Jumat, 18 Oktober 2019  

Belajar Perpajakan

Put.04685/BPSP/M.VII/13/2001

A A A 

Putusan Pengadilan Pajak Nomor  :  Put.04685/BPSP/M.VII/13/2001

Jenis Pajak

:

Pajak Penghasilan Pasal 26

 

 

 

Tahun Pajak

:

1998

 

 

 

Pokok Sengketa

:

Koreksi objek Pajak Penghasilan Pasal 26  berupa pembayaran jasa design

 

 

 

Menurut Terbanding

:

Koreksi dilakukan karena adanya pembayaran yang dilakukan Pemohon atas jasa design kepada Pou Chen Corporation yang berdomisili di Taiwan, namun Pemohon tidak memotong Pajak Penghasilan Pasal 26 dengan alasan Pou Chen Corporation tidak mempunyai Bentuk Usaha Tetap (BUT) di Indonesia.

 

Terbanding tidak dapat meyakini bahwa Pou Chen Corporation tidak mempunyai Bentuk Usaha Tetap (BUT) di Indonesia karena dari data yang ada telah dilakukan pemeriksaan terhadap PT Pou Chen Indonesia yang bergerak di bidang usaha pembuatan sepatu dan hampir seluruh dewan komisaris dan direksi PT Pou Chen Indonesia beralamat di Taiwan.

 

Berdasarkan data tersebut Terbanding meyakini bahwa sebenarnya terdapat hubungan antara Pou Chen Corporation dengan PT Pou Chen Indonesia, tetapi untuk menghindari pengenaan objek PPh Pasal 26 Pemohon memanfaatkan ketentuan P3B.

 

 

 

Menurut Pemohon

:

Terbanding menganggap Development Expense Acc. No.710016 sebesar Rp8.136.200.546,00 yang terdapat dalam laporan keuangan tahun 1998 sebagai pembebanan untuk keperluan tenaga ahli asing dengan status subjek pajak luar negeri.

 

Development Expense tersebut merupakan pembayaran atas jasa design (design moulding) yang dibayarkan oleh Pemohon kepada Pou Chen Corporation yang berdomisili di negara Taiwan dan bukan merupakan pembayaran kepada tenaga ahli.

 

Design moulding yang dipesan berupa gambar/rancangan bagaimana mould tersebut bisa menjadi suatu bentuk yang sempurna baik dari segi ukuran, bentuk dan sebagainya, hasil design dalam bentuk disket tersebut oleh Pou Chen Corporation seluruhnya dikerjakan di Taiwan bukan di Indonesia.

 

 

 

Pendapat Majelis

:

Pembayaran  jasa Pou Chen Corporation di Taiwan berupa jasa design mould dikerjakan seluruhnya di Taiwan dan hasil design tersebut yang dikirim kepada Pemohon di Indonesia, dan sama sekali tidak ada tenaga ahli yang datang ke Indonesia.

 

Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak No.SE-03/PJ.101/1996 tanggal 29 Maret 1996 angka 4 huruf a butir 3 pada pokoknya menegaskan sebagai berikut : “maka perlu ditegaskan bahwa sesuai dengan ketentuan dalam P3B, atas jasa yang dilakukan di luar negeri oleh penduduk negara treaty partner, Indonesia tidak dapat mengenakan Pajak Penghasilan Pasal 26 atas imbalan jasa tersebut”.

 

Pendapat Terbanding yang telah menduga bahwa PT Pou Chen Indonesia merupakan Bentuk Usaha Tetap dari Pou Chen Corporation Taiwan dengan alasan karena banyak dewan komisaris dan pemegang saham PT Pou Chen Indonesia yang beralamat di Taiwan, di samping itu PT Pou Chen Indonesia juga bergerak di bidang usaha pembuatan sepatu, Majelis berkesimpulan bahwa dalam kasus ini dugaan tersebut tidak relevan karena andaikata dugaan itu betul maka yang harus memungut Pajak Penghasilan Pasal 26 adalah BUT PT Pou Chen Indonesia atas laba usaha yang diperoleh BUT di Indonesia, bukan PT Sukses Permata Indonusa (Pemohon).

 

Berdasarkan kesimpulan dan hal-hal tersebut di atas, maka koreksi objek Pajak Penghasilan Pasal 26 atas pembayaran jasa design kepada Pou Chen Corporation Taiwan sebesar Rp8.136.200.546,00 tidak dapat dipertahankan.

 

 

 

 

© PajakOnline.com |  ‹ Dibaca 2446 kali ›


Pencarian Artikel Tax Learning
Kata Kunci :
Match  
AND  
OR  
Topik :  
Cari di :
Judul  
Isi  
 
Hasil per halaman :