Rabu, 20 Nopember 2019  

Peraturan Perpajakan

  • 227

Keputusan Menteri Tenaga Kerja Nomor KEP.227/MEN/VIII/2009

Ditetapkan tanggal 7 Agustus 2009

HARI-HARI LIBUR NASIONAL DAN CUTI BERSAMA TAHUN 2010
Arsip Cari Peraturan Lainnya Topik: Lain-lain » Keputusan Menteri Tenaga Kerja » 2009 Topik: Semua Peraturan Tambahan » Keputusan Menteri Tenaga Kerja » 2009

KEPUTUSAN MENTERI TENAGA KERJA NOMOR KEP.227/MEN/VIII/2009
HARI-HARI LIBUR NASIONAL DAN CUTI BERSAMA TAHUN 2010
(NOMOR 1 TAHUN 2009, NOMOR SKB/13/M.PAN/8/2009, NOMOR KEP.227/MEN/VIII/2009)


			DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA,
			MENTERI AGAMA, MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI,
			DAN MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang:

1.	bahwa dalam rangka efisiensi dan efektivitas pemanfaatan hari-hari kerja, hari-hari
	libur, dan cuti bersama, dipandang perlu menata pelaksanaan hari-hari libur nasional
	dan mengatur cuti bersama tahun 2010;

2.	bahwa penataan hari-hari libur dan pengaturan cuti bersama tahun 2010
	sebagaimana tersebut pada huruf a menjadi pedoman bagi instansi pemerintah dan
	swasta sehingga dapat meningkatkan efektivitas dan produktivitas kerja;

3.	bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a dan huruf b di
	atas, perlu ditetapkan Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Tenaga Kerja dan
	Transmigrasi, dan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara tentang Hari-hari
	Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2010.

Mengingat:

1.	Keputusan Presiden Nomor 3 Tahun 1983 tentang Perubahan Atas Keputusan
	Presiden Nomor 251 Tahun 1967 tentang Hari-hari Libur sebagaimana telah beberapa
	kali diubah terakhir dengan Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 1971;

2.	Keputusan Presiden Nomor 19 Tahun 2002 tentang Hari Tahun Baru Imlek;

3.	Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2005 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Susunan
	Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Negara Republik Indonesia sebagaimana telah
	beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor
	20 Tahun 2008;

4.	Keputusan Menteri Agama Nomor 331 Tahun 2002 tentang Penetapan Hari Tahun Baru
	Imlek sebagai Hari Libur Nasional.

			MEMUTUSKAN:

Menetapkan:

KESATU	:	Hari-hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2010 adalah sebagaimana
			tersebut dalam lampiran Keputusan ini.

KEDUA		:	Untuk kepentingan pelaksanaan ibadah Hari Raya Idul Fitri dan Hari
			Raya Idul Adha Bagi Umat Islam, maka tanggal 1 Syawal 1431 H dan 10
			Dzulhijjah 1431 H, ditetapkan kemudian dengan Keputusan Menteri Agama.

KETIGA		:	Unit kerja/satuan organisasi yang berfungsi memberikan pelayanan
			langsung kepada masyarakat di tingkat Pusat dan Daerah yang
			mencakup kepentingan masyarakat luas, seperti: rumah
			sakit/puskesmas, unit kerja yang memberikan pelayanan
			telekomunikasi, listrik, air minum, pemadam kebakaran,keamanan dan
			ketertiban, perbankan, perhubungan, perpajakan, bea cukai, dan unit
			kerja pelayanan lainnya yang sejenis agar mengatur penugasan
			pegawai, karyawan, dan pekerja/buruh pada hari-hari libur nasional
			dan cuti bersama yang ditetapkan, sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

KEEMPAT	:	Pelaksanaan cuti bersama sebagaimana dimaksud pada diktum KESATU
			mengurangi hak cuti tahunan pegawai, karyawan dan pekerja/buruh
			sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan ketentuan yang
			berlaku pada masing-masing instansi/lembaga/perusahaan.

KELIMA		:	Pelaksanaan cuti bersama di kalangan dunia usaha sebagaimana
			dimaksud pada diktum KESATU diatur oleh lembaga atau perusahaan
			yang bersangkutan.

KEENAM	:	Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.



Ditetapkan di	:	Jakarta
Pada tanggal	:	7 Agustus 2009

Menteri Agama
ttd,

Muhammad M. Basyuni

Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi
ttd,

Erman Suparno

Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara
ttd,

Taufiq Effendi

Komentar


Kami menerima pertanyaan, komentar tentang Peraturan ini
PajakOnline.com menerima pertanyaan, komentar anda,
kritik, dan pemberitahuan apabila terdapat perubahan status peraturan (direvisi/dicabut)

Jika diperlukan proses edit, maka akan dilakukan oleh redaksi tanpa mengubah arti/tujuan komentar yang bersangkutan.
Kami akan segera mengupdate artikel sesuai dengan peraturan terbaru yang telah berlaku.

© PajakOnline.com |  ‹ Dibaca 844 kali - Dicetak 0 kali ›