PajakOnline.com—Pemerintah melalui Kementerian Bidang Perekonomian mengajak seluruh pelaku ekonomi, termasuk di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, untuk meningkatan kolaborasi lintas sektor dalam upaya melanjutkan pemulihan ekonomi dari pandemi Covid-19.
“Saya mengajak kita semua untuk memperkuat kerja sama lintas sektor guna mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional, terutama pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata Menko Perekonomian Airlangga Hartartou dalam acara Rapat Kerja Nasional II Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Tahun 2022.
Dalam rilisnya, Menko Airlangga menyampaikan sejumlah kebijakan dan program telah disiapkan Pemerintah dalam rangka mendukung pemulihan industri pariwisata pada tahun 2022, seperti melalui pemberian insentif. Pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk menunjang pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebesar Rp4,55 triliun.
Dukungan prioritas yang menunjang sektor pariwisata juga telah dialokasikan sebesar Rp3,39 triliun, seperti dukungan terhadap G20, Mandalika International Circuit, dan lainnya.
Di sisi lain, Pemerintah juga telah mengupayakan pengembangan travel bubble, baik secara bilateral maupun regional. Kebijakan Travel Bubble Batam-Bintan-Singapura telah diluncurkan dan diujicobakan pada tanggal 24 Januari 2022.
