PajakOnline.com—Berdasarkan Pasal 1 angka 1 Perpu Nomor 1/2000, Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas atau yang biasa disingkat dengan KPBPB merupakan suatu kawasan yang berada dalam wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang terpisah dari daerah pabean sehingga bebas dari pengenaan bea masuk, PPN, PPnBM, cukai.
Pengusaha di area KPBPB yang hendak memanfaatkan fasilitas PPN tidak dipungut harus membuat dokumen Pemberitahuan Perolehan atau Pengeluaran Barang Kena Pajak atau Jasa Kena Pajak (PPBJ) yang dapat dibuat melalui sistem INSW sebelum perolehan BKP/JKP.
Dalam Pasal 1 PMK Nomor 173/2021, PPBJ ialah pemberitahuan perolehan BKP/JKP atau pengeluaran/pemasukan BKP yang bukan penyerahan BKP oleh pengusaha di KPBPB. Terkait pembuatannya, PPBJ harus dibuat paling lama sebelum pemasukan BKP ke KPBPB. PPBJ disampaikan kepada 3 pihak, yakni:
