Deflasi merupakan suatu keadaan terjadinya penurunan harga barang secara terus menerus, sehingga terjadi peningkatan nilai uang. Deflasi ini juga menunjukan kondisi di mana uang terlalu sedikit beredar di masyarakat, dan ditandai dengan harga-harga yang terus turun sepanjang waktu.
Deflasi dan inflasi dua hal yang berbeda. Jika inflasi terjadi akibat banyaknya jumlah uang yang beredar di masyarakat, maka deflasi terjadi karena kurangnya jumlah uang yang beredar.
Salah satu cara menanggulangi deflasi yakni dengan menurunkan tingkat suku bunga. Bank sentral dapat mengambil kebijakan menurunkan tingkat suku bunga bank umum, dengan harapan masyarakat banyak melakukan pinjaman dari bank. Sehingga, memungkinkan menambah jumlah uang yang beredar di masyarakat.
Adapun penyebab terjadinya deflasi dalam suatu negara, sebagai berikut:
- Jumlah uang yang beredar di masyarakat sedikit atau menurun.
- Menurunya permintaan terhadap barang atau jasa.
- Tingkat penawaran lebih besar, sehingga hasil produksi sama.
Jenis-jenis deflasi
Deflasi dibagi menjadi dua jenis yaitu:
1. Deflasi Sirkulasi
Kondisi ini terjadi akibat adanya perubahan dari kesuksesan perekonomian menjadi kemunduran perekonomian. Kondisi ini terjadi karena daya produksi dan konsumsi tidak seimbang. Sehingga harga barang menurun. Kondisi ini juga bisa terjadi karena jumlah produksi barang yang sama secara berlebihan. Akibatnya adanya penurunan harga yang signifikan dalam kebutuhan masyarakat.
