Tempat Pendaftaran Bagi Wajib Pajak Tertentu (KEP - 515/PJ./2000 Jo KEP - 389/PJ/2003, KEP - 67/PJ/2004)
PajakOnline.com—Apa yang dimaksud dengan Wajib Pajak dan Pengusaha Kena Pajak tertentu?
Wajib Pajak dan Pengusaha Kena Pajak tertentu adalah :| a. | Badan usaha milik negara; | |
| b. | Penanaman modal asing; | |
| c. | Bentuk usaha tetap dan orang asing, dan; | |
| d. |
Perusahaan masuk bursa, termasuk badan-badan khusus (self regulatory organization) yang didirikan dan beroperasi di bursa berdasarkan Undang-Undang Pasar Modal; |
|
| e. | Perusahaan besar yang memenuhi kriteria tertentu. |
Wajib Pajak orang pribadi pengusaha tertentu adalah Wajib Pajak Orang Pribadi yang mempunyai tempat usaha tersebar di beberapa tempat.
2) Di mana tempat pendaftaran dan pelaporan usaha bagi Wajib Pajak tertentu dan Pengusaha Kena Pajak tertentu?
Tempat pendaftaran dan pelaporan usaha bagi Wajib Pajak tertentu dan Pengusaha Kena Pajak tertentu adalah ( KEP - 515/PJ./2000 Jo KEP - 67/PJ/2004)-
Kantor Pelayanan Pajak Badan Usaha Milik Negara (KPP PND), untuk BUMN, termasuk anak perusahaan BUMN yang penyertaan modal induk lebih dari 50% (lima puluh persen);
-
Kantor Pelayanan Pajak Penanaman Modal Asing I, untuk seluruh Wajib Pajak penanaman modal asing yang tidak masuk bursa dan melakukan kegiatan usaha di sektor industri kimia dan barang galian non logam, kecuali yang selama ini telah terdaftar pada Kantor Pelayanan Pajak tempat Wajib Pajak berkedudukan;
-
Kantor Pelayanan Pajak Penanaman Modal Asing II, Untuk seluruh wajib pajak Penanaman Modal Asing yang tidak masuk bursa dan melakukan kegiatan usaha di bidang industri logam dan mesin, kecuali yang selama ini telah terdaftar pada Kantor Pelayanan Pajak tempat Wajib Pajak berkedudukan;
-
Kantor Pelayanan Pajak Penanaman Modal Asing III, untuk seluruh Wajib Pajak Pananaman Modal Asing yang tidak masuk bursa dan melakukan kegiatan usaha di sektor pertambangan dan perdagangan, kecuali yang selama ini telah terdaftar pada Kantor Pelayanan Pajak tempat Wajib Pajak berkedudukan;
-
Kantor Pelayanan Pajak Penanaman Modal Asing IV, untuk seluruh Wajib Pajak Penanaman Modal Asing yang tidak masuk bursa dan melakukan kegiatan usaha di sektor industri tekstil, makanan dan kayu, kecuali yang selama ini telah terdaftar pada Kantor Pelayanan Pajak tempat Wajib Pajak berkedudukan;
-
Kantor Pelayanan Pajak Penanaman Modal Asing V, untuk seluruh Wajib Pajak Penanaman Modal Asing yang tidak masuk bursa dan melakukan kegiatan usaha di sektor agribisnis dan jasa, kecuali yang selama ini telah terdaftar pada Kantor Pelayanan Pajak tempat Wajib Pajak berkedudukan dan badan-badan khusus (Self Regulatory Organization) yang didirikan dan beroperasi di bursa berdasarkan undang-undang Pasar Modal;
-
Kantor Pelayanan Pajak Penanaman Modal Asing VI, untuk Wajib Pajak Penanaman Modal Asing yang tidak masuk bursa dan melakukan kegiatan usaha disektor jasa dan perdagangan kecuali yang selama ini telah terdaftar pada Kantor Pelayanan Pajak tempat Wajib Pajak berkedudukan;
-
Kantor Pelayanan Pajak Badan dan Orang Asing I, untuk Wajib Pajak BUT yang berkedudukan di DKI Jakarta dan orang asing yang bertempat tinggal di DKI atau wilayah kerja Kanwil Dirjen Pajak Jawa Bagian Barat I dan Kanwil Dirjen Pajak Jawa Bagian Barat III kecuali Kota/kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Indramayu, dan Kabupaten Kuningan yang berasal dari negara-negara di benua Asia dan Afrika, termasuk Maldives, Cape Verde, Comoros, Mauritius, Mayotte, Saint Helena, Seychelles, Sao Tome dan Principe;
-
Kantor Pelayanan Pajak Badan dan Orang Asing II, untuk Wajib Pajak BUT yang berkedudukan di DKI Jakarta dan orang asing yang bertempat tinggal di DKI atau wilayah kerja Kanwil Dirjen Pajak Jawa Bagian Barat I dan Kanwil Dirjen Pajak Jawa Bagian Barat III kecuali Kota/kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Indramayu, dan Kabupaten Kuningan yang berasal dari negara-negara selain negara sebagaimana dimaksud pada huruf h;
-
Kantor Pelayanan Pajak Perusahaan Masuk Bursa, untuk seluruh Wajib Pajak yang pernyataan pendaftaran emisi saham telah dinyatakan efektif oleh Badan Pengawas Pasar Modal, termasuk badan-badan khusus (Self Regulatory Organization) yang didirikan dan beroperasi di bursa berdasarkan Undang Undang Pasar Modal, kecuali Wajib Pajak Emiten yang selama ini telah terdaftar pada Kantor Pelayanan Pajak tempat Wajib Pajak berkedudukan dan Wajib Pajak Emiten BUMN dan BUMD;
-
Kantor Pelayanan Pajak Wajib Pajak Besar, untuk perusahaan besar tertentu yang ditetapkan dengan Keputusan Direktur Jenderal Pajak;
