TRENDING
Ekspor Indonesia Tembus USD221,23 Miliar hingga September 2026, Industri Pengolahan Jadi Motor PertumbuhanDJP Tunjuk 3 Pemungut Baru, Kepatuhan Pajak Ekonomi Digital DiperkuatPenerimaan Pajak Riau Capai Rp13,23 Triliun, Tumbuh 28,97 Persen hingga September 2026Pajak Fintech Terkumpul Rp5,40 Triliun hingga September 2026Penerimaan Pajak Kripto Capai Rp2,18 Triliun hingga September 2026Setoran Pajak Digital Capai Rp58,75 Triliun hingga September 2026Indonesia Perkuat Kerja Sama Pajak Global, Dirjen Pajak Tanda Tangani GIR MCAAViral Pajak Pembalut, DJP Ungkap Alasan Dikenakan PPNKadin Targetkan Ekspor Indonesia USD330 Miliar, UMKM dan Industri Lokal Jadi Sasaran UtamaSKP dan STP Hasil Pemeriksaan Pajak Bisa Dapat Pengurangan Sanksi hingga 100%, Ini SyaratnyaPenerimaan Pajak Capai Rp1.607,6 Triliun, Pemerintah Hadapi Tantangan Akhir TahunBaru 25% Perusahaan Multinasional Terapkan Pajak Minimum GlobalAbdul Koni: Patuh Pajak, Pencatatan Pembukuan dan Arus Kas Bikin Bisnis Naik KelasDJP Berikan Fasilitas Pengurangan Sanksi Administratif Pajak, Manfaatkan Segera Di Awal WaktuPengusaha Cerdas, Bisnis Berkualitas: PajakOnline dan IPEMI DKI Jakarta–Kepulauan Seribu Dorong Pengusaha Muslimah Perkuat Strategi Pajak dan KeuanganDanantara Bidik Investasi Rp542 Triliun, Lebih dari 40 Proyek Industri Strategis DisiapkanEkspor Indonesia Tembus USD221,23 Miliar hingga September 2026, Industri Pengolahan Jadi Motor PertumbuhanDJP Tunjuk 3 Pemungut Baru, Kepatuhan Pajak Ekonomi Digital DiperkuatPenerimaan Pajak Riau Capai Rp13,23 Triliun, Tumbuh 28,97 Persen hingga September 2026Pajak Fintech Terkumpul Rp5,40 Triliun hingga September 2026Penerimaan Pajak Kripto Capai Rp2,18 Triliun hingga September 2026Setoran Pajak Digital Capai Rp58,75 Triliun hingga September 2026Indonesia Perkuat Kerja Sama Pajak Global, Dirjen Pajak Tanda Tangani GIR MCAAViral Pajak Pembalut, DJP Ungkap Alasan Dikenakan PPNKadin Targetkan Ekspor Indonesia USD330 Miliar, UMKM dan Industri Lokal Jadi Sasaran UtamaSKP dan STP Hasil Pemeriksaan Pajak Bisa Dapat Pengurangan Sanksi hingga 100%, Ini SyaratnyaPenerimaan Pajak Capai Rp1.607,6 Triliun, Pemerintah Hadapi Tantangan Akhir TahunBaru 25% Perusahaan Multinasional Terapkan Pajak Minimum GlobalAbdul Koni: Patuh Pajak, Pencatatan Pembukuan dan Arus Kas Bikin Bisnis Naik KelasDJP Berikan Fasilitas Pengurangan Sanksi Administratif Pajak, Manfaatkan Segera Di Awal WaktuPengusaha Cerdas, Bisnis Berkualitas: PajakOnline dan IPEMI DKI Jakarta–Kepulauan Seribu Dorong Pengusaha Muslimah Perkuat Strategi Pajak dan KeuanganDanantara Bidik Investasi Rp542 Triliun, Lebih dari 40 Proyek Industri Strategis Disiapkan
PajakOnline
Beranda
Berita Pajaknews
Hubungi KamiKebijakan Privasi
← Semua berita

Headlines

PNBP Februari Lebih Tinggi 2,28 Persen Dibandingkan Tahun Sebelumnya

· ·

PNBP Februari Lebih Tinggi 2,28 Persen Dibandingkan Tahun Sebelumnya

PajakOnline.com— Secara nominal penerimaan Kepabeanan dan Cukai pada awal tahun 2020 ditopang oleh penerimaan dari cukai dan bea masuk. Berdasarkan pertumbuhannya, penerimaan Kepabeanan dan Cukai utamanya masih berasal dari pertumbuhan penerimaan Cukai Hasil Tembakau (CHT) dan Cukai Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) yang masing-masing tumbuh 445,32 persen (yoy) dan 16,73 persen (yoy).

Pertumbuhan tersebut didorong oleh pelunasan maju pita cukai rokok yang jatuh tempo di bulan Februari. Lebih lanjut, komponen penerimaan Bea Masuk (BM) telah mencapai 7,03 persen dari target APBN 2020. Meskipun demikian, pertumbuhan BM secara kumulatif masih tumbuh negatif 9,04 persen (yoy) sebagai imbas perlambatan yang terjadi pada perekonomian global.

Sedangkan komponen penerimaan Bea Keluar (BK), realisasinya telah mencapai 3,98 persen dari target APBN 2020 dan pertumbuhannya secara kumulatif tumbuh negatif 68,90 persen (yoy).

“ Hal ini terjadi salah satunya akibat adanya moratorium ekspor migas,” sebut laporan Kementerian Keuangan bertajuk APBN KITA : Kinerja dan Fakta Edisi Februari 2020.

Realisasi PNBP sampai dengan akhir Januari 2020 mencapai Rp19,02 triliun atau 5,18 persen terhadap target dalam APBN 2020. Realisasi Pencapaian realisasi PNBP tersebut terutama didominasi oleh realisasi PNBP SDA dan PNBP Lainnya masing- masing sebesar Rp9,74 triliun dan Rp8,88 triliun.

Dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, capaian realisasi PNBP lebih tinggi 2,28 persen (yoy), terutama diperoleh dari peningkatan penerimaan SDA minyak bumi sebesar 4,30 persen (yoy), penerimaan lainnya sebesar 5,39 persen (yoy), dan pendapatan BLU sebesar 19,05 persen (yoy).

Namun demikian, pendapatan SDA nonmigas mengalami
perlambatan dimana tumbuh negatif 15,98 persen (yoy), seiring dengan menurunnya
HBA di bulan Januari 2020 yang tercatat sebesar USD65,93 per ton lebih rendah USD26,48
per ton dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD92,41 per ton.

Sementara itu, meningkatnya penerimaan SDA minyak bumi antara lain disebabkan tingginya realisasi ICP bulan Januari 2020 (USD65,38/barel) dibanding Januari 2019 (USD56,55/barel) atau meningkat USD8,83/barel.

#PajakOnline #BanggaBayarPajak #IndonesiaMaju

Anda gak mau ribet urusan pajak, silakan daftar menjadi member dan berkonsultasi melalui layanan Konsultan Pajak Online. Kontak kami via e-mail : konsultasi@pajakonline.com cs : hp/wa 08111-44-0177

Berita lainnya di Headlines