TRENDING
Kapolri Suyudi Mutasi 88 Perwira, 19 Kapolda BergantiDJP Terbitkan 454.377 SP2DK hingga September 2026PTKP Bisa Naik 2027, DJP Siapkan Strategi Perluas Basis PajakTax Goes to Campus, DJP Banten Tingkatkan Kesadaran Pajak Generasi Muda UPHDJP Terus Kejar Pajak Orang KayaPemajakan Marketplace Dimajukan Jadi 1 Oktober, Begini Alasan DJPHari Ini Sertijab Kapolri Baru dan Pelepasan Listyo SigitKPK Periksa Pegawai Adaro dan Dua Pegawai Pajak, Uang Lebih dari Rp1 Miliar DisitaPMI Manufaktur Indonesia Kembali Ekspansif, Tembus 52,4Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS, Pasar Dibayangi Tekanan GlobalEnam Pihak Ditunjuk Pungut PPN dalam Transaksi Digital Luar NegeriPendaftaran USKP Periode III 2026 Dibuka, Jadi Ujian Mengulang Terakhir Masa TransisiTarif Bunga Sanksi Pajak Oktober 2026 Turun, Ini RinciannyaPemungutan PPh Pasal 22 Marketplace Mulai Dilaksanakan 1 Oktober 2026Pemerintah Mulai Terapkan SPP-TDLNPrabowo Rombak Kabinet Merah Putih, 18 Pejabat Dilantik: Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Pimpin KSPKapolri Suyudi Mutasi 88 Perwira, 19 Kapolda BergantiDJP Terbitkan 454.377 SP2DK hingga September 2026PTKP Bisa Naik 2027, DJP Siapkan Strategi Perluas Basis PajakTax Goes to Campus, DJP Banten Tingkatkan Kesadaran Pajak Generasi Muda UPHDJP Terus Kejar Pajak Orang KayaPemajakan Marketplace Dimajukan Jadi 1 Oktober, Begini Alasan DJPHari Ini Sertijab Kapolri Baru dan Pelepasan Listyo SigitKPK Periksa Pegawai Adaro dan Dua Pegawai Pajak, Uang Lebih dari Rp1 Miliar DisitaPMI Manufaktur Indonesia Kembali Ekspansif, Tembus 52,4Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS, Pasar Dibayangi Tekanan GlobalEnam Pihak Ditunjuk Pungut PPN dalam Transaksi Digital Luar NegeriPendaftaran USKP Periode III 2026 Dibuka, Jadi Ujian Mengulang Terakhir Masa TransisiTarif Bunga Sanksi Pajak Oktober 2026 Turun, Ini RinciannyaPemungutan PPh Pasal 22 Marketplace Mulai Dilaksanakan 1 Oktober 2026Pemerintah Mulai Terapkan SPP-TDLNPrabowo Rombak Kabinet Merah Putih, 18 Pejabat Dilantik: Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Pimpin KSP
PajakOnline
BerandaBerita Pajak
Kalkulator PajakHubungi KamiKebijakan Privasi
← Semua beritaBerita

Pemerintah Targetkan PLTP Capai 22 Gigawatt Tahun 2060

· · pajakonline.com

PajakOnline.com— Pemerintah menargetkan kapasitas terpasang pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) dapat mencapai sekitar 22 gigawatt (GW) pada tahun 2060.

Berdasarkan data Badan Geologi Kementerian ESDM, potensi panas bumi di Indonesia mencapai sekitar 23,9 GW hingga Desember 2019. Namun, potensi tersebut baru dimanfaatkan sebesar 9,6 persennya atau mencapai 2.344,1 megawatt (MW) sampai dengan 2022.

“Diharapkan pada tahun 2060 kapasitas ppembangkit panas bumi di indonesia akan mencapai 22 GW,” kata Wakil Presiden Ma’ruf Amin saat membuka Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition 2023 di JCC Senayan, Rabu (20/9/2023).

Wapres mengatakan, pemerintah sudah berkomitmen untuk mendukung pengembangan panas bumi. Untuk itu, bentuk dukungan yang diberikan salah satunya melalui penyediaan skema bisnis yang lebih menjanjikan dan pengembangan inovasi teknologi yang terjangkau.

Selain itu, target pengembangan panas bumi tersebut sejalan dengan ambisi pemerintah untuk memenuhi sebagian besar kebutuhan listrik nasional dari pembangkit listrik berbasis energi bersih.

Wapres menyebut pemerintah menargetkan kapasitas terpasang pembangkit listrik energi baru terbarukan (EBT) dapat mencapai 700 GW pada 2060. Target tersebut bukan tanpa dasar, sebab melihat bahwa Indonesia merupakan negara yang memiliki potensi EBT sangat besar. Sementara itu, dalam 5 tahun terakhir pengembangan EBT di Indonesia juga terus mengalami peningkatan.

“Kita harap tahun 2060 kapasits pembangkit ebt bisa mencapai sekitar 700 GW yang berasal dari berbagai potensi EBT yang kita miliki,” kata Wapres Ma’ruf.(Kelly Pabelasary)