjanji untuk melakukan penggantian (reimbursemen).

 

CJ Breure Wajib Pajak dalam Negeri beralamat di Jl. Beliton 3, Palembang,  pembayaran atas reimbursemen dilakukan kepada CJ Breure dengan rekening koran pada bank di Indonesia, yaitu ABN-AMRO Bank, Jl. Ir. H Djuanda 23-24, Jakarta, nomor account: 55.11.364.

 

Nota-nota atas biaya yang dikeluarkan oleh CJ Breure merupakan biaya atas hotel, tiket, dan akomodasi serta operasional lainnya yang dikeluarkan selama melakukan riset yang dilakukan pada bulan Mei 1998.

 

Pembayaran tersebut nyata-nyata dilakukan kepada CJ Breure sebagai orang pribadi, bukan kepada Badan Usaha.

 

Ketentuan Pasal  26 Undang-undang  Nomor 7 Tahun 1983 s.t.d.d Undang-undang Nomor 10 Tahun 1994 mengatur:

 

  1. 1.      Atas penghasilan tersebut di bawah ini, dengan nama dan dalam bentuk apapun, yang dibayarkan atau yang terutang oleh badan pemerintah, Subjek Pajak dalam negeri, penyelenggara kegiatan, bentuk usaha tetap, atau perwakilan perusahaan luar negeri lainnya kepada wajib Pajak luar negeri selain bentuk usaha tetap di Indonesia, dipotong pajak sebesar 20% (dua puluh persen) dari jumlah bruto oleh pihak yang wajib membayarkan:

 

  1. dividen.
  2. bunga, termasuk premium, diskonto, dan imbalan sehubungan dengan jaminan  pengembalian utang.
  3. royalti, sewa, dan penghasilan lain sehubungan dengan penggunaan harta.
  4. imbalan sehubungan dengan jasa, pekerjaan, dan kegiatan.
  5. hadiah dan penghargaan.
  6. pensiun dan pembayaran berkala lainnya.

 

Pembayaran kepada CJ Breure nyata-nyata bukan merupakan pembayaran yang dapat diklasifikasikan sebagai objek Pajak Penghasilan Pasal 26 Undang-undang Nomor 10 Tahun 1994, namun merupakan pembayaran sebagai reimbursement atas biaya-biaya yang telah dikeluarkan oleh CJ Breure selama melakukan riset untuk kepentingan Pemohon, oleh karenanya bukan merupakan pembayaran fee konsorsium yang dibayarkan kepada CJ Breure sebagai Wajib Pajak Luar Negeri sebagaimana dugaan Terbanding.

 

Karenanya Majelis berkesimpulan koreksi Terbanding atas objek Pajak Penghasilan Pasal 26 berupa fee konsorsium tidak dapat dipertahankan.

 

 

 

 

© PajakOnline.com |  ‹ Dibaca 2205 kali ›


Pencarian Artikel Tax Learning
Kata Kunci :
Match  
AND  
OR  
Topik :  
Cari di :
Judul  
Isi  
 
Hasil per halaman :