Kamis, 19 September 2019  

Belajar Perpajakan

Put.04995/BPSP/M.VII/13/2001

A A A 

Putusan Pengadilan Pajak Nomor  :  Put.04995/BPSP/M.VII/13/2001    

Jenis Pajak

:

Pajak Penghasilan Pasal 26

 

 

 

 

Tahun Pajak

:

1998

 

 

 

 

Pokok Sengketa

:

Koreksi positif objek pajak berupa guarantee fee sebesar Rp1.542.383.208,00

 

 

 

 

Menurut Terbanding

:

Koreksi dilakukan karena ada pembayaran Guarantee Fee ke Kanematsu Corporation sebesar US$ 109,388.88 (= Rp 1.542.383.208,00, dengan kurs 1 US$ = Rp14.100,00) yang telah jatuh tempo pada tanggal 31 Juli 1998 dan harus dibayar Pemohon namun atas pembayaran tersebut belum Pemohon laporkan sebagai objek pajak.

 

 

 

 

Menurut Pemohon

:

Pemohon melakukan pinjaman kepada The Bank of Japan, dan untuk mendapatkan pinjaman tersebut, Pemohon meminta kepada Kanematsu Corporation yang ada di Jepang untuk memberikan jaminan pinjaman dimaksud kepada The Exim Bank of Japan, dan atas jasa penjaminan tersebut Pemohon membayar Guarante Fee kepada Kanematsu Corporation.

 

 

 

 

 

 

Pada bulan Juli 1998 pihak Kanematsu Corporation menyampaikan tagihan (Debet Note No. JB56-584 tanggal 31 Juli 1998) sebesar  US$ 109,388.88 untuk periode jatuh tempo 31 Juli 1998, namun karena Pemohon mengalami kesulitan keuangan sehubungan krisis moneter yang berkepanjangan, maka Pemohon mengajukan penundaan pembayaran Guarante Fee sampai dengan tahun 1999 dan hal ini sudah disepakati oleh Kanematsu Corporation sebagaimana dalam suratnya Nomor:   116 Dept. TJB5 tanggal 20 Agustus 1998 yang memberikan penundaan pembayaran sampai dengan tanggal 31 Januari 1999. Tetapi karena sampai dengan bulan Januari 1999, krisis ekonomi belum berakhir dan kondisi keuangan perusahaan tidak memungkinkan untuk melakukan pembayaran, maka Pemohon kembali meminta perpanjangan waktu sampai dengan bulan Mei 1999 sebagaimana dalam surat Pemohon tertangal 11 Januari 1999.

 

 

 

 

 

 

Pemohon menyatakan telah memperlihatkan bukti surat-menyurat Pemohon kepada pihak Kanematsu Corporation mengenai penundaan pembayaran Guarante Fee tersebut kepada Terbanding namun Terbanding tetap pada pendiriannya untuk mengoreksi Guarante Fee yang telah jatuh tempo pada tanggal 31  Juli 1998 dan Pemohon memperlihatkan kepada Majelis maupun Terbanding bukti :

 

 

 

 

 

 

1.

Debit Note Nomor: JB56-584 tanggal 31 Juli 1998,

 

 

2.

Facimile dari Kanematsu Corporation kepada Masion Group Nomor 116 Dept. TJB5 tanggal 20 Agustus 1998 mengenai persetujuan penundaan pembayaran atas Guarantee Fee yang seharusnya jatuh tempo tanggal 31 Juli 1998,

 

 

3.

Facimile dari Maspion Group kepada Kanematsu Corporation tanggal   11 Januari 1999 mengenai permintaan penundaan ulang atas Guarantee Fee yang jatuh tempo tanggal 31 Juli 1998,

 

 

4.

Facimile dari Maspion Group kepada Kanematsu Corporation tanggal 25 Mei 1999 mengenai kesediaan Pemohon untuk membayar Guarantee Fee yang telah jatuh tempo tanggal 31 Juli 1998,

 

 

 

 

 

 

Pemohon telah memotong, menyetor dan melaporkan dalam Surat Pemberitahuan Pajak Penghasilan Pasal 23/26 dan Pemohon memperlihatkan kepada Majelis maupun Terbanding bukti :

 

 

 

 

 

 

1.

Debit Note Nomor: JE17-722 tanggal 10 Juli 2000,

 

 

2.

Surat Setoran Pajak PPh Pasal 26 untuk  bulan Mei 1999 melalui Bank Maspion Indonesia tanggal 10 Juni 1999 sebesar Rp 60.146.465,00,

 

 

3.

Surat Setoran Pajak PPh Pasal 26 untuk bulan September 2000 melalui Bank Maspion Indonesia tanggal 10 Oktober 2000 sebesar  Rp 27.812.119,00,

 

 

4.

Surat Pemberitahuan  Masa Pasal 23/26 dan Bukti Potong bulan Mei 1999,

 

 

5.

Surat Pemberitahuan Masa Pasal 23/26 dan Bukti Potong bulan September 2000.

 

 

 

 

 

 

Atas permintaan Majelis mengenai bukti yang dapat memperlihatkan bahwa atas pembayaran tersebut tidak diperhitungkan dua kali sebagai kredit pajak, Pemohon menyatakan bahwa bukti-bukti yang diminta tersebut tidak dapat diperlihatkan kepada Majelis maupun Terbanding karena bukti-bukti tersebut sedang dipinjam oleh Pemeriksa dalam rangka pemeriksaan pajak tahun 2000 dan dalam persidangan diperlihatkan bukti tanda terima peminjaman buku-buku, catatan-catatan, dokumen yang berhubungan dengan kegiatan usaha dalam rangka pemeriksaan, dimana dokumen yang diserahkan kepada Pemeriksa berupa :

 

 

1.

Surat Setoran Pajak Pajak Penghasilan  Pasal 23, Pasal 25, Pasl 26 dan Pasal 4 ayat (2) (1 Map),

 

 

2.

Surat Pemberitahuan Masa Pajak Penghasilan  Pasal 21, Pasal 23 (1 Map),

 

 

3.

Bukti potong Pajak Penghasilan  Pasal 23, Pajak Penghasilan  Pasal 22, Fiskal Luar Negeri (1 Map),

 

 

4.

Laporan Keuangan yang telah diaudit,

 

 

5.

Buku Pembelian (1 Odner),

 

 

6.

Buku Biaya (10 Odner),

 

 

7.

Faktur Pembelian (4 Odner),

 

 

8.

Faktur Penjualan (2 Odner),

 

 

9.

Rekening Koran (1 Odner).

 

 

 

 

Pendapat Majelis

:

Atas tagihan Guarante Fee yang jatuh tempo tanggal 31 Juli 1998, yang oleh Pemohon telah diajukan penundaan pembayarannya sampai dengan bulan Mei 1999 telah disetujui oleh pihak Kanematsu Corporation.

 

 

 

 

 

 

Atas tagihan yang seharusnya telah jatuh tempo 31 Juli 1998 (Debet Note No. JB56-584 ) sebesar USD 109,388.88, nyata baru dibayar Pemohon pada tanggal 26 Mei 1999, 70% dari jumlah tagihan yaitu sebesar  USD 68,870.00  (=Rp 541.318.185,00 dengan kurs 1 USD = Rp 7.860,00) dan tanggal 20 September 2000, 30% dari jumlah tagihan yaitu sebesar USD 29,534.99 (=Rp27.812.199,00 dengan kurs 1 USD= Rp 8.475,00) dan atas pembayaran tersebut Pemohon juga telah melaporkannya dalam Surat Pemberitahuan Pajak Penghasilan Pasal 23/26.

 

 

 

 

 

 

Dasar koreksi Terbanding dalam melakukan koreksi terhadap pembayaran Guarante Fee dengan alasan adanya Guarante Fee yang belum dilaporkan sebesar USD 109,388.88 (=Rp 1.542.383.208,00) yang jatuh tempo tanggal 31 Juli 1998 adalah tidak terbukti, atas pembayaran Guarante Fee USD 109,388.88 (=Rp 1.542.383.208,00) pada tahun 1999 dan tahun 2000 tersebut, Pemohon telah memotong Pajak Penghasilan  Pasal 23nya, menyetor dan melaporkan dalam Surat Pemberitahuan Masa Pajak Penghasilan Pasal 23/26 sehingga koreksi Terbanding sebesar Rp 1.542.383.208,00 tidak dapat dipertahankan.

 

 

 

 

 

© PajakOnline.com |  ‹ Dibaca 2456 kali ›


Pencarian Artikel Tax Learning
Kata Kunci :
Match  
AND  
OR  
Topik :  
Cari di :
Judul  
Isi  
 
Hasil per halaman :