PajakOnline.com—Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi insentif perpajakan telah mencapai Rp9,9 triliun dari anggaran penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional (PC-PEN) sebesar Rp168,3 triliun hingga 5 Agustus 2022.
"Insentif perpajakan mencapai Rp9,9 triliun untuk tahun ini dari sisi program
pemulihan ekonomi," kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers APBN Kita Edisi Agustus 2022, Kamis (11/8/2022).
Menkeu menyebutkan realisasi tersebut setara dengan 36,9% dari alokasi Rp455,62 triliun. Program PC-PEN terbagi dalam 3 klaster, termasuk penguatan pemulihan ekonomi yang di dalamnya turut mencakup insentif perpajakan.
Menkeu Sri Mulyani mengungkapkan, klaster penguatan ekonomi sudah terealisasi Rp58,3 triliun atau 32,7% dari pagu Rp178,32 triliun. Selain insentif perpajakan, alokasi tersebut dipakai untuk program pariwisata, pengembangan teknologi informasi dan komunikasi, dan dukungan UMKM.
Insentif perpajakan untuk mendukung pemulihan ekonomi di antaranya diberikan sesuai PMK 114/2022. Aturan ini mengatur pemberian 3 jenis insentif pajak untuk dunia usaha yang diperpanjang hingga Desember 2022.
