TRENDING
SEMA UGM, BEM UI, dan KM ITB Gaungkan “Nestapa Indonesia”, Soroti Demokrasi hingga Transparansi AnggaranBI Dorong Pemda Pakai AI Gali Potensi Pajak DaerahBukan Lagi DJP, Pengawasan Profesi Konsultan Pajak Beralih ke Dirjen Stabilitas dan Pengembangan Sektor KeuanganBI Tahan Suku Bunga 5,75%, Stabilitas Rupiah Jadi PerhatianSebanyak 1.460 Wajib Pajak Terdaftar GloBE, Pengawasan Pajak Minimum Global DiperkuatIKH Pajak Akan Kedaluwarsa? Begini Ketentuan PerpanjangannyaPengajuan IKH Pengadilan Pajak Kini Digital, Verifikasi Maksimal 3 Hari KerjaRUU APBN 2027 Buka Ruang Audit Khusus Restitusi PajakNetflix dan Spotify Tak Otomatis Masuk Mekanisme Baru SPP-TDLNSPP-TDLN Resmi Beroperasi, Transaksi Digital Luar Negeri Masuk Era Baru Pemungutan PPNPemerintah Proyeksikan Tax Ratio 12,3% Tahun IniPemkot Cilegon Apresiasi Wajib PajakLayanan Pembayaran Pajak Buka 24 Jam Online di BanyuwangiPenerimaan Pajak Kanwil DJP Bali Capai Rp11,2 Triliun hingga Agustus 2026Kaltim Berlakukan Pemutihan Pajak Kendaraan sampai 22 NovemberSKSP Masih Diajukan Manual di Pengadilan PajakSEMA UGM, BEM UI, dan KM ITB Gaungkan “Nestapa Indonesia”, Soroti Demokrasi hingga Transparansi AnggaranBI Dorong Pemda Pakai AI Gali Potensi Pajak DaerahBukan Lagi DJP, Pengawasan Profesi Konsultan Pajak Beralih ke Dirjen Stabilitas dan Pengembangan Sektor KeuanganBI Tahan Suku Bunga 5,75%, Stabilitas Rupiah Jadi PerhatianSebanyak 1.460 Wajib Pajak Terdaftar GloBE, Pengawasan Pajak Minimum Global DiperkuatIKH Pajak Akan Kedaluwarsa? Begini Ketentuan PerpanjangannyaPengajuan IKH Pengadilan Pajak Kini Digital, Verifikasi Maksimal 3 Hari KerjaRUU APBN 2027 Buka Ruang Audit Khusus Restitusi PajakNetflix dan Spotify Tak Otomatis Masuk Mekanisme Baru SPP-TDLNSPP-TDLN Resmi Beroperasi, Transaksi Digital Luar Negeri Masuk Era Baru Pemungutan PPNPemerintah Proyeksikan Tax Ratio 12,3% Tahun IniPemkot Cilegon Apresiasi Wajib PajakLayanan Pembayaran Pajak Buka 24 Jam Online di BanyuwangiPenerimaan Pajak Kanwil DJP Bali Capai Rp11,2 Triliun hingga Agustus 2026Kaltim Berlakukan Pemutihan Pajak Kendaraan sampai 22 NovemberSKSP Masih Diajukan Manual di Pengadilan Pajak
PajakOnline
BerandaBerita Pajak
Kalkulator PajakHubungi KamiKebijakan Privasi
← Semua beritaBerita

Pemkab Bima Upayakan Penerimaan Pajak Meningkat

Redaksi PajakOnline · 10 Des 2024, 08.15 WIB · pajakonline.com

PajakOnline | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima melalui Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) menggelar Gebyar Pajak di halaman Kantor Bupati Bima.

Gebyar yang diselenggarakan secara rutin tiap tahun tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Dahlan M.Noer, Kepala Bappenda Ruslan, Kabag Setda dan para Camat, BUMN/BUMD mitra, Kepala Desa dan para juru pungut Pajak.

Wakil Bupati Bima, Dahlan M. Noer mengungkapkan salah satu sumber pendapatan Asli Daerah (PAD) yang paling besar kontribusinya bagi pembangunan daerah adalah pajak daerah.

"Saya mengucapkan terimakasih kepada dinas terkait yaitu Bappenda, Camat, Kades, Mitra Kerja BUMN/BUMD, serta juru pungut atas dukungan, kerja sama serta kerja dalam usaha mencapai target PAD," ungkap Wabup Dahlan Senin (9/12/2024) seperti dilansir RRI.

Wabup Bupati Bima dua periode tersebut berharap kepada jajaran Bappenda agar terus melakukan inovasi untuk memudahkan masyarakat dalam hal membayar pajak.

"Saya juga berharap kepada para Camat dan Kepala Desa agar lebih proaktif dalam menggali beragam potensi pajak di wilayah masing-masing," tambah orang nomor dua di lingkup Pemkab Bima tersebut.

Sementara itu, Kepala Bappenda Ruslan mengatakan, Gebyar Pajak sebagai sarana untuk membangun komunikasi dan kolaborasi yang baik antara pemkab Bima sebagai pengambil kebijakan dengan seluruh pemangku kepentingan.

Seperti wajib pajak, juru pungut pajak, dalam memberikan apresiasi berupa penghargaan tahunan kepada wajib pajak berprestasi.

"Pada tahun anggaran 2024 ditetapkan sebesar Rp 194,4 miliar. Dari angka tersebut sebesar Rp. 28,26 miliar berasal dari pajak daerah, dengan realisasi hingga bulan November 2024 sebesar 15,073, atau 53,33%," ujarnya.

"Salah satu jenis pajak yang menjadi andalan penerimaan PAD adalah PBB P2 dengan target sebesar Rp. 8 milyar dengan realisasi sampai bulan November sebesar Rp 2,2 milyar atau 28,26%," tambah dia.

Gebyar tersebut dimanfaatkan pula oleh Bappenda untuk melakukan pengundian dan membagikan doorprize.