PajakOnline.com—Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati melaporkan dalam Konferensi Pers APBN Kita Edisi September 2023 bahwa Transfer ke Daerah (TKD) telah tersalur sebesar Rp503,9 triliun (61,9% dari Pagu), tumbuh 5,2% (yoy).
Realisasi penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) naik 54,6% (yoy) akibat naiknya Pagu DBH khususnya jenis Cukai Hasil Tembakau (CHT), Minerba, dan Migas TA 2023. DAK nonfisik naik 26,9% (yoy) disebabkan peningkatan kepatuhan penyampaian syarat salur. Sementara penyaluran DAU dan Dana Otonomi Khusus lebih rendah dibanding tahun lalu dipengaruhi penyiapan syarat salur, serta Dana Desa sedikit lebih rendah karena adanya penyesuaian penggunaan.
Pembiayaan Investasi 2023 berfokus pada sektor prioritas demi kesejahteraan masyarakat. Pembiayaan Investasi telah disalurkan melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk 146.123 unit rumah di 390 kota/kabupaten, melalui LMAN untuk membiayai Proyek Strategis Nasional (PSN).
Selain itu, pembiayaan investasi juga digunakan untuk mencerdaskan bangsa melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), dengan jumlah penerima program native sebanyak 10.159 orang, penerima dari Kemendikbudristek sebanyak 75.902 orang, dari Kemenag sebesar 27.575 orang, serta pendanaan riset untuk 2.463 proyek. Pemerintah juga berkomitmen memberikan bantuan kepada dunia internasional melalui Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (LDKPI).
