Sabtu, 14 Desember 2019  

Peraturan Perpajakan

  • 116

Keputusan Menteri Keuangan Nomor 116/KMK.05/2008

Ditetapkan tanggal 19 Mei 2008

PENETAPAN NILAI KEKAYAAN NEGARA BERUPA ASET PROPERTI YANG BERASAL DARI BADAN PENYEHATAN PERBANKAN NASIONAL YANG DIKELOLA OLEH PT PERUSAHAAN PENGELOLA ASET (PERSERO)
Arsip Cari Peraturan Perpajakan Topik: Barang Kena Pajak/Jasa Kena Pajak » Keputusan Menteri Keuangan » 2008

			  KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
					NOMOR 116/KMK.05/2008

						TENTANG

		PENETAPAN NILAI KEKAYAAN NEGARA BERUPA ASET PROPERTI YANG BERASAL
		     DARI BADAN PENYEHATAN PERBANKAN NASIONAL YANG DIKELOLA OLEH
				PT PERUSAHAAN PENGELOLA ASET (PERSERO)
 
				  MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang :

a. 	bahwa dengan berakhirnya tugas dan dibubarkannya Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), 
	segala kekayaan BPPN menjadi kekayaan Negara yang dikelola oleh Menteri Keuangan;
b. 	bahwa kekayaan Negara yang berasal dari BPPN yang tidak terkait perkara telah diserahkelolakan oleh 
	Menteri Keuangan kepada PT Perusahaan Pengelola Aset (PT PPA) (Persero);
c. 	bahwa dalam rangka pengelolaan kekayaan Negara kepada PT PPA (Persero) sebagaimana dimaksud 
	dalam huruf b, perlu ditetapkan Nilai Kekayaan Negara sebagai penyesuaian Nilai Aset sebagaimana 
	dimaksud dalam Pasal 4.2 Perjanjian Pengelolaan Aset tanggal 24 Maret 2004 antara Menteri Keuangan 
	Republik Indonesia dan PT PPA (Persero);
d. 	bahwa dalam rangka pengelolaan kekayaan Negara sebagaimana dimaksud dalam huruf b, dipandang 
	perlu melakukan pemeliharaan, pengamanan, peningkatan nilai, penilaian kekayaan Negara yang 
	didasarkan kepada hasil penilaian yang dilakukan penilai independen;
e. 	bahwa dalam rangka penilai oleh penilai independen sebagaimana dimaksud dalam huruf d, PT PPA 
	(Persero) telah menunjuk PT Penilai Arta Sedaya, PT Dian Andilta Utama, PT Satyatama Grahatara, 
	PT Wilson Properti Advisindo dan PT Ujatek Baru selaku penilai independen yang hasilnya telah 
	disampaikan kepada Menteri Keuangan dengan Surat Direktur PT PPA (Persero) 
	Nomor: S-108/PPA/DU/0108 tanggal 22 Januari 2008, Nomor: S-1083/PPA/DU/0408 tanggal 
	29 April 2008, dan Nomor: 1242/PPA/DU/0508 tanggal 07 Mei 2008;
f. 	bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, huruf b, huruf c, huruf d, dan 
	huruf e, perlu menetapkan Keputusan Menteri Keuangan tentang Penetapan Nilai Kekayaan Negara 
	Berupa Aset Properti Yang Berasal dari BPPN Yang Dikelola oleh PT PPA (Persero).

Mengingat :

1. 	Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 1999 tentang Badan Penyehatan Perbankan Nasional (Lembaran 
	Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 30, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia 
	Nomor 3814) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 47 
	Tahun 2001 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2001 Nomor 71, Tambahan Lembaran Negara 
	Republik Indonesia Nomor 4102);
2. 	Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pendirian Perusahaan Perseroan (Persero) 
	di Bidang Pengelolaan Aset (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 23);
3. 	Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah 
	(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 20);
4. 	Keputusan Presiden Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pengakhiran Tugas dan Pembubaran Badan 
	Penyehatan Perbankan Nasional;
5. 	Keputusan Presiden Nomor 20/P Tahun 2005;
6. 	Peraturan Menteri Keuangan Nomor 32/PMK.06/2006 tentang Pengelolaan Kekayaan Negara Yang 
	Berasal dari Badan Penyehatan Perbankan Nasional Oleh PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero).

Memperhatikan :

1. 	Hasil Rapat Kerja Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dengan Menteri Keuangan 
	tanggal 27 Juni 2006;
2. 	Perjanjian Pengelolaan Aset tanggal 24 Maret 2004 antara Menteri Keuangan dengan PT PPA (Persero) 
	berikut perubahan-perubahannya;


					       MEMUTUSKAN :

Menetapkan :

KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN TENTANG PENETAPAN HARGA DASAR PENJUALAN KEKAYAAN NEGARA BERUPA 
ASET PROPERTI YANG BERASAL DARI BADAN PENYEHATAN PERBANKAN NASIONAL (BPPN) YANG DIKELOLA 
OLEH PT PERUSAHAAN PENGELOLA ASET (PERSERO).


PERTAMA :

1. 	menetapkan harga dasar penjualan kekayaan Negara yang berasal dari BPPN berupa aset properti yang 
	dikelola oleh PT PPA (Persero) dengan menggunakan nilai tertinggi dari dua nilai yaitu nilai pasar 
	sebagaimana hasil penilaian yang dilakukan oleh penilai independen atau Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).
2. 	Untuk aset properti yang memiliki NJOP kurang dari atau sama dengan Rp 15.000.000, (lima belas juta 
	rupiah) ditetapkan harga dasar penjualannya sebesar NJOP.


KEDUA :

Hasil penilaian independen sebagaimana dimaksud dalam diktum PERTAMA angka 1 adalah Nilai Pasar 
sebagaimana tercantum dalam Lampiran Keputusan Menteri Keuangan ini.


KETIGA :

Menetapkan bahwa NJOP sebagaimana dimaksud dalam diktum PERTAMA menggunakan NJOP yang diterbitkan 
Direktorat Jenderal Pajak Departemen Keuangan yang berlaku untuk tahun yang sama dengan saat diterbitkan 
pengumuman penjualan aset properti.


KEEMPAT :

PT PPA (Persero) wajib melakukan penelitian dan pengecekan NJOP sebagaimana dimaksud dalam diktum 
PERTAMA, sebelum dilakukan penjualan aset properti.


KELIMA :

PT PPA (Persero) memberikan laporan secara periodik atas pelaksanaan ketentuan sebagaimana dimaksud 
dalam diktum KEEMPAT dan penggunaannya dalam penjualan aset properti kepada Menteri Keuangan c.q 
Direktur Jenderal Kekayaan Negara.


KEENAM :

Keputusan Menteri Keuangan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.




Ditetapkan di Jakarta
Pada tanggal 19 Mei 2008
MENTERI KEUANGAN

ttd.

SRI MULYANI INDRAWATI 
Peraturan Terkait
  • -

Komentar


Kami menerima pertanyaan, komentar tentang Peraturan ini
PajakOnline.com menerima pertanyaan, komentar anda,
kritik, dan pemberitahuan apabila terdapat perubahan status peraturan (direvisi/dicabut)

Jika diperlukan proses edit, maka akan dilakukan oleh redaksi tanpa mengubah arti/tujuan komentar yang bersangkutan.
Kami akan segera mengupdate artikel sesuai dengan peraturan terbaru yang telah berlaku.

© PajakOnline.com |  ‹ Dibaca 334 kali - Dicetak 0 kali ›