Kamis, 20 Juni 2019  

Peraturan Perpajakan

  • 12

Surat Edaran Dirjen Pajak Nomor SE - 12/PJ.5/2001

Ditetapkan tanggal 14 Mei 2001

PENGANTAR KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK NOMOR KEP-511/PJ./2001 TENTANG BENTUK DAN ISI SURAT PEMBERITAHUAN MASA BAGI PEMUNGUT PAJAK PERTAMBAHAN NILAI, KETERANGAN DAN DOKUMEN YANG HARUS DILAMPIRKAN, SERTA BUKU PETUNJUK PENGISIANNYA
Arsip Cari Peraturan Perpajakan Topik: PPN Umum » Surat Edaran Dirjen Pajak » 2001 Topik: Semua PPN » Surat Edaran Dirjen Pajak » 2001 Topik: Semua PPN » Surat Edaran Dirjen Pajak » 2001

	        		       DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
				       DIREKTORAT JENDERAL PAJAK
___________________________________________________________________________________________
											          14 Mei 2001

			          SURAT EDARAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK
				           NOMOR SE - 12/PJ.5/2001

						TENTANG

PERLAKUAN FASILITAS PET SETELAH BERLAKUNYA KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 50/KMK.04/2001

				          DIREKTUR JENDERAL PAJAK,

Sehubungan dengan banyaknya pertanyaan tentang perlakuan fasilitas PET setelah diterbitkannya Keputusan 
Menteri Keuangan Nomor 50/KMK.04/2001 tentang Pencabutan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 
548/KMK.04/1997 tentang Pengenaan Pajak Pertambahan Nilai 0% (nol persen) yang Dipercepat atas Ekspor 
yang Dilakukan oleh Perusahaan Eksportir Tertentu dan Ketentuan-ketentuan Mengenai Proses Restitusinya, 
dengan ini diberikan penegasan sebagai berikut :

1.	Sesuai dengan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 50/KMK.04/2001 maka terhitung sejak tanggal 
	1 Pebruari 2001 fasilitas PET sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri Keuangan Nomor 
	548/KM.04/1997 dinyatakan tidak berlaku. Dengan demikian maka atas penyerahan Barang Kena 
	Pajak dan atau Jasa Kena Pajak kepada PKP PET sejak tanggal 1 Pebruari 2001 terutang PPN 
	sebagaimana diatur dalam Pasal 7 Undang-undang Nomor 8 tahun 1983 tentang Pajak Pertambahan 
	Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah sebagaimana telah diubah terakhir 
	dengan Undang-undang Nomor 18 Tahun 2000.

2.	Atas Penyerahan Barang Kena Pajak berupa bahan baku dan atau bahan pembantu dan atau Jasa 
	Kena Pajak kepada Pengusaha Kena Pajak Perusahaan Eksportir Tertentu (PKP PET) dalam bulan 
	Januari 2001 yang dipergunakan untuk menghasilkan BKP yang akan diekspor, masih mendapat 
	fasilitas Pajak Pertambahan Nilai 0% (nol persen) dipercepat.

3.	Permohonan restitusi oleh PKP PET dan atau Pengusaha Kena Pajak Pemasok jasa dan atau bahan 
	baku dan atau bahan pembantu kepada PKP PET yang dimasukkan sejak tanggal 1 Pebruari 2001 
	diproses sesuai ketentuan dalam Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-160/PJ./2001 tentang 
	Tata Cara Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak Pertambahan Nilai dan atau Pajak Penjualan 
	Atas Barang Mewah dan Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-05/PJ.33/2001 tanggal 
	28 Pebruari 2001 hal Jangka Waktu Penyelesaian Pengembalian Kelebihan Pajak.

4.	Diinstruksikan kepada para Kepala KPP untuk melakukan penelitian terhadap eks PKP PET sehubungan 
	dengan fasilitas pengenaan PPN 0% (nol persen) dipercepat atas penyerahan Barang Kena Pajak dan 
	atau Jasa Kena Pajak kepada PKP PET. Apabila ternyata ditemukan bahwa Barang Kena Pajak dan 
	atau Jasa Kena Pajak yang dikenakan tarif 0% (nol persen) dipercepat tidak dipergunakan untuk 
	Barang Kena Pajak yang diekspor, agar PPN yang terutang ditagih kembali beserta sanksinya sesuai 
	dengan ketentuan yang berlaku.

Demikian untuk dilaksanakan dan disebarluaskan sebagaimana mestinya.




DIREKTUR JENDERAL,

ttd

HADI POERNOMO
Peraturan Terkait
  • -

Komentar


Kami menerima pertanyaan, komentar tentang Peraturan ini
PajakOnline.com menerima pertanyaan, komentar anda,
kritik, dan pemberitahuan apabila terdapat perubahan status peraturan (direvisi/dicabut)

Jika diperlukan proses edit, maka akan dilakukan oleh redaksi tanpa mengubah arti/tujuan komentar yang bersangkutan.
Kami akan segera mengupdate artikel sesuai dengan peraturan terbaru yang telah berlaku.

© PajakOnline.com |  ‹ Dibaca 458 kali - Dicetak 0 kali ›