PajakOnline.com—Biaya operasional adalah biaya yang dikeluarkan dalam melaksanakan kegiatan bisnis. Dalam biaya ini meliputi biaya pengupahan, penjualan, tunjangan karyawan dan kontribusi pensiun, transportasi, amortisasi dan depresiasi, sewa, perbaikan, hingga pajak.
Ketika pencatatan biaya operasional dilakukan, disarankan secara rutin/berkala, utamanya atas biaya-biaya yang tidak memiliki hubungan langsung dengan kegiatan operasional/biaya non operasional. Yang bertujuan untuk pengusaha memperoleh gambaran mengenai perusahaan di masa yang akan datang.
Biaya operasional perusahaan ini menjadi hal yang penting untuk membantu dalam pengukuran kebutuhan biaya perusahaan dan efisiensi manajemen stok yang menjadi tujuan utama pada setiap perusahaan.
Ketika sebuah perusahaan memiliki pengeluaran biaya operasional yang cukup besar daripada perusahaan lain yang sama, hal ini menjadi indikasi perusahaan itu dalam keadaan manajemen stok yang tidak efektif atau buruk. Bisa saja sesudahnya perusahaan itu terjadi kelebihan stok dengan waktu yang dekat juga.
Kerugiannya dalam melihat biaya operasi perusahaan dengan angka yang absolut, bukan rasio. Artinya,biaya tidak bisa menjadi gambaran terhadap sebuah perusahaan itu sendiri. Dengan itu tidak dapat dipakai menjadi patokan antar perusahaan walau dalam industri yang sama.
Tapi, biaya operasional ini memegang peran penting untuk melakukan analisis dengan cara horizontal dalam mengetahui kinerja perusahaan sekarang dilihat dari data masa lalu.
