Jumat, 18 Oktober 2019  

Belajar Perpajakan

Put.00269/PP/A/M.VI/16/2002

A A A 

          Putusan Pengadilan Pajak Nomor  :  Put.00269/PP/A/M.VI/16/2002

Jenis Pajak

:

Pajak Pertambahan Nilai

 

 

 

Masa/Tahun Pajak

:

Januari s.d. Desember 1999

 

 

 

Pokok Sengketa

:

Koreksi Dasar Pengenaan Pajak Pajak Pertambahan Nilai Berupa Barang Rusak Yang Dimusnahkan

 

 

 

Menurut Terbanding

:

Koreksi Dasar Pengenaan Pajak  Pajak Pertambahan Nilai atas penyerahan barang bekas berupa botol dan krat. Pada waktu pemeriksaan, Pemohon tidak dapat menunjukkan bukti berupa berita acara pemusnahan barang bekas.

 

Dalam proses penyelesaian keberatan, Pemohon memberikan data tambahan berupa fotocopy berita acara pemusnahan botol bekas, krat bekas dan bahan baku yang rusak.

 

Pemohon meminjamkan asli berita acara pemusnahan botol bekas, krat bekas dan bahan baku rusak selama tahun tersebut di atas, sebanyak 9 lembar.

 

Dari penelitian atas asli berita acara tersebut diketahui bahwa  pihak kepolisian (sebagai saksi dari pihak luar perusahaan) baru membubuhkan tanda tangan pada tanggal 31 Mei 2001 (tanggal tersebut dihapus/ditimpa dengan tip-ex), padahal seluruh berita acara tersebut dibuat pada tahun  1999. Dengan demikian berita acara pemusnahan tersebut diragukan kebenarannya.

 

 

 

Menurut Pemohon

:

Pada saat pemeriksaan telah Pemohon ungkapkan ketidaksetujuan Pemohon karena berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 1994 Pasal 28 ayat (2) disebutkan  “atas barang kena pajak yang musnah atau rusak sehingga tidak dapat digunakan lagi baik karena bencana alam ataupun karena sebab lain diluar kekuasaan pengusaha kena pajak, tidak mengakibatkan harus dilakukan penyesuaian pajak yang telah dikreditkan atau yang telah dibebankan sebagai biaya untuk perolehan barang kena pajak yang musnah atau rusak tersebut”. Oleh sebab itu Pemohon mohon agar koreksi tersebut dapat dibatalkan.

 

 

 

Pendapat Majelis

:

Koreksi bersumber dari 20 Berita Acara Pemusnahan Barang, dimana 11 Berita Acara Pemusnahan ditandatangani internal perusahaan dan 9 Berita Acara Pemusnahan ditandatangani oleh kelurahan setempat.

 

Setelah diadakan pemeriksaan lebih lanjut diketahui adanya kesalahan, oleh Pemohon berita acara tersebut dimintakan tandatangan ke Kepolisian, oleh Pemohon tanggal yang tercantum ditipp-ex.

 

Hasil penelitian Majelis atas berita acara asli yang dikemukakan oleh Pemohon tanggal yang ditipp-ex adalah tanggal 31 Mei 2002.

 

Koreksi atas penjualan yang tidak dilaporkan, koreksi didasarkan kepada  buku besar, buku kas dan faktur pajak.

 

Pada saat proses keberatan alasan koreksi adalah karena Berita Acara  Pemusnahan tidak sah karena tanggal berita acara tersebut telah di tipp-ex oleh Pemohon.

 

Dalam sidang Majelis mempertanyakan tentang keabsahan suatu berita acara penghancuran barang apakah harus ditandatangni oleh kepolisian.

 

Tidak terdapat peraturan yang mengharuskan Berita Acara Pemusnahan Barang harus ditandatangani oleh kepolisian, tetapi menurut Terbanding Berita Acara Pemusnahan pada hakekatnya harus di saksikan oleh kepolisian karena jika terjadi sesuatu hal misalnya terjadi kehilangan barang maka harus berhubungan dengan pihak kepolisian juga.

 

Menurut Pemohon Berita Acara Pemusnahan Barang sudah cukup disaksikan oleh pihak kelurahan dan disamping hal tersebut pemusnahan barang tersebut juga disaksikan oleh pejabat Pemohon sendiri.

 

Berdasarkan pemeriksaan dalam sidang dan penelitian terhadap berkas banding dan data-data yang diserahkan Pemohon Majelis berpendapat bahwa  suatu Berita Acara Pemusnahan Barang telah sah walaupun hanya ditandatangani oleh aparat pemerintah setempat (kelurahan) dan pegawai Pemohon tanpa ditandatangani oleh pihak kepolisian. Hal ini sesuai dengan keterangan Terbanding pada sidang  yang menyatakan tidak ditemukan satu aturan yang mengharuskan Berita Acara Pemusnahan Barang harus ditandatangani oleh pihak kepolisian.

 

Berdasarkan keterangan tersebut diatas maka Majelis berkesimpulan untuk mengabulkan seluruhnya permohon banding Pemohon.

 

 

 

 

 

 

 

 

© PajakOnline.com |  ‹ Dibaca 3539 kali ›


Pencarian Artikel Tax Learning
Kata Kunci :
Match  
AND  
OR  
Topik :  
Cari di :
Judul  
Isi  
 
Hasil per halaman :