PajakOnline.com—Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengakui masih adanya hambatan besar dalam target penerimaan pajak tahun ini. Hambatan itu adalah pandemi Covid-19 yang penuh dengan ketidakpastian kapan berakhirnya.
Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Humas DJP Hestu Yoga Saksama mengungkapkan ketidakpastian pertumbuhan ekonomi dan masih adanya peningkatan jumlah kasus Covid-19 menjadi hambatan tersendiri.
"Tahun lalu, proyeksi pertumbuhan ekonomi pemerintah, BI, dan lembaga internasional selalu berubah. Kondisi ini kemungkinan masih akan terjadi pada 2021. Target pertumbuhan ekonomi mencapai 5% tahun ini masih dinamis tergantung pada situasi ke depan," kata Yoga dalam acara webinar yang kami kutip pada hari ini Kamis (28/1/2021).
Yoga menyebutkan, target penerimaan pajak 2021 yang tumbuh hampir 15% berpotensi mengalami kontraksi oleh kinerja wajib pajak badan pada 2020.
