PajakOnline.com—Indonesia kembali dinobatkan sebagai Negara Paling Dermawan di dunia versi pemeringkat World Giving Index (WGI) 2023, dengan skor indeks 68. Rinciannya yaitu aspek donasi 84 persen, aspek kerelawanan 63 persen, dan aspek membantu orang asing 58 persen. Indonesia sudah mendapatkan penghargaan yang sama selama lima tahun berturut-turut.
“Pencapaian Indonesia terbilang mengejutkan, mengingat sektor filantropi di Indonesia menghadapi tantangan berat sepanjang tahun 2022,” kata Peneliti Filantropi dari Public Interest Research and Advocacy Center (PIRAC) Hamid Abidin dalam keterangan persnya, dikutip hari ini, Rabu (22/11/2023).
Hamid mengungkapkan, terdapat tiga tantangan besar yang memengaruhi sektor filantropi di Indonesia pada 2022. Pertama, menurutnya, kepercayaan masyarakat pasca penyelewengan dana sosial dalam kasus korupsi Aksi Cepat Tanggap (ACT).
“Kedua, belum pulihnya kapasitas menyumbang warga setelah Pandemi Covid-19. Tantangan ketiga, regulasi yang kurang mendukung, bahkan cenderung menghambat kegiatan filantropi di Indonesia,” katanya.
Namun, yang mendorong masih tingginya kedermawanan orang Indonesia adalah kuatnya nilai dan ajaran keagamaan, serta tradisi menyumbang atau berbagi. Lembaga-lembaga filantropi di Indonesia juga gencar melakukan kampanye dan penguatan akuntabilitas, untuk menguatkan kepercayaan masyarakat.
WGI adalah laporan tahunan tentang kedermawanan di seluruh dunia, yang diterbitkan Charities Aid Foundation (CAF). Analisa data untuk laporan WGI 2023 mengacu pada survei terhadap 147.186 responden di berbagai negara sepanjang tahun 2022.
Penilaian dilakukan untuk tiga kategori perilaku penyumbang. Kategorinya adalah menyumbang uang, menyumbang pada orang asing atau tak dikenal, dan partisipasi dalam kerelawanan atau volunterisme.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Indonesia Food Share (IFS) Nuruddin Siraj mengatakan, Indonesia memiliki tradisi luhur budaya bangsa yakni gotong royong, gemar berbagi, dan welas asih (compassion). Kultur masyarakatnya amat bermurah hati dan penuh kasih sayang pada sesamanya.
"Tradisi berbagi ini menjadi identitas dan kebanggaan Bangsa Indonesia. Welas asih artinya juga mencerminkan empati yang kuat, kepedulian yang tulus, serta keinginan yang tumbuh untuk membantu dan meringankan penderitaan mereka yang membutuhkan," kata Nuruddin Siraj.
IFS menyambut positif dan bahagia atas pemeringkatan WGI Tahun 2023 ini yang memposisikan Indonesia sebagai nomor 1 negara paling dermawan sedunia. Indonesia bahkan unggul dari Amerika Serikat, Australia, dan Selandia Baru untuk urusan kedermawanan ini.
Menurut IFS, masyarakat Indonesia dinilai juga memiliki minat dan dukungan yang signifikan berkaitan kegiatan amal dan filantropi. Mereka mendorong penggunaan platform digital yang membantu proses donasi berjalan lebih cepat, aman, mudah, dan amanah.
[caption id="attachment_74705" align="alignnone" width="640"]
Relawan IFS dari Bikers Peduli Kemanusiaan (BPK) dalam kegiatan berbagi paket makanan di jalanan.[/caption]
Berikut ini 10 besar peringkat negara paling dermawan di dunia:
