PajakOnline.com—Deductible expense adalah biaya yang dapat digunakan untuk mendapatkan, menagih, dan memelihara penghasilan guna untuk dapat dikurangkan atas penghasilan kena pajak atau penghasilan brutonya yang akan menjadi pengurangan Wajib Pajak untuk mengetahui jumlah dari penghasilan neto yang akan digunakan sebagai dasar perhitungan PPh.
Namun, tahukan Anda bahwa pada dasarnya tidak semua biaya atau pengeluaran dapat menjadi pengurang penghasilan bruto untuk menghitung penghasilan kena pajak. Biaya-biaya tersebut disebut dengan istilah non deductible expense atau biaya yang tidak dapat dikurangkan dari penghasilan bruto.
Ketentuan dalam kebijakan ini telah diatur dalam peraturan perpajakan yakni Nomor 36 Tahun 2008 UU PPh Pasal 9 ayat 1. Contoh dari non deductible expense adalah asuransi, saham, dividen, sisa hasil koperasi dan lainnya.
Dalam praktiknya, masing-masing negara memiliki kebijakan tersendiri terkait biaya apa saja yang tidak dapat dikurangkan dari penghasilan bruto.
