Kamis, 20 Juni 2019  

Peraturan Perpajakan

  • 4

Surat Edaran Dirjen Pajak Nomor SE - 04/PJ.51/2002

Ditetapkan tanggal 18 Februari 2002

PERLAKUAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 23 ATAS JASA KONSULTAN DI BIDANG PERIKLANAN
Arsip Cari Peraturan Perpajakan Topik: Pemberian Cuma-Cuma dan Pemakaian Sendiri » Surat Edaran Dirjen Pajak » 2002 Topik: Semua PPN » Surat Edaran Dirjen Pajak » 2002 Topik: Semua PPN » Surat Edaran Dirjen Pajak » 2002

	        		       DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
				       DIREKTORAT JENDERAL PAJAK
___________________________________________________________________________________________
											   18 Februari 2002

			          SURAT EDARAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK
				           NOMOR SE - 04/PJ.51/2002

						TENTANG

            PENGENAAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI DAN PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH ATAS 
	          PEMAKAIAN SENDIRI DAN ATAU PEMBERIAN CUMA-CUMA BARANG KENA PAJAK 
			                     DAN ATAU JASA KENA PAJAK

				          DIREKTUR JENDERAL PAJAK,

Bersama ini disampaikan Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-87/PJ./2002 tanggal 18 Pebruari 2002 
tentang Pengenaan Pajak Pertambahan Nilai Dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah Atas Pemakaian Sendiri 
Dan Atau Pemberian Cuma-cuma Atas Barang Kena Pajak Dan Atau Jasa Kena Pajak.

Beberapa hal yang perlu mendapat perhatian adalah :

1.	Pemakaian sendiri Barang Kena Pajak dan Atau Jasa Kena Pajak dapat digunakan untuk tujuan 
	produktif dan bukan untuk tujuan produktif.

2.	Atas pemakaian sendiri Barang Kena Pajak dan atau Jasa Kena Pajak untuk tujuan produktif tidak 
	terutang Pajak Pertambahan Nilai.

3.	Atas pemakaian sendiri Barang Kena Pajak dan atau Jasa Kena Pajak bukan untuk tujuan produktif 
	terutang Pajak Pertambahan Nilai dan harus diterbitkan Faktur Pajak. Pajak Pertambahan Nilai yang 
	tercantum dalam Faktur Pajak merupakan Pajak Keluaran dan sekaligus merupakan Pajak Masukan 
	yang tidak dapat dikreditkan.

4.	Atas pemberian cuma-cuma Barang Kena Pajak baik yang dilakukan secara tersendiri atau menyatu 
	dengan barang yang dijual serta atas pemberian cuma-cuma Jasa Kena Pajak terutang Pajak 
	Pertambahan Nilai dan harus diterbitkan Faktur Pajak. Pajak Pertambahan Nilai yang terutang harus 
	dipungut dan dibayar sendiri oleh Pengusaha Kena Pajak yang bersangkutan dan merupakan Pajak 
	Keluaran.

5.	Atas pemakaian sendiri dan atau pemberitahuan cuma-cuma Barang Kena Pajak produksi sendiri yang 
	tergolong mewah juga dikenakan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah.

6.	Pajak Pertambahan Nilai yang dibayar oleh Pengusaha Kena Pajak atas perolehan Barang Kena Pajak 
	dan atau Jasa Kena Pajak yang digunakan untuk menghasilkan Barang Kena Pajak dan atau Jasa 
	Kena Pajak yang digunakan untuk pemakaian sendiri dan atau pemberian cuma-cuma atau atas 
	perolehan Barang Kena Pajak yang kemudian dipakai sendiri oleh Pengusaha Kena Pajak atau 
	diberikan cuma-cuma merupakan Pajak Masukan yang dapat dikreditkan sepanjang memenuhi 
	persyaratan sebagaimana ditetapkan dalam ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

7.	Pajak Pertambahan Nilai yang telah dipungut dan disetor atas pemberian cuma-cuma Barang Kena 
	Pajak dan atau Jasa Kena Pajak, dapat dikreditkan oleh Pengusaha Kena Pajak penerima Barang 
	Kena Pajak dan atau Jasa Kena Pajak sepanjang memenuhi persyaratan sebagaimana ditetapkan 
	dalam ketentuan perundangan yang berlaku.

8.	Besarnya Dasar Pengenaan Pajak Pertambahan Nilai yang dicantumkan dalam Faktur Pajak atas 
	pemakaian sendiri dan atau pemberian cuma-cuma adalah Harga Jual atau Penggantian setelah 
	dikurangi laba kotor.

9.	Contoh pemakaian sendiri dan atau pemberian cuma-cuma dapat dilihat dalam Lampiran Surat Edaran 
	Direktur Jenderal Pajak ini.

10.	Pada saat Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-87/PJ./2002 tanggal 18 Pebruari 2002 
	tentang Pengenaan Pajak Pertambahan Nilai Dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah Atas Pemakaian 
	Sendiri Dan Atau Pemberian Cuma-cuma Barang Kena Pajak dan atau Jasa Kena Pajak mulai berlaku, 
	Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-09/PJ.3/1985 tanggal 30 Januari 1985 tentang 
	Pemakaian Sendiri Dan Pemberian Cuma-cuma serta ketentuan lainnya yang bertentangan dengan 
	Keputusan Direktur Pajak ini, dinyatakan tidak berlaku.

Demikian untuk diketahui dan dilaksanakan sebaik-baiknya.




DIREKTUR JENDERAL,

ttd

HADI POERNOMO
Peraturan Terkait
  • -

Historis Peraturan
  • -

Komentar



© PajakOnline.com |  ‹ Dibaca 1718 kali - Dicetak 0 kali ›